Showing posts with label Fragmen. Show all posts
Showing posts with label Fragmen. Show all posts

Sunday, February 25, 2018

PBNU: Tahun 2013 Tinggalkan Setumpuk Masalah Bangsa

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai sepanjang tahun 2013 kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia berlangsung teduh dan damai. Meski demikian masih terdapat masalah yang tersisa di sejumlah bidang, dan harus dituntaskan di tahun 2014 mendatang.

“Alhamdulillah, sepanjang tahun 2013 kita dianugerahi keteduhan dan kedamaian dalam bermasyarakat dan beragama,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Ahad (29/12).




PBNU: Tahun 2013 Tinggalkan Setumpuk Masalah Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Tahun 2013 Tinggalkan Setumpuk Masalah Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Tahun 2013 Tinggalkan Setumpuk Masalah Bangsa

?

Meski demikian, khususnya dalam kehidupan beragama, sepanjang tahun 2013 masih ditemukan masalah. Aksi radikalisme yang mengakibatkan disharmoni misalnya, terjadi di sejumlah daerah, dipicu oleh kelompok kecil bermodal besar dengan memprogandakan kepentingannya tanpa mengindahkan adat dan tradisi yang berkembang di masyarakat.

?

Persatuan Habib Jawa Timur

“Agar radikalisme tidak terus berkembang, kami mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan harmoni dengan mengembangkan sikap moderat, toleransi, dan menjaga keseimbangan. Khusus isu agama, PBNU minta agar di tahun 2014 Pemerintah bersama komponen masyarakat mulai menyusun kode etik penyiaran ajaran agama,” tambah Kiai Said.

?

Ketua PBNU Prof. Dr. Maksum Mahfudz, berpendapat di bidang perekonomian sepanjang tahun 2013 masih ada masalah yang diakibatkan sikap tak tegas Pemerintah. Fluktuasi rupiah misalnya, dinilai bisa diatasi jika Pemerintah dan Bank Indonesia mengambil langkah tegas dan berani, tidak berkompromi serta bermain mata dengan para spekulan yang hanya mementingkan diri sendiri.

?

“Tahun 2013 Pemerintah kurang berani membangkitkan industri di sektor pertanian dan manufaktur yang sebenarnya mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Orientasi kebijakan moneter juga lebih banyak menguras devisa negara. Tahun 2014 itu harus dibenahi, serta diimbangi dengan pengembangan sektor riil dan produktif,” tegas Maksum yang juga tercatat sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian UGM.

Persatuan Habib Jawa Timur

?

Di bidang peradilan, Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Andi Najmi Fuaidi, menilai pemberantasan tindak pidana korupsi salah satunya sudah berjalan baik.? Meski demikian aparat penegak hukum didorong untuk lebih meningkatkan kinerja yang lebih komprehensif, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melindungi kepentingan masyarakat.

?

“Atas hal tersebut kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerjasama, melibatkan institusi pendidikan, lembaga keagamaan dan sosial, yang sudah ratusan tahun mengajarkan etika, moralitas, dan spiritualitas. Selain itu sistem pemerintahan dan rekrutmen aparat pemerintahan juga harus terus dilakukan pembenahan,” tandas Andi.

?

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Muhammad Sulton Fatoni, berpandangan sepanjang tahun 2013 telah terjadi proses pendangkalan atas konsep berbangsa dan bernegara, sehingga yang dirasakan masyarakat adalah sebuah dampak dari sistem bernegara yang liberal. Kondisi ini harus segera dibenahi, terlebih jelang dilangsungkannya Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden di tahun 2014 mendatang.

?

PBNU mengajak para penyelenggara negara untuk menegaskan kembali falsafah, tujuan, dan fungsi negara, menegaskan kembali dasar dan ideologi negara, merumuskan kembali konsep pengelolaan kekayaan negara, merumuskan kembali pertahanan dan bela negara, serta merumuskan prinsip dan etika kepemimpinan.

?

“Atas sejumlah masalah yang ada di tahun 2013, seperti yang disampaikan Kiai Said, kita harus tetap optimis. Semoga di tahun 2014 mendatang, Allah SWT memberi petunjuk kepada kita dalam melangkah mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, amin,” pungkas Sulton. (Samsul Hadi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Fragmen, Tegal Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, February 22, 2018

Meriahkan Maulid Nabi dan Haul dengan Shalawat

Lampung Tengah, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kurang lebih seribuan jamaah Nahdliyyin memadati kompleks halaman Pesantren Bumi Sholawat Darussalamah Dusun Rawa Bunder Kampung Buyut Utara Kecamatan Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Mereka sedang menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul, sekaligus shalawat bersama, Sabtu (24/12) malam, bertepatan 24 Rabiul Awal 1438 H.




Meriahkan Maulid Nabi dan Haul dengan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Meriahkan Maulid Nabi dan Haul dengan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Meriahkan Maulid Nabi dan Haul dengan Shalawat

?

Kiai Nurkholis, salah satu dewan pengasuh Pesantren Bumi Sholawat Darussalamah, mengatakan shalawat bersama dilaksanakan setiap malam Minggu Wage dan bergilir di lima kecamatan di sebagian wilayah Kabupaten Lampung Tengah, yakni Kotagajah, Gunung Sugih, Punggur, Trimurjo dan Seputih Raman, dan malam itu masuk pada putaran yang kedelapan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

?

"Majelis Sholawat bersama ini bernama Majelis Nurul Muhdhor dan di pimpin langsung Habib Umar bin Muhdhor Al Hadad Pimpinan Majelis An Nur Bandar Lampung," kata alumni pesantren Darussalamah Brajadewa Way Jepara Lampung Timur ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

?

"Dan alhamdulillah pada bulan ini kita selenggarakan pada momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan sekaligus Haul Kiai Muhammad Ilham selaku tokoh sekaligus pendiri pesantren ini," imbuh Kiai Nurkholis yang juga anggota Banser Lampung.

?

Hadir beberapa tokoh NU dan kiai pesantren; Habib Umar bin Muhdhor Al Hadad, KH Daroini Ali, S.H.I (Mustasyar NU Lampung Tengah), KH Imam Ibnu Mubarok (pengasuh pesantren Kendali Sodo Bumi Nabung), KH M. Mabrur (Pengasuh Pesantren Ash Sidiqiyah 9 Lampung Tengah), KH Ahmad Karimullah (Pengasuh Pesantren Bumi Sholawat Bumi Ratu Nuban), Kiai Alie Fadhilah Musthofa (Pengasuh Pesantren Sunan Ampel Punggur), H. Sarjito (Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah), Saryono (Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah), H Muhibin (Sekretaris MUI Kecamatan Kotagajah), Wali santri, serta para kader Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, dan puluhan Banser. (Akhmad Syarief Kurniawan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Tegal, Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 16, 2018

Bawa Simbol-simbol NU, 3500 Warga Pawai Sambut Muktamar

Sidoarjo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sekitar 3500 warga NU Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur memadati kantor desa Kemasan Kecamatan Krian Sidoarjo, Sabtu (16/5). Ribuan Nahdliyin yang terdiri dari anak-anak hingga orang tua itu sedang mengikuti pawai taaruf yang diadakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Krian.

Peserta pawai terdiri dari para pelajar, di antaranya dari Taman Pendidikan AL-Quran, Raudlatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, IPNU IPPNU. Hadir juga banom-banom NU seperti Fatayat NU, Muslimat NU, GP Ansor, Banser dan pengurus MWCNU Krian.




Bawa Simbol-simbol NU, 3500 Warga Pawai Sambut Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)
Bawa Simbol-simbol NU, 3500 Warga Pawai Sambut Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online)

Bawa Simbol-simbol NU, 3500 Warga Pawai Sambut Muktamar

Mereka mengelilingi jalan raya Kemasan hingga menuju garis finish Perum Mandiri Residence Krian dengan melakukan berjalan jauh sambil membawa berbagai poster gambar pendiri NU, yaitu KH Hasyim Asyari dan KH Wahab Chasbullah. Selain itu, mereka juga membentangkan berbagai poster bertuliskan menyukseskan Muktamar NU yang akan digelar di Jombang Agustus mendatang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tak hanya itu, mereka juga membawa beberapa simbol, di antaranya patung Sang Kiai, kostum karnival, dan sejumlah kendaraan yang dihiasi bendera Nahdlatul Ulama. Para peserta pawai ini kemudian dilepas oleh ketua Tanfidziyah MWCNU Krian H Suwarno dan didampingi sejumlah ulama dan tokoh masyarakat desa setempat, serta anggota DPRD Sidoarjo.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Krian Sidoarjo H Suwarno menuturkan, kegiatan pawai taaruf ini bertujuan untuk memperingati Harlah NU ke-92 sekaligus menyambut Muktaman ke-33 NU yang akan digelar di Jombang Agustus mendatang serta memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, termasuk menyongsong bulan suci Ramadhan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Hal ini terlihat banyak peserta pawai menggunakan kesenian budaya patrol yang salah satunya untuk tradisi membangunkan warga Muslim yang akan melakukan santap sahur," urainya.

H Suwarno menambahkan, semarak pawai taaruf ini diikuti dari 22 desa yang ada di Kecamatan Krian. Dari 22 desa ini terdiri dari peserta tingkat anak-anak hingga orang tua, diantaranya dari elemen pelajar yang dibawa naungan lembaga pendidikan Maarif NU dan banom Nahdlatul Ulama. (Moh Kholidun/Mahbib)

 



 

Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai

Jakarta,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun... kabar duka bagi warga NU karena salah seorang panutannya, KH Abdul Basith wafat di Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (15/3) sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Ia adalah Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Cicurug, dan Ketua Majelis Silaturahim Pondok Pesantren dan Majelis Talim Kota dan Kabupaten Sukabumi.




Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai

Menurut Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Sukabumi Daden Sukendar, Ajengan Basith sedang menjalankan ibadah umrah bersama Bupati Kabupaten Sukabumi H. Marwan Hamami dan 18 orang lain. Sebelum ke Arab Saudi, rombongan berziarah ke Yordania. Kemudian transit di Dubai.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketika di Dubai tersebut, lanjut dia, yang mendapat informasi dari salah seorang rombongan, Ajengan Basith meninggal karena serangan jantung. Ia sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit, tapi jiwanya tidak tertolong. (Abdullah Alawi)

?

(Baca juga:? Belajar dari Kesuksesan Gerakan Sedekah di Sukabumi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fragmen PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sunday, February 11, 2018

Halaqoh “Maiyah” Mahasiswa Unnes

Semarang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Tanggal 5 April 2013 digelar kegiatan Halaqoh “Maiyah” oleh Departemen Pengembangan Organisasi IPNU-IPPNU Komisariat Universitas Negeri Semarang bertempat di samping PKMU Unnes.

Kegiatan ini mengambil tema “Sosok Pemimpin Idaman”. Hadir Saratri Wilonoyudho yang mengisi sekaligus memandu diskusi. Ia aktif Menemani Jamaah Maiyah Gambang Syafaat Semarang, sehingga diharapkan bahwa kultur diskusi Maiyah bisa tertularkan dalam forum Halaqoh Maiyah Mahasiswa Unnes.




Halaqoh “Maiyah” Mahasiswa Unnes (Sumber Gambar : Nu Online)
Halaqoh “Maiyah” Mahasiswa Unnes (Sumber Gambar : Nu Online)

Halaqoh “Maiyah” Mahasiswa Unnes

Diskusi terbuka itu dihadiri oleh kalangan mahasiswa Unnes dalam berbagai jurusan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam diskusi itu Saratri mengawali dengan pernyataan tentang fenomena krisis kepemimpinan yang terjadi sekarang adalah buah dari kurangnya kesadaran dari para pemimpin untuk memberikan pengabdiannya dalam memimpin. Seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan dan berkorban. Jangan sampai pemimpin memberikan contoh yang tidak baik seperti korupsi dan kegiatan negatif lainnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kegiatan yang digelar mulai jam 16.00 itu diakhiri menjelang Maghrib.

“Diskusi ini diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat mahasiswa Unnes untuk dapat duduk bersama tanpa melihat suku, daerah, ras, warna kulit dan lainnya. Diskusi ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi mahasiswa Unnes untuk bertukar pikiran, saling membantu, berbagi dan menjalin silaturahmi, melihat banyaknya egoisme karena perpecahan dan perbedaaan kelompok,” ujar Rodli selaku Moderator. 

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Amalan, Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, February 10, 2018

Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya

Tasikmalaya, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tasikmalaya menggelar peringatan Hari Ibu, 20-23 Desember 2016, di di Gedung Dakwah Indonesia Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Acara yang dihadiri perwakilan Bakesbangpol dan Dinas Pendidikan setempat ini diawali dengan beberapa penampilan kreasi seni dari IPPNU. Paduan suara dikumandangkan para anggota Pimpinan Komisariat IPPNU Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) pada acara pembukaan.




Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya

Menurut Siti Saidah, ketua pelaksana kegiatan, acara berlangsung selama empat hari dan diisi dengan berbagai lomba, antara lain Pembacaan Teks Pancasila dan Lomba Mewarnai Tingkat TK, RA, serta Lomba Karaoke Lagu Ibu untuk SMA/Sederajat. Total peserta lomba saat ini sudah mencapai 114 orang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Acara ini bukan serta merta untuk memperingati Hari Ibu saja, akan tetapi untuk menciptakan sebuah rasa yang tertanam kepada seluruh pelajar untuk selalu mencintai ibu kita di mana pun kita berada,” ujar Siti.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

H. Tedy perwakilan dari Dinas Pendidikan mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi dalam lomba peringatan Hari Ibu ini ada lomba Pembacaan Teks Pancasila tingkat TK/RA/Sederajat.

“Kepada IPPNU untuk mengikutsertakan lomba ini kepada pelajar SD dan SMP, sehingga Lomba ini lengkap dari tingkatan TK sampai SMA,” ucap Tedy.

Ia berharap, IPPNU terdepan dalam kepeduliannya terhadap para pelajar yang ada di Indonesia, dan menjadi kekuatan yang besar untuk mewujudkan Kota Tasik sebagai Kota Pendidikan.

Selain itu, hadir juga Wakil Ketua PC NU Kota Tasikmalaya, Ketua Fatayat NU, Ketua IPNU Kota Tasikmalaya dan para pengurus PAC, PR dan PK IPPNU serta mantan-mantan ketua PC IPPNU Kota Tasikmalaya. (Agum Gumilar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Jadwal Kajian, Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, February 8, 2018

Peran Fundamental Sistem Sanad bagi Ajaran Islam

Islam adalah ajaran yang memerhatikan sanad keilmuan. Kalangan ulama penting mengetahui asal suatu ajaran agama, sehingga apa yang didapatkan dapat dipertanggungjawabkan. Seorang ulama bernama Abdullah bin Al-Mubarak menyebutkan, “Isnad adalah sebagian dari agama. Tanpa adanya sanad, maka siapa saja akan berbicara apa saja yang ia kehendaki.”

Ajaran Islam disampaikan dari generasi ke generasi, dari kalangan ulama ke murid-muridnya. Semua ajaran ini diharapkan tersambung hingga Rasulullah SAW, supaya ajaran Islam benar-benar terjaga. Lebih-lebih dalam bidang hadits, para ahli sangat ketat bersikap.




Peran Fundamental Sistem Sanad bagi Ajaran Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Peran Fundamental Sistem Sanad bagi Ajaran Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Peran Fundamental Sistem Sanad bagi Ajaran Islam

Adanya sistem sanad dalam riwayat ini begitu diperhatikan ulama. Salah satu wujud perhatian ini adalah salah satu syarat hadits shahih yaitu tersambungnya sanad dari satu perawi hadits dengan lainnya, hingga sampai kepada Nabi. Meski pengumpulan hadits baru berkembang pada kurun kedua hijriyah, namun perhatian kepada sanad ini sudah dilakukan sejak masa sahabat.

Imam Muslim mencatat dalam pengantar kitab Shahih Muslim dari riwayat Abdullah bin ‘Abbas, “Sungguh kami menghapal hadits, dan hadits itu dihapalkan di sisi Rasulullah.”

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih lanjut Abdullah bin Abbas menuturkan bahwa jika seseorang berkata, “Rasulullah bersabda ini...”, maka para sahabat akan sangat mencermatinya. Jika mereka tidak mengetahui asalnya dari Nabi, maka mereka tidak akan menyampaikannya. Demikian perhatian para sahabat kepada penyandaran sanad kepada Nabi.

Persebaran hadits semakin meluas setelah wafatnya Nabi, seiring perluasan dakwah Islam. Sanad hadits semakin diperhatikan, terlebih pada masa memanasnya perpolitikan di masa Khalifah Ali bin Abu Thalib, yang oleh para ulama disebut sebagai masa fitnah. Karena konflik politik ini mulai disertai klaim-klaim atas Nabi, umat Islam tersadar akan pentingnya sanad dalam ajaran agama.

Berlanjut ke era tabiin, salah satu pemuka tabiin bernama Muhammad bin Sirin menyatakan setelah terjadinya masa fitnah tersebut, “Sungguh ilmu ini (yaitu tentang hadits dan sanadnya) adalah bagian dari agama, maka lihatlah dari siapa kalian mengambil ajaran agama.”

Salah satu peletak dasar ilmu hadits, yakni Imam Al-Hakim An-Naisaburi menyebutkan dalam Ma’rifatu ‘Ulumil Hadits bahwa jika tiada orang yang memerhatikan sanad, serta orang-orang enggan mempelajari dan menjaganya, maka ajaran Islam tidak akan berbekas dan orang-orang akan abai pada hadits. Bahkan turut membikin-bikin hadits dan memalsukan sanad.

Berkat upaya generasi awal umat Islam, maka sunah Nabi bisa tersampaikan dan dipertanggungjawabkan sanadnya. Terlebih sejak berkembangnya pencatatan dan pengumpulan hadits pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz, sistem penulisan sanad semakin ketat untuk menyeleksi kualitas hadits yang beredar di masyarakat. Dalam kajian hadits, sistem sanad adalah satu elemen yang diteliti secara ketat untuk menjaga eksistensi hadits Nabi sebagai sumber ajaran Islam. (Muhammad Iqbal Syauqi)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Fragmen, Pondok Pesantren, Hikmah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 2, 2018

Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah

Cilongok, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. MWC Ma’arif NU Kecamatan Cilongok Banyumas menggelar refleksi tahun baru Islam dengan Pertabah (Perkemahan Tahun Baru Hijriah) 1438 H di Sokawera 30 September – 2 Oktober 2016. Kegiatan ini mengambil tema Galang ? Satu Hati, Satu Janji, Berprestasi untuk Satu Bumi Pertiwi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU se-Kecamatan Cilongok yang berjumlah 15 Pangkalan, 30 regu dan masing-masing regu 10 siswa putra/putri.




Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah

Pembukaan Pertabah juga dihadiri Muspinkec (musyawarh pimpinan kecamatan), MWCNU Cilongok, MWC Ma’arif NU Cilongok, PAC Muslimat NU, PAC GP Ansor NU, PAC Fatayat NU, PAC IPNU, PAC IPPNU, dan Banser Satkoryon Cilongok.

Ketua panitia Pertabah, Ahmad Thobroni mengemukakan kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah vakum beberapa tahun. Ia juga menegaskan akan melaksanakan kegiatan Pertabah ini secara rutin setiap tahun baru Hijriyah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MWC NU, MWC Ma’arif, Panitia dan para donator serta sponsor yang telah mendukung acara ini. Tentunya tanpa dukungan moril dan materil kegiatan ini tidak akan sukses seperti ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Materi dan lomba kegiatan Pertabah meliputi bidang ketangkasan, mental spiritual, keterampilan, pengetahuan, seni budaya, lingkungan hidup dan bakti sosial, administrasi dan olahraga serta kesehatan. Selain itu panitia juga menyelenggarakan refleksi ke-Ma’arif-an pada malam menjelang penutupan. Isu yang diangkat pada refleksi berkaitan dengan pentingnya manajemen kepemimpinan dalam sekolah/madrasah Ma’arif NU. Pengurus dan kepala sekolah/madrasah Ma’arif se-Kecamatan Cilongok hadir dalam acara ini.

Sementara itu, Ketua MWC Ma’arif NU Cilongok H Jawahirul Bukhori mengatakan Pertabah adalah kegiatan kompetisi dan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Perkemahan ini merupakan sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan social baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Ia juga mengucapkan selamat dan sukses untuk para pemenang lomba, ”Semoga dapat menjadi motivasi untuk para penggalang yang ada di Madrasah di bawah naungan Ma’arif NU,” katanya. Red Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Fragmen, Nahdlatul Ulama Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, January 28, 2018

Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. KH Musthofa Bisri atau Gus Mus menyampaikan pengarahan pertama sebagai Pejabat Rais Aam PBNU dalam Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah di kantor PBNU Jakarta, Senin (3/3). Rapat antara lain membahas agenda Munas-Konbes NU, Mei 2014 mendatang.

Dalam arahannya, Gus Mus menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial-keagamaan, bukan organisasi politik. Menurut Gus Mus, perjalanan NU semenjak Kembali ke Khitah pada 1984 menunjukkan tidak adanya perubahan paradigma berorganisasi. NU belum serta merta menjadi organisasi sosial keagamaan seperti pada awal didirikan pada 1926.




Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam

“Gus Mus mencontohkan, dulu sebelum menjadi partai, para anggota membayar ianah syahriyah (iuran bulanan). Ketika menjadi partai politik, syahriyah anggota bergeser menjadi sumbangan fraksi. Setelah kembali ke khittah mestinya dari sumbangan fraksi dikembalikan menjadi ianah syahriyah lagi,” kata Wakil Sekjen PBNU, H Sulton Fathani kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah usai mengikuti rapat.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2014, Gus Mus juga mengimbau para pengurus NU untuk memperhatikan arahan dari Almarhum KH Sahal Mahfudh pada saat Rapat Pleno Wonosobo 2012.

Rapat Harian membahas persiapan Musyarawah Nasional dan Konferensi Besar (Munas-Konbes) NU akan diselenggarakan pada bulan Mei mendatang atau setelah pelaksanaan Pemilu 2014. Menurut Sulton, ada empat materi yang telah disiapkan yakni tentang code of conduct penyiaran agama, metode pemilihan pemimpin NU dengan ahlul halli wal aqdi, rekomendasi NU soal ketatanegaraan dan rekomendasi di bidang ekonomi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah dihadiri para pengurus PBNU lengkap antara lain, Katib Aam KH Malik Madani, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Sa’ad Ali, serta para pengurus lainnya dari jajaran syuriyah dan tanfidziyah.

Usai mengikuti Rapat Harian di lantai 5 kantor PBNU, Gus Mus bersama Ketua Umum Said Aqil dan pengurus lainnya menyempatkan menengok ruang redaksi PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan berbincang dengan kru redaksi.

Pada hari yang sama, sebelumnya diadakan tahlilan 40 hari meninggalnya KH Sahal Mahfudh yang diikuti oleh para pengurus, petugas sekretariat, dan jamaah Masjid An-Nahdlah di lantai dasar kantor PBNU. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fragmen, Santri PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 27, 2018

IPNU-IPPNU Kraksaan Salurkan Baju Layak Pakai

Probolinggo, Persatuan Habib Jawa Timur - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo rutin menggelar bakti sosial. Salah satunya dengan menyalurkan baju layak pakai.

Dalam kegiatan ini, PC IPNU-IPPNU Kota Kraksaan menurunkan hampir semua jajaran pengurus. Baju layak pakai ini didapatkan dari hasil pengumpulan para pengurus mulai dari tingkat ranting hingga anak cabang se-Kota Kraksaan.




IPNU-IPPNU Kraksaan Salurkan Baju Layak Pakai (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kraksaan Salurkan Baju Layak Pakai (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Kraksaan Salurkan Baju Layak Pakai

Ketua PC IPNU Kota Kraksaan Masrur Ghazali mengatakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran baju layak pakai ini merupakan salah satu aksi nyata dari para generasi muda sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat kurang mampu yang ada di wilayahnya.

“Bagi orang kaya, baju ini tidak ada artinya apa-apa. Tetapi bagi masyarakat kurang mampu, baju seperti ini nilainya sangat berarti. Terlebih bagi mereka yang sudah kesulitan untuk mencari nafkah hidup keluarganya,” katanya, Rabu (14/9).

Persatuan Habib Jawa Timur

Menurut Masrur, kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberi kemampun untuk berbagi kebahagiaan kepada saudara yang membutuhkan bantuan.

“Mudah-mudahan pemberian baju layak pakai ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebab dengan adanya bantuan ini, setidaknya masyarakat tidak perlu repot-repot lagi memikirkan untuk membeli baju,” jelasnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Masrur menegaskan bahwa baju layak pakai yang diberikan kualitasnya masih bagus dan bukan pakaian yang sudah kusuh. Baju ini diberikan kemungkinan yang bersangkutan sudah tidak suka atau sudah tidak muat lagi.

“Kalau kualitasnya masih bagus dan layak pakai. Intinya kami ingin berbagi kebahagiaan dan senyuman kepada saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur RMI NU, Fragmen Persatuan Habib Jawa Timur

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Jepara,Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas dosen, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, mengundang Prof. Dr. Supriyadi Rustad. Pertemuan berlangsung di Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Sabtu (8/3).




Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)
Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Menurut Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pihaknya siap membantu membesarkan Unisnu.

“Unisnu layak menjadi besar layaknya perguruan-perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia,” katanya dalam Orientasi Akademik; Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Dosen Unisnu Jepara.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia memaparkan, pondasi pendidikan di Indonesia harus didukung dengan elemen-elemen yang saling bersinergi. Diantaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dibingkai dengan standar dan peraturan perundang-undangan serta pelaksanaannya tidak lepas dari kuliaas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dosen.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Karena itu, pihaknya bersedia membantu mengirimkan dosen-dosen Unisnu untuk dikuliahkan Dikti ke luar negeri. Dikti lanjutnya juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 untuk dosen Unisnu baik ke PT dalam maupun luar negeri.

Rektor Unisnu Jepara, Prof. Dr. H. Muhtarom, mengungkapkan kampus yang digawanginya perlu banyak berbenah dan butuh banyak bimbingan dari Dikti serta Kopertis. DYP Sugiarto, Ketua Kopertis Wilayah VI yang turut hadir mengamini komitmen Dikti yang hendak memajukan kampus NU tersebut. “Semoga harapan dari Dikti segera terwujud,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kiai, Fragmen, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, January 26, 2018

Muslimat NU Karimun Bantu 2000 Sarung dan Mukena untuk Pidie Jaya

Karimun, Persatuan Habib Jawa Timur?

Setelah beberapa hari melakukan penggalangan bantuan berupa mukena dan sarung, akhirnya Pengurus Cabang Mulimat NU Kabupaten Karimun berhasil mengumpulkan lebih dari 2000 sarung dan 2000 mukena untuk korban gempa Pidie Jaya, Aceh. Jumlah tersebut melebihi target yang mereka tentukan, yaitu masing-masing 1000.

"Alhamdulillah penggalangan bantuan mukena dan sarung jauh melebihi dari target yang kami tentukan," ungkap Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani.




Muslimat NU Karimun Bantu 2000 Sarung dan Mukena untuk Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Karimun Bantu 2000 Sarung dan Mukena untuk Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Karimun Bantu 2000 Sarung dan Mukena untuk Pidie Jaya

Jumlah tersebut belum termasuk sumbangan lainnya, berupa pakaian dan kerudung. Secara keseluruhan terkumpul 65 balpres. Selanjutnya bantuan yang diserahkan kepada Pemkab Karimun selaku koordinator Kabupaten dalam penggalangan dana bantuan korban gempa Aceh.

Secara simbolis, bantuan diterima oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Rabu sore (21/12) di gedung serbaguna Kantor Lurah Sungai Raya Kecamatan Meral.

"Enam puluh lima ballpres yang berhasil kami kumpulkan. Dan kami serahkan kepada koordinator kabupaten yang diterima oleh bapak Bupati Karimun" tambahnya.

Untuk pakaian bekas layak pakai, oleh pengurus dan anggota Muslimat NU disortir terlebih dahulu sebelum dikemas diposko utama Muslimat NU, Masjid Agung Kabupaten Karimun.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Tidak hanya mukena, kain sarung, pakaian baru atau bekas, Muslimat NU Kabupaten Karimun juga berhasil menggalang dana sebesar Rp 20 juta lebih. Semua jenis bantuan untuk korban gempa Aceh juga diserahkan kepada Bupati Aunur Rafiq.

"Selain bantuan berupa sarung, mukena dan pakaian baik baru maupun bekas layak pakai, kami juga berhasil menggalang dana sebanyak 20 Juta Rupiah. Itu (uang) juga telah kami serahkan kepada Bupati," ujar anggota DPRD Karimun Fraksi PKB ini.

Persatuan Habib Jawa Timur

Novi Ujiani mengaku terharu atas pencapaian yang melebihi target. Karena awalnya difokuskan hanya untuk 1000 mukena dan 1000 kain sarung, sebagai peralatan ibadah bagi korban bencaa gempa bumi Aceh. Namun di luar dari perkiraan ternyata melebihi target.

"Apa yang kami dapat kumpulkan sampai hari ini sejak 14 Desember kemarin merupakan kerja keras dari kaum ibu dalam hal ini yang tergabung didalam Muslimat NU Kabupaten Karimun. Hal itu merupakan bukti dan semuanya kami dedikasikan untuk ibu dihari ibu yang jatuh pada esok hari," ungkapnya.

Novi mengaku sangat terharu ketika respon para ibu-ibu sangat antusias, bahkan hampir semua para pedagang pakaian di Pasar Sri Karimun rela menyerahkan pakaian baru yang dijualnya untuk disumbangkan kepada korban gempa Aceh.

Kaum ibu dari Muslimat NU pun ikut mengangkat karung berisikan pakaian seberat puluhan kilogram, mereka mengaku kerja keras yang dilakukan tidak seberapa dari beban yang dirasakan oleh para korban gempa Aceh.

"Terima kasih kepada segenap donatur, tanpa donatur kami tidak akan dapat seperti ini. Terima kasih untuk seluruh pengurus dan anggota Muslimat NU dari ranting sampai cabang, saya bangga dengan kekompakan ini" pungkas Nyimas terlihat berkaca-kaca.

Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, bantuan logistik yang ada saat ini baru sekitar lima karung berisi pakaian bekas layak pakai, bersumber dari masayarakat dan beberapa organisasi. Ketika bantuan dari Muslimat NU sejumlah 65 karung berisikan mukena, kain sarung, pakaian baru dan bekas diserahkan, maka total menjadi 70 karung.

Sedangkan uang tunai yang telah terkumpul sampai kemarin mencapai Rp223 juta, belum ditambah dari dana yang digalang oleh Muslimat NU senilai Rp20 juta lebih.

"Terima kasih saya ucapkan kepada ibu-ibu Muslimat NU Kabupaten Karimun, tak disangka memiliki kerja keras yang hasilnya sangat baik sekali. Dari ibu Kabupaten Karimun untuk korban bencana gempa Aceh dan selamat Hari Ibu," ucapnya. (Sularno Menot/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Fragmen Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, January 23, 2018

Muslimat NU Rancang Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) tengah merancang buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ Al-Qur’an Muslimat NU. Sebab itu, para pengurus Muslimat menggelar workshop mematangkan penulisan buku tersebut , Kamis (20/10) di Hotel Bintang Jakarta Pusat.?

Ketua Periodik PP Muslimat NU, Hj Rosmani Soedibyo mengatakan bahwa Msulimat selalu mengikuti perkembangan dan perubahan sosial yang ada. Menurutnya, perlu model dakwah khusus berbasis panduan sehingga adanya buku ini bisa menjadi pegangan para daiyah ke majelis-majelis taklim, TPA, maupun TPQ.




Muslimat NU Rancang Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Rancang Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Rancang Buku Penguatan Materi Dakwah dan Kurikulum TPQ

“Harapannya, buku ini nantinya tidak hanya menjadi pegangan Muslimat tetapi juga Ormas perempuan lain. Berbagai problem terkini di buku ini dikemukakan secara detail agar dakwah terarah sesuai dengan perubahan zaman,” ujar Rosmani.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, H Muhammadiyah Amin menuturkan, buku nanti bisa disinergikan dengan program di Bimas. Dia mengapresiasi Muslimat yang terus konsisten dalam dakwah.

“Peran Muslimat NU banyak di bidang pemgembangan manusia dan dakwah. Perlu pengayaan materi sehingga perlu memperbarui model dakwah dalam pembangunan agama dan kemasyarakatan dan harus selalu ditingkatkan,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kemampuan Muslimat NU dalam hal ini harus terus diperbarui terhadap kondisi-kondisi masyarakat. Sebab menurutnya, dakwah sering disalahartikan. Juru dakwah seakan tak merasakan apa yang terjadi di tengah masyarakat. Dakwah juga diartikan sempit sehingga dakwah seolah hanya masalah agama saja.

“Masyarakat dari masyarakat fungsional, sosial, saintifik, maupun masyarakat tekonolgi. Saya harapkan kepada Muslimat agar terus meningkatkan model dakwah yang mampu mewujudkan masyarakat damai,” tandas Muhammadiyah Amin.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara itu, Ketua Himpunan Daiyah Muslimat (HIDMAT) NU Hj Mahfudhoh Aly Ubaid mengatakan bahwa buku ini sangat perlu untuk menjadi pegangan dan panduan dakwah bagi dai dan daiyah Muslimat NU.?

Mahfudhoh menerangkan bahwa problem menurunnya moralitas di antara anak-anak Indonesia menjadi perhatian penting bagi para dai Muslimat dan dai-dai seluruh Indonesia.?

“Di rancangan buku ini juga memuat model dan pengembangan dakwah berdasarkan kontekstualisasi zaman,” ujar Mahfudhoh. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

Yogyakarta, Persatuan Habib Jawa Timur. Dalam rangka pelantikan pengurus cabang masa khidmat 2014-2015 dan peringatan hari lahir atau Harlah ke-54, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Studium General tentang optimalisasi Bonus Demografi, di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Rabu (16/4).




Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

Dalam acara tersebut hadir Anggota DPR RI Akhmad Muqowwam (Mantan Ketua Pansus RUU Desa), Eman Hermawan (Mantan Ketua PC PMII D.I.Yogyakarta), Addin Jauharuddin (Ketua umum PB PMII) dan Taufan E Nugroho (Ketua umum DPP KNPI) sebagai pembicara. Dalam rangkaian acara tersebut, Miftakul Azis menyampaikan Orasi Ilmiah Visi baru PMII. Acara tersebut juga dihadiri oleh alumni-alumni PC PMII D.I Yogyakarta, organisasi kepemudaan dan para kader PMII D.I.Yogyakarta.

Studium General yang mengambil tema “Peran PMII dalam Optimalisasi Bonus Demografi di Indonesia” ini didasari atas pentingnya posisi Indonesia di masa yang akan datang seiring dengan naiknya angka usia produktif (bonus demografi) di Indonesia.

Persatuan Habib Jawa Timur

Berdasarkan hasil kajian ekonomi, baik yang dibuat oleh pemerintah maupun lembaga internasional seperti World Bank, IMF, McKinsey dan Boston Consulting Group mengatakan bahwa Indonesia mempunyai prospek ekonomi yang cerah di masa mendatang dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata pertahun mencapai 6-7%. Sehingga pada tahun 2025 Indonesia diperkirakan masuk menjadi 7 negara terbesar di dunia.

Persatuan Habib Jawa Timur

"PMII sebagai organisasi kepemudaan harus mengambil posisioning yang jelas dalam mengoptimalkan mesin kaderisasinya untuk mengambil benefit dan manfaat positif dari bonus demografi. Untuk itu PMII harus memiliki visi yang jelas dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar tidak terjebak pada Bencana Demografi,”, ujar Miftakul Azis dalam orasi ilmiah Visi Baru PMII.

PMII harus berperan aktif untuk terwujudnya pasar yang lebih adil agar tercipta ketertiban dunia sebagaiman diamanatkan UUD 45 dengan mendorong dan mengawal agar negara ini berperan dan berfungsi sebagaimana mestinya dengan berani mengambil kebijakan yang diarahkan kepada kesejahteraan rakyat, berdaulat dan terhindar dari kerusakan.

“Sebagaimana prinsip bernegara kita Tashorruful imam ‘ala al-ra’iyyah manutun bil maslaha (kebijakan pemerintah atas rakyatnya berdasarkan maslahah bersama),” ujar Miftakul Azis terkait pasar bebas dan kerjasama ekonomi internasional.

Ketua Cabang PMII D.I. Yogyakarta, Zainuddin menyampaikan apresiasi dan kebanggan atas terselenggaranya pelantikan PC PMII cabang D.I. Yogyakarta. Dalam sambutannya, Ketua Cabang PMII D.I.Y. juga menegaskan Rekomendasi kepada Sahabat Miftakul Azis sebagai satu-satunya kandidat Ketua Umum PB PMII dari cabang D.I. Yogyakarta pada Kongres PMII yang akan datang. (Billy Aries/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur RMI NU, Fragmen, Pendidikan Persatuan Habib Jawa Timur

Monday, January 15, 2018

Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal

Pakistan, Persatuan Habib Jawa Timur. Indonesia dan Pakistan adalah dua negara dengan total populasi penduduk muslim mencapai 350 juta jiwa. Kedua negara memiliki peluang menjadi pemain utama dalam industri halal dunia.?

Peningkatan perdagangan industri halal Indonesia-Pakistan akan menciptakan keseimbangan perdagangan bilateral kedua negara yang saat ini secara signifikan masih didominasi oleh ekspor Indonesia ke Pakistan.?




Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal

"Keseimbangan perdagangan sangat penting untuk suatu kerjasama perdagangan yang sustainable," kata Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri saat berkunjung ke Punjab Halal Development Authority (PHDA) di Lahore, Jumat (27/5).

PHDA adalah lembaga khusus yang bergerak di bidang formalisasi sektor halal di Pakistan seperti; sertifikasi halal, proyeksi bisnis halal, capacity building, dan pengatur standar kehalalan suatu produk. PHDA dipimpin oleh pakar bisnis dan hukum syariah, Khalil-u-Rehman Khan. ? ?

Dubes Iwan dan Khalil u-Rehman membicarakan upaya peningkatan perdagangan bilateral kedua negara khususnya di sektor industri halal. Indonesia memiliki permintaan daging halal yang selalu meningkat jumlahnya tiap tahun.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Menanggapi hal itu, PHDA menyampaikan potensi Pakistan sebagai eksportir daging halal bagi Indonesia. Dubes RI menyambut baik penawaran itu dan menekankan pentingnya dilakukan pertemuan PHDA dengan badan otorisasi halal (LPPOM MUI), Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan lembaga terkait di Indonesia. Rencananya delegasi PHDA akan berkunjung ke Indonesia pada Oktober 2016 bertepatan dengan Trade Expo Indonesia.

Disamping produk daging halal, PHDA juga menyampaikan perkembangan ekspor Jeruk Kinnow (Mandarin Pakistan) ke Indonesia. PHDA sangat berharap KBRI dapat terus memfasilitasi kelancaran perdagangan Jeruk Kinnow di Indonesia, agar terwujud suatu kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan.

Dubes RI dan PHDA menyadari pentingnya mewujudkan potensi produk halal RI-Pakistan di pasar global seraya menyadari tantangan yang harus dihadapi bersama. Kerja sama antara lembaga terkait di Indonesia dengan PHDA Pakistan akan memberikan keuntungan bagi Indonesia dan Pakistan dalam mengembangkan kapasitas di sektor industri halal. (Muladi/Zunus)

Persatuan Habib Jawa Timur

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Nahdlatul, Fragmen, Makam Persatuan Habib Jawa Timur

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-60 KH Manshur Popongan

Klaten,Persatuan Habib Jawa Timur. Ribuan jamaah menghadiri peringatan haul ke-60 KH Muhammad Manshur di kompleks Pondok Pesantren Al-Manshur Popongan Tegalgondo Wonosari, Klaten, Jawa Tengah.

Salah satu panitia acara, Darmadji, Senin (22/12), menjelaskan haul diadakan bersamaan dengan putaran pertama kegiatan bersholawat 12 malam Jamaah Muji Rosul (Jamuro) Surakarta.




Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-60 KH Manshur Popongan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-60 KH Manshur Popongan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-60 KH Manshur Popongan

Acara diawali dengan pembacaan khatmil Qur’an dan tahlil yang dipimpin Mbah Kiai Djablawi dan KH Nasrun. Kemudian dilanjutkan pembacaan maulid kitab al-Barzanji, karya Sayyid Ja’far Al-Barzanji. Sebagai penutup, mauidlah hasanah oleh Habib Umar Muthahar dari Semarang.

Persatuan Habib Jawa Timur

Dalam ceramahnya, Habib Umar menerangkan tentang generasi salafi yang sebenarnya. “Salafi itu generasi yang hidup setelah tabi’it tabi’in seperti Imam Syafi’i dan lainnya,” katanya.

Menurut dia, mereka itu juga melakukan maulidan, tahlilan. “Lha, zaman sekarang ada orang yang mengaku sebagai kaum salafi, tapi tidak mau mengikuti amalan ulama salaf. Lalu, mereka itu salaf ikut siapa?” tanya Habib Umar.

Persatuan Habib Jawa Timur

Habib Umar juga mengajak kepada para jemaah untuk bersama ikut mencintai Nabi Muhammad SAW.

Turut hadir dalam acara tersebut KH A Djablawi, KH Nasrun Minallah dan sejumlah pengurus NU Klaten. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Ribuan Jemaah Hadiri Haul ke-60 KH Manshur Popongan

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur IMNU, Fragmen Persatuan Habib Jawa Timur