Showing posts with label Warta. Show all posts
Showing posts with label Warta. Show all posts

Friday, March 16, 2018

Penjelasan Lengkap Syeikh Taufiq Ramadhan Al-Buthi terkait Konflik Timur Tengah

Surabaya, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Konflik yang sedang terjadi di kawasan Timur Tengah bukanlah konflik antar sekte. Konflik ini terjadi karena adanya campur tangan pihak asing yang memiliki kepentingan.








Penjelasan Lengkap Syeikh Taufiq Ramadhan Al-Buthi terkait Konflik Timur Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)
Penjelasan Lengkap Syeikh Taufiq Ramadhan Al-Buthi terkait Konflik Timur Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)

Penjelasan Lengkap Syeikh Taufiq Ramadhan Al-Buthi terkait Konflik Timur Tengah

"Apa hubungannya (konfik) ini dengan aksi reformasi pemberontakan? Kalau boleh jujur, ini merupakan campur tangan pihak asing," kata Dr Taufiq Ramadhan Al-Buthi saat mengisi seminar internasional, “Peran Ulama dalam Rekonsilitasi Krisis Politik dan Idiologi di Timur Tengah,” yang diselenggarakan Sekolah Pascasarjana UIN Sunan Ampel dan Ikatan Alumni Syam Indonesia (Al-Syam) di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya, Senin (8/3).



Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw



Menurut putra Syaikh Said Ramadhan Al-Buthi ini, sebelum ada kejadian "reformasi" di Suriah seperti saat ini, banyak umala (ulama yang menjadi inteligen) menyerukan untuk berjihad di Syiria, bahkan ada yang memfatwakan agar membunuh ulama-ulama Syiria.



Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw



“Tujuan mereka sebenarnya adalah supaya masyarakat tak percaya lagi kepada ulama, terutama ulama yang tergabung di Rabithatul Ulama Fi Biladil Syam. Selain itu kebanyakan dari mereka mengecam ulama sejati misal Syaikh Ali Jumuah. Bahkan yang lebih kejamnya lagi, mereka tega membunuh Syekh Said Ramadhan Al-Buthi,” ungkapnya.





Meski terus-terusan menjadi objek hinaan bahkan sasaran teror dari kelompok yang mengaku “mujahid”, pihaknya tak sekalipun gentar.





"Kami bukan ulama pengecut. Akan kami hadapi walaupun nyawa jadi taruhan. Justru yang pengecut adalah umala yang hidup di bawah sponsor mereka yang turut campur dalam konflik ini,” tegasnya.





Taufiq Ramadhan Al-Buthi yang kini menjabat sebagai ketua Ulama Syiria juga menyinggung soal media yang menurutnya justru memperkeruh suasana.





"Media di sana bukan menyampaikan berita, namun membuat berita. Hal ini yang memperparah konflik yang terjadi di Timur Tengah," terangnya.





Atas dasar tersebut, guru besar Universitas Damaskus ini berpesan agar berhati-hati serta bersikap selektif terhadap kabar yang didapat. Menurutnya jangan sampai menerima kabar yang belum terseleksi kemudian gampang membagikan. Walaupun berita itu benar, perlu dipikirkan ulang dampak dari kabar yang beredar.





"Kepada para ulama, kiai dan cendekiawan saya berpesar agar bersikap sesuai dengan maqoshid syariah. Sebab dengan seperti itu akan menjamin salamatul bilad wal ibad," harapnya.

?

Di penghujung acara, pihak Universitas Damaskus dan UIN Sunan Ampel sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) pemberian beasiswa, pertukaran mahasiswa maupun dosen.





"Kami siap untuk itu dan sangat terbuka kepada pelajar Indonesia yang ingin meneruskan studinya ke Suriah," pungkas Taufiq Ramadhan Al-Buthi. (Hanan/Zunus). ?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Monday, March 5, 2018

ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran

Manila, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Salah satu keputusan penting dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-31 ASEAN di Manila, Filiphina, adalah disepakatinya konsensus perlindungan bagi pekerja migran di seluruh negara ASEAN. Dokumen yang berjudul ASEAN Consensus on the Promotion and Protection of the Rights of Migrant Workers itu ditandatangani oleh sepuluh kepala negara ASEAN, Selasa (14/11) malam.




ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)
ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)

ASEAN Sepakati Konsensus Perlindungan Pekerja Migran

Penandatanganan menjadi rangkaian acara terakhir, sebelum penutupan KTT yang dipusatkan di Philippines International Convention Center, Manila.

“Ini merupakan keputusan yang sangat maju dalam rangka meningkatkan perlindungan hak-hak pekerja migran di ASEAN,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri usai mendampingi Presiden Jokowi menandatangani dokumen tersebut.

Perlindungan yang mengacu pada prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia itu, tak hanya diberikan kepada pekerja migran, namun juga kepada keluarganya. Hal ini juga sejalan dengan Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan dan Pemajuan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Perlindungan serupa juga diberikan kepada pekerja migran undocumented, yakni pekerja migran yang masuk dan tinggal untuk bekerja di suatu negara secara ilegal, atau pekerja migran yang awalnya legal namun berubah menjadi ilegal. Menurut Menteri Hanif, penandatangan konsensus tersebut sekaligus membuka kebuntuan panjang pembahasan isu ini. 

Selama 10 tahun, belum terjadi kata sepakat karena dipicu perbedaan kepentingan antara negara pengirim pekerja migran (Indonesia dan Filiphina) dengan negara penerima (Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam). Ide perlindungan pekerja migran ASEAN diadopsi oleh para pemimpin anggota ASEAN pada KTT ke-12 tahun 2007 di Cebu, Filiphina, atau yang dikenal sebagai Cebu Declaration.

Deklarasi itu mengamanatkan perlunya ASEAN memiliki instrumen terkait peningkatan perlindungan hak-hak pekerja migran. Konsensus ini sama-sama menghendaki adanya peningkatan perlindungan kepada pekerja migran, baik oleh negara pengirim, maupun negara penerima pekerja migran. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Hadits, Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, March 1, 2018

Rijalul Ansor Ajak Pemuda Cintai Dzikir dan Shalawat

Bondowoso, Persatuan Habib Jawa Timur

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor dibentuk untuk mempertahankan, memelihara, dan mengembangkan majelis-majelis dzkir dan shalawat di tengah-tengah masyarakat. Hal ini berangkat dari keprihatinan terhadap generasi muda yang kian jauh dari forum dan amalan-amalan keagamaan.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Bondowoso Ahmad Junaidi di acara Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Rijalul Ansor Kecamatan Curahdami di Masjid Nurul Huda Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, akhir pekan kemarin (7/8) sore.




Rijalul Ansor Ajak Pemuda Cintai Dzikir dan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Rijalul Ansor Ajak Pemuda Cintai Dzikir dan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Rijalul Ansor Ajak Pemuda Cintai Dzikir dan Shalawat

Gus Jun, panggilan akbranya, menilai bahwa kini banyak anak-anak muda NU yang sudah tidak senang lagi dengan kegiatan tahlil, sholawat, dan lainnya. “Karena meraka sibuk dengan persoal-persoalan kehidupan sendiri, persoalan-persoalan kehidupan warga generasi muda sebagai anak muda,” tuturnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Karena itu Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Curahdami pun mengajak kepada para pemuda untuk kembali memadati forum-forum dzikir, shalawat, serta amaliyah-amaliyah NU lainnya agar kegiatan positif ini tetap lestari.

Acara tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Bondowoso Muzammil, Rais dan Ketua MWCNU Curahdami, Ketua Takmir Masjid Nurul Huda, lebih dari 500 kader Ansor dari berbagai anak cabang. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Persatuan Habib Jawa Timur

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Aswaja, Warta, Syariah Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, February 27, 2018

Berdzikir dalam Agama Menurut Gus Mus

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Al-Qur’an menyebutkan bahwa dzikir kepada Allah SWT dapat menentramkan hati setiap manusia. Apalagi jika mengingat hiruk-pikuk kehidupan zaman sekarang, dzikir mempunyai peran penting dalam mengisi kehidupan lahir dan batin, baik dilakukan secara sendiri maupun jamaah.




Berdzikir dalam Agama Menurut Gus Mus (Sumber Gambar : Nu Online)
Berdzikir dalam Agama Menurut Gus Mus (Sumber Gambar : Nu Online)

Berdzikir dalam Agama Menurut Gus Mus

Untuk mengisi kehidupan jasmani dan rohani manusia menuju ke hadirat Allah, dzikir menurut Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) merupakan perbuatan sangat terpuji dalam agama.

“Banyak berdzikir sangat dipujikan dalam agama dan tidak terlalu sulit melakukannya,” ujar Gus Mus seperti dikutip Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw dari akun twitter miliknya, Jumat (28/7).

Dalam cuitan bertajuk #TweetJumat tersebut, Gus Mus mengajak kepada masyarakat untuk merenungkan intensitas dzikir kita kepada Allah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Nah, sebagai orang beragama, seberapa banyakkah kita sempat berdzikir?” tutur Gus Mus memberi pesan bahwa dzikir sesungguhnya tidaklah sulit dilakukan, tetapi justru tidak sedikit orang yang melalaikan.

Seperti biasa, sebelum menuliskan tweet Jumatnya, Gus Mus menyapa follower-nya dengan menyampaikan salam dan doa. Bagi Gus Mus, Jumat merupakan hari baik untuk memulainya dengan sapa dan doa kebaikan.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Semoga Allah memberkahi Jumat kita dan menjernihkan hati dan pikiran kita,” ucap Gus Mus. Cuitan ini mendapat 2.574 suka, 1.868 retweet, dan 373 balasan (reply) sampai berita ini ditulis.

Begitu juga dengan Tweet Jumat Gus Mus yang mendapat ribuan respon dari para follower-nya yaitu 1.189 suka, 1.040 retweet, dan 51 balasan. (Fathoni)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pondok Pesantren, Warta, Hadits Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 23, 2018

14,4 Juta Remaja Indonesia Pernah Konsumsi Miras

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Selama tujuh tahun belakangan ini terjadi peningkatan luar biasa konsumsi minuman keras (miras) di kalangan remaja. Hasil riset Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) menunjukkan pada 2014, jumlah remaja pengonsumsi minuman keras (miras) menyentuh angka 23 persen atau sekitar 14,4 juta orang dari total jumlah remaja di Indonesia.

Jumlah ini menjelaskan bahwa ada lonjakan drastis dari jumlah remaja pengonsumsi miras pada 2007 yang masih di angka 4,9 persen, sebagaimana hasil riset Kesehatan Dasar Departemen  Kesehatan. Demikian disampaikan Ketua Umum GeNAM Fahira Idris dalam siaran pers yang diterima Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, Senin (9/3).




14,4 Juta Remaja Indonesia Pernah Konsumsi Miras (Sumber Gambar : Nu Online)
14,4 Juta Remaja Indonesia Pernah Konsumsi Miras (Sumber Gambar : Nu Online)

14,4 Juta Remaja Indonesia Pernah Konsumsi Miras

Menurutnya, mudahnya mendapatkan miras dan longgarnya pengawasan orang tua dan lingkungan sekitar menjadi salah satu penyebab begitu tingginya persentase remaja yang pernah mengonsumsi miras. Selain itu, rasa solidaritas dan ikatan pertemanan menjadi alasan remaja mau mencoba miras.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kemudahan mendapatkan miras, katanya, berkorelasi dengan menjamurnya minimarket dan toko-toko pengecer yang berdiri di permukiman dan menjual miras kepada siapa saja, padahal sudah ada peraturan yang melarangnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Makanya, sekali lagi saya imbau kepada semua minimarket, toko retail, dan warung di seluruh Indonesia, sesuai Permendag No.6/2015, pada 16 April ini, tidak ada lagi yang menjual miras," ujar Fahira, saat memimpin warga Palembang mendeklarasikan Gerakan Nasional Anti Miras di Bundaran Air Mancur Kota Palembang, Ahad (8/3).

Menurut Fahira, salah satu persoalan yang dihadapi kota-kota besar di Indonesia seperti Palembang adalah massifnya peredaran dan konsumsi miras di kalangan remaja. Sehingga tidak heran dari 18 ribu nyawa yang melayang akibat miras setiap tahun, sepertiganya atau 6.000 orang adalah remaja, baik karena miras itu sendiri maupun menjadi korban kejahatan di bawah pengaruh miras.

"Dampak merusak luar biasa dari miras itu, karena menjadi biang tindakan kriminal mulai dari pembunuhan, perkosaan, hingga pencurian. Banyak remaja kita yang menjadi korban tindakan kriminal pembunuhan di mana pelakunya di bawah pengaruh miras. Belum lagi yang meninggal karena ditabrak pemabuk," ungkap perempuan yang juga Wakil Ketua Komite III DPD RI ini. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, February 17, 2018

Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir

Pasuruan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pasuruan membuat aktivitas warga lumpuh. Beberapa daerah seperti di kawasan Rejoso terendam banjir selama 8 hari berturut-turut. Kondisi ini menggerakkan aktivis PMII Merdeka untuk menggelar aksi sosial.

Sejak Kamis (19/1) aktivis PMII Merdeka mendirikan Posko Pergerakan Peduli Bencana Banjir. Posko yang terletak di jalan utama Rejoso ini tampak mencolok karena letaknya yang strategis di jalur utama Pantura-Bali.




Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir

Terlihat beberapa CSR perusahaan menyalurkan donasi sosialnya melalui posko pergerakan PMII Merdeka.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketua Komisariat PMII Merdeka M Solichin Ichromullah mengatakan, posko pergerakan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial warga pergerakan melihat situasi bencana banjir yang datang bertubi-tubi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Segala upaya kami optimalkan termasuk menghubungi relasi startegis dan ideologis kami untuk bersama-sama membantu saudara kita yang tertimba musibah," kata Solichin.

Terlihat para aktivis PMII Merdeka sedang sibuk melakukan pengemasan paket sembako yang akan disalurkan ke warga terdampak banjir. Hasanudin, salah satu kader PMII, mengatakan, semangat melakukan aksi ini digerakkan oleh situasi memprihatinkan masyarakat terdampak banjir.

"Rasa sosial dan kemanusiaan kita tergugah melihat situasi ini. Sahabat-sahabat semuanya turun ke jalan walau mereka sedang menjalani Ujian Akhir Semester (UAS),” kata Hasan, mahasiswa semester tujuh ini. (Nain/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw IMNU, Warta, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, February 15, 2018

KH Syaroni Ahmadi: Didiklah Anak dengan Ilmu dan Akhlak

Kudus, Persatuan Habib Jawa Timur. Mustasyar PBNU KH Syaroni Ahmadi mengingatkan dalam mendidik seorang anak harus dengan ilmu dan akhlakul karimah. Dengan begitu, anak tersebut akan menjadi orang terhormat.

"Orang terhormat itu ‘alim dan berakhlakul karimah. Karenanya, didiklah anak dengan ilmu dan akhlak," tegasnya saat menyampaikan mauidhah hasanah dalam acara peresmian Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Plus Keterampilan Raudlatus Shibyan desa Peganjaran Bae Kudus, Selasa (28/4).




KH Syaroni Ahmadi: Didiklah Anak dengan Ilmu dan Akhlak (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Syaroni Ahmadi: Didiklah Anak dengan Ilmu dan Akhlak (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Syaroni Ahmadi: Didiklah Anak dengan Ilmu dan Akhlak

Ulama kharismatik asal Kudus ini mengajak untuk meneladani Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang dikenal pintar dan memiliki keistimewaan akhlakul karimah. Diceritakannya, Ali ? saat menuju masjid untuk sholat berjamaah melihat orang tua (Yahudi) bertongkat yang berjalan di depannya. Ali hanya mengawasi dari jauh tidak mau mendahului orang tua tersebut.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Meskipun Yahudi, Ali bin Abi Thalib ini tetap menghormati orang tua dengan tidak mendahuluinya. Padahal saat itu sholat berjamah sudah berlangsung bersama Nabi Muhammad sebagai imamnya," tutur Kiai Syaroni.

Kemudian, lanjutnya, Nabi pada rekaat pertama tidak bisa Itidal karena ditahan oleh malaikat Jibril supaya tidak bisa berdiri dari ruku. Karena untuk menunggu Ali yang masih di jalan menuju masjid.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Ketika sahabat bertanya, Nabi menjawab, menunggu Ali yang menghormati orang tua berjalan. Ini bukti keistimewaan akhlaknya Ali, meskipun bukan muslim tetap dihormati," ujar Pengasuh Pengajian Tafsir Al-Quran setiap Jumat fajar di Masjid Menara Kudus.

Di akhir ceramahnya, Kiai Syaroni mengharapkan Madrasah Aliyah NU Raudlatus Shibyan supaya pendidikan agamanya mantap dengan menerapkan segala ilmu yang tercantum dalam Al- Quran sebagaimana Surat At-taubah ayat 122.

Kegiatan peresmian yang berlangsung siang hari itu, ? turut hadir juga ? Ketua PW LP Maarif NU Jawa Tengah Agus Hadi Sofwan, Wakil Rais PCNU Kudus, KH Chusnan Ms dan KH Maksum AK serta seluruh jajaran pengurus madrasah, dewan guru dan tamu undangan lainnya. (Qomarul Adib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Warta, Nusantara Persatuan Habib Jawa Timur

Wednesday, February 14, 2018

Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80%

Makassar, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Proses pembangunan gedung PWNU Sulawesi Selatan sudah berjalan 80%. Pendanaan pembangunan ini hampir seluruhnya didukung dari hasil swadaya warga NU di Sulsel di samping bantuan dari lain pihak.

Demikian dikatakan Ketua PWNU Sulsel Iskandar Idy dalam rapat pleno hasil Muskerwil NU Sulsel di aula Universitas Islam Makassar, Rabu (27/4).




Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80% (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80% (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80%

“Perampungannya sudah 80%. Dalam waktu dekat gedung baru itu sudah bisa ditempati,” kata Iskandar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Untuk pembangunan itu, Iskandar Idy menyebutkan, PWNU Sulsel sudah menghabiskan dana sekitar lima milyar. Besaran angka itu berasal dari swadaya warga NU Sulsel. Sementara Gubernur Sulsel membantu sebesar satu milyar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Terkait rapat pleno pemaparan hasil Muskerwil NU Sulsel yang dibawakan Katib Syuriah Ruslan dan Sekretaris PWNU Sulsel Arfin Hamid, Iskandar menjelaskan pemaparan itu bertujuan mengoreksi secara teknis hasil Muskerwil sebelum dibukukan.

“Sebelum naik cetak, semua putusan Muskerwil NU itu dikoreksi terlebih dahulu. Pasalnya, hasil musyawarah itu akan menjadi pedoman serta tata kelola organisasi secara internal untuk 5 tahun ke depan bagi pengurus wilayah dan cabang NU di Sulawesi Selatan,” tandas Iskandar. (Andy M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Ahlussunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, February 10, 2018

Kiai Maruf: Kalah Saing dari Toko Swalayan, Santri Harus Perkuat Warung-warung di Kampung

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Rais Aam PBNU KH Maruf Amin menyebut pemberdayaan ekonomi umat sebagai salah satu tugas utama kalangan santri masa kini. Pasalnya, sekarang ini ekonomi umat mulai melemah. Hal ini ditandai dengan berjatuhannya warung-warung kecil milik warga.

Demikian disampaikan Kiai Maruf Amin pada acara peluncuran dan konferensi pers Hari Santri 2017 di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).




Kiai Maruf: Kalah Saing dari Toko Swalayan, Santri Harus Perkuat Warung-warung di Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf: Kalah Saing dari Toko Swalayan, Santri Harus Perkuat Warung-warung di Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf: Kalah Saing dari Toko Swalayan, Santri Harus Perkuat Warung-warung di Kampung

Menurutnya, banyak warung kecil mulai kalah bersaing dengan Alfa Mart atau Indomart. “Ini yang harus kita pahami. Jadi harus ada penguatan (menjaga negara) dan pemberdayaan (ekonomi),” kata Kiai Maruf.

Kiai yang beberapa bulan lalu dianugerahi gelar guru besar bidang ilmu ekonomi muamalah syariah ini sempat melontarkan gagasan tentang pemberdayaan ekonomi umat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia menyebutnya dengan ‘arus baru ekonomi Indonesia’, yaitu membangun ekonomi dari umat dengan pusat pembangunannya dari pesantren-pesantren.

“Karena itu pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat,” tegasnya. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah, Pendidikan, Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 9, 2018

Jaringan Ulama Dunia Diminta Bantu Atasi Konflik Suriah

Wonosobo, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. PBNU akan proaktif melakukan komunikasi dan mediasi dengan kekuatan jaringan yang dimiliki untuk mencegah terjadinya adu domba sesama umat Islam.?




Jaringan Ulama Dunia Diminta Bantu Atasi Konflik Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jaringan Ulama Dunia Diminta Bantu Atasi Konflik Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jaringan Ulama Dunia Diminta Bantu Atasi Konflik Suriah

Hal ini merupakan salah satu rekomendasi ? rapat pleno PBNU yang dibacakan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di pesantren Unsiq, Kalibeber Wonosobo, Ahad (8/9).

PBNU juga berharap agar umat Islam menghindari politik adu domba yang dimainkan oleh kekuatan adi daya yang bertujuan untuk kepentingan ekonomi (eksploitasi sumber daya alam dan minyak), dan tetap mempertahankan kekuatan hegemoni negara Israel di Timur Tengah.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selanjutnya, PBNU mendorong pemerintah untuk proaktif melakukan diplomasi, melalui OKI dan PBB agar kedua organisasi internasional itu sesegera mungkin melakukan tindakan pencegahan terjadinya konflik dan agresi militer.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Secara spiritual, PBNU menginstruksikan kepada seluruh warga NU dan umat Islam di Indonesia untuk melakukan qunut nazilah dan istighotsah agar konflik segera berakhir dan perdamaian segera terwujud. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Pemurnian Aqidah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Thursday, February 8, 2018

PBNU Serukan Warganya Tidak Terlibat Anarkisme

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyerukan kepada seluruh jajaran kepengurusan di setiap level dan segenap warga NU untuk tidak terlibat dalam segala aksi kekerasan. PBNU menyerukan kepada seluruh warganya untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan negatif yang bersifat destruktif (merusak).

Seruan ini disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj ketika menerima kunjungan para tokoh agama terkait beberapa kejadian anarkis yang disulut oleh faktor-faktor agama baru-baru ini. Dalam pernyataannya di Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Selasa (8/2) ini, mengajak kepada seluruh pengurus NU untuk turut serta dalam menciptakan kenyamanan lingkungan dan hubungan antar warga negara di setiap wilayahnya.




PBNU Serukan Warganya Tidak Terlibat Anarkisme (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Serukan Warganya Tidak Terlibat Anarkisme (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Serukan Warganya Tidak Terlibat Anarkisme

"Dengan ini saya tegaskan bahwa tidak ada warga NU yang terlibat dalam setiap kerusuhan dan anarkisme, baik itu di Pandeglang maupun di Temanggung. Data yang kita terima, anarkisme dan kerusuhan di kedua tempat tersebut dilakukan oleh orang-orang dari luar," kata Kang Said -sapaan akrab KH Said Aqil Siroj.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih lanjut kiai asal Cirebon ini mendesak kepada pihak aparat keamanan untuk meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan kepada segenap warga negara. Terutama kepada kelompok-kelompok rentan yang seringkali menjadi korban kekerasan dan kesewenang-wenangan pihak lain.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Pemerintah dengan segala aparatur keamanannya hendaknya meningkatkan perlindungan bagi segenap warganya. Para aparatur keamanan dengan segala kelengkapan peralatan, struktur organisasi dan personilnya mestinya bisa mengantisipasi segala kemungkinan tindakan-tindakan sekelompok masyarakat yang mengancam keselamatan kelompok lainnya," tandasnya. (min)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, February 3, 2018

Hikayat Perang Sabil Aceh Mengandung Shalawat Nabi

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw?



Kitab-kitab kuning yang dikaji di pesantren selalu dimulai dengan bismillah, puja-puji bagi Allah SWT. Kemudian selalu menyertakan shalawat kepada sayyidina Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya, pengikutnya, hingga akhir zaman. Struktur pembukaan tersebut, sama saja dalam kitab besar maupun kecil.

Dalam salah satu naskah “Hikayat Perang Sabil” yang membangkitkan semangat perang di Aceh kepada penjajah juga memiliki struktur yang sama. Dalam buku “Sastra Perang: Sebuah Pembicaraan Mengenai Hikayat Perang Sabil” karya Teuku Ibrahim Alfian mengutip salah satu naskah hikayat tersebut:




Hikayat Perang Sabil Aceh Mengandung Shalawat Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Hikayat Perang Sabil Aceh Mengandung Shalawat Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Hikayat Perang Sabil Aceh Mengandung Shalawat Nabi

Alhamdulillah khaliqul asyya, dum perkara peuneu-jeued. Rabbi. Arasy keurusi syeuruga nuraka, langèt dönya bumi beurangri. Kömdian seulaweuet saleuem hulön, ateueh Junjóngan panghulèe Nabi. Ateueh waréh sahbat sajan, dum sikeulian Muhajir Anshari.?

AJhamdulillah khaliqul asyya, segala hal ciptaan Rabbi Arasy kursi surga neraka, semua langit dunia dan bumi Kemudian selawat salam hamba, kepada junjungan Penghulu Nabi Kepada waris bersama sahabat, termasuk sekalian Muhajir Anshari

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Ketua PWNU Aceh Teungku Faisal Ali mengatakan, Aceh adalah daerah yang sangat hidup gema shalawat.?

“Sesudah shalat apa pun dan selesai kegiatan-kegiatan kalau tidak ada shalawat dianggap kurang sempurna karena fadhilah shalawat banyak sekali,” katanya ketika dihubung Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw dari Jakarta, beberapa waktu lalu, ketika ditanya soal shalawat. ?

Ia menjelaskan, hal itu tidak hanya terjadi di masyarakat, kegiatan resmi pemerintah Aceh “wajib” dimulai sesudah bacaan Al-Qur’an dengan Shalawat Badar. Sesudah itu baru lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kebiasaan tersebut, menurutnya sejak islam masuk ke Aceh. “Dalam perjuangan rakyat Aceh melawan penjajah ada yang disebut dengan "Hikayat Perang Sabil" yang isinya ada shalawat. Hikayat itu berisi motivasi untuk membangun semangat melawan penjajah yang dikarang salah seorang ulama Aceh yaitu Tengku Chik Pante Kulu.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketika ditanya bagaimana sikap warga NU menghadapi orang yang membidahkan shalawat, ia menjawab, warga NU harus tahu argumen-argumen kebenaran shalawat dengan logika dan fakta Islam tempo dulu. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Ahlussunnah, Warta Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 2, 2018

Kiai Hasyim Tegur Keputusan Hisab Menantunya

Di lingkungan pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU), banyak sekali ahli ilmu falak (astronomi). Memang biasanya seorang kiai tidak hanya menguasai satu ilmu, tapi lebih, biasanya seorang generalis. Tidak sedikit ulama yang ahli ketabiban, falak, dan kanuragan, bahkan itu menjadi tradisi ulama pesantren.

KH Maksum Ali, Jombang, seorang ahli falak yang juga menulis kitab tentang falak. Sudah menjadi kelaziman bagi ahli falak untuk melakukan puasa dan lebaran sesuai hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat(observasi/melihat hilal)-nya sendiri. Pada suatu hari sesuai dengan hasil perhitungannya, Kiai Maksum Ali memutuskan untuk ber-Idul Fitri sendiri yang ditandai dengan menabuh bedug bertalu-talu.






Kiai Hasyim Tegur Keputusan Hisab Menantunya (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Hasyim Tegur Keputusan Hisab Menantunya (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Hasyim Tegur Keputusan Hisab Menantunya

Mendengar keriuhan itu, sang mertua, Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy’ari kaget. Setelah tahu duduk perkaranya, ia menegur, “Hei, bagaimana kau ini, belum saatnya lebaran kok bedug-an duluan?”

Mendapat teguran dari mertuanya itu Kiai Maksum segera menjawab dengan tawadlu (hormat), “Ya, Kiai, saya melaksanakan Idul Fitri sesuai dengan hasil hisab yang saya yakini ketepatannya.”

“Soal keyakinan, ya keyakinan, itu boleh dilaksanakan. Tetapi jangan woro-woro (diumumkan dalam bentuk tabuh bedug) mengajak tetangga segala,” gugat Kiai Hasyim, pendiri NU tersebut.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Tetapi bukankah pengetahuan ini harus di-ikhbar-kan (diwartakan), Romo?” tanya Kiai Maksum.

“Soal keyakinan itu hanya bisa dipakai untuk diri sendiri, dan nabuh bedug itu artinya sudah mengajak, mengumumkan kepada masyarakat, itu bukan hakmu. Untuk mengumumkan kepastian Idul Fitri itu haknya pemerintah yang sah,” tutur Kiai Hasyim.

“Inggih (iya) Romo,” jawab Kiai Maksum setelah menyadari kekhilafannya. (Mun’im DZ)

Diceritakan kembali dari KH Ghazalie Masroerie

Persatuan Habib Jawa Timur

(Ketua Pengurus Pusat Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama)


Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pertandingan, Warta Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, January 25, 2018

Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Gubernur Banten, Hj Ratu Atut Chosiyah meminta warga NU Banten yang mengelola lembaga pendidikan di seantero Provinsi Banten untuk memasang plang NU di muka lembaga pendidikan mereka.

Imbauan ini disampaikan oleh Gubernur Banten saat memberikan kata sambutan peresmian kantor baru PWNU Banten, Rabu (30/1) sore. Peresmian gedung baru PWNU Banten mengambil lokasi di sisi kantor baru PWNU Banten, jalan raya Jakarta, Kemang, Kota Serang.




Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekolah NU Diminta Pasang Plang NU

“Menurut data statistik, warga Banten berjumlah 11 juta kepala. Dan mayoritas dari keseluruhan itu merupakan Nahdliyin. Jadi, pemasangan plang NU pada lembaga pendidikan mereka tidak menjadi masalah,” kata Hj Ratu Atut di podium.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gubernur Banten menyatakan, pemasangan plang NU di muka lembaga pendidikan dimaksud agar lembaga pendidikan tersebut bertanggung jawab mengajarkan nilai-nilai ke-NU-an di lembaga mereka.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selama ini pendidikan agama di Banten, sudah cukup baik. Madrasah maupun pesantren di wilayah Banten, berkembang cukup pesat. Tidak hanya di kota, perkembangan lembaga pendidikan agama juga berkembang bahkan di pedesaan Banten yang sulit dijangkau, tambah Gubernur Banten yang mengaku dibesarkan dalam tradisi NU.

Perkembangan pendidikan agama di Banten amat pesat. Berkat dukungan para kiai NU, lulusan madrasah dan pesantren mereka turut berkontribusi dalam membangun wilayah Banten. Alhamdulilah, NU di Banten telah memberikan manfaat bagi umat Islam di Banten khususnya sebagai rahmat bagi sekalian alam, tandas Gubernur Banten.

Di akhir pidatonya, Gubernur Banten membacakan dua pantun yang berisi pujian untuk NU yang disambut tawa sedikitnya 4000 hadirin, termasuk Ketua Umum PBNU. Sambutan peresmian kantor PWNU Banten, ditutup dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti kantor PWNU Banten oleh Gubernur yang disaksikan Ketua Umum PBNU, Ketua PWNU Banten, dan sejumlah jajaran Pemda Banten.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Pondok Pesantren, Lomba PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tuesday, January 23, 2018

Penguatan Syuriyah Harus Jadi Pembicaraan di Muktamar

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Banyak perkembangan baru yang terjadi di internal Nahdlatul Ulama. Karena itu, Muktamar ke-33 NU mendatang harus bisa memberikan solusi atas sejumlah persoalan yang dihadapi jamiyah ini, termasuk soal penguatan posisi syuriyah di semua tingkatan.

"Di antara yang harus menjadi perhatian adalah posisi syuriyah yang mestinya lebih dominan dan kuat serta berwibawa bila dibandingkan dengan tanfidziyah," kata H Muslimin Abdilla, Senin (13/4).




Penguatan Syuriyah Harus Jadi Pembicaraan di Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)
Penguatan Syuriyah Harus Jadi Pembicaraan di Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)

Penguatan Syuriyah Harus Jadi Pembicaraan di Muktamar

Sekretaris PCNU Jombang ini menandaskan bahwa dengan banyaknya peristiwa politik serta perkembangan organisasi di berbagai kepengurusan NU, terkadang ditemukan ketidakharmonisan hubungan antara syuriah dan tanfidziyah. "Bila ada kejadian seperti ini, mestinya komando berada di bawah syuriyah," katanya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Karena dalam pandangannya, eksistensi dari NU adalah kebangkitan ulama yang direpresentasikan dalam jajaran syuriah. "Bahkan untuk memastikan superioritas ulama, dalam kegiatan konferensi hingga Muktamar NU di semua tingkatan, para kandidat ketua tanfidziyah serta ketua umum terlebih dahulu dimintakan persetujuannya kepada rais terpilih," ungkapnya. Bila ternyata rais atau rais am terpilih tidak setuju dengan salah seorang kandidat ketua umum atau ketua, maka secara otomatis yang bersangkutan tidak bisa bersaing dan dipilih sebagai calon, lanjutnya.

Keadaan ini semestinya memberikan pesan bahwa pemangku jabatan tertinggi di NU adalah kepengurusan syuriah yang memang diisi para kiai dan ulama pilihan. "Dan dalam perjalanan kepengurusan NU di semua tingkatan harusnya juga berlaku ketentuan tersebut, yakni para kiai dan ulama yang berada di kepengurusan syuriyah menjadi penentu bagi arah dan gerak NU," katanya. Sedangkan posisi tanfidziyah adalah pelaksana seluruh kebijakan strategis yang telah ditentukan para kiai dan ulama di syuriyah, lanjutnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Muslimin membandingkan betapa berwibawanya kepengurusan NU di awal pendirian. "Dalam sejarahnya, para pendiri atau muassis NU yang notabene para ulama-lah yang demikian dominan dalam perjalanan gerak dan langkah jamiyah," katanya.

Sedangkan peran tanfidziyah hanya menjadi pelayan dan pelaksana seluruh kebijakan strategis berdasarkan amanah hasil keputusan muktamar dan konferensi setempat.

"Dengan cukupnya waktu yang tersedia jelang muktamar, maka pembicaraan seputar masalah ini hendaknya mendapatkan perhatian para peserta muktamar," katanya. Tidak hanya fokus dalam membincang calon rais am maupun ketua umum, pungkasnya. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Warta, Sunnah, Amalan Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw