Showing posts with label Santri. Show all posts
Showing posts with label Santri. Show all posts

Tuesday, March 6, 2018

Kembangkan Dakwah Model Walisongo

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mengungkapkan bahwa kita harus mencontoh metode dakwah yang dikembangkan oleh walisongo yang telah berhasil mengembangkan Islam di Indonesia meskipun mereka sebelumnya telah menganut ajaran lain.

“Mereka berhasil bukan karena banyaknya referensi, tetapi karena kepribadian dan metodologi,” katanya dalam acara halal bi halal dan penandatanganan MoU pengembangan dai di daerah transmigrasi antara LDNU dan Depnakertrans di Jakarta, Selasa.

Namun sangat disayangkan jika saat ini semangat dalam berdakwah sekarang ini sudah digantikan dengan semangat melakukan propaganda dan berghibah melalui infotainment dan perilaku lainnya yang malah merusak masyarakat.




Kembangkan Dakwah Model Walisongo (Sumber Gambar : Nu Online)
Kembangkan Dakwah Model Walisongo (Sumber Gambar : Nu Online)

Kembangkan Dakwah Model Walisongo

Pesantrenkan Calon Dai

Untuk memaksimalkan pelaksanaan dakwah, mantan ketua PWNU Jatim tersebut mengusulkan untuk mendidik anak-anak dari daerah untuk belajar di pesantren guna menuntut ilmu dan setelah pandai mereka kembali ke daerahnya masing-masing.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Ini biayanya lebih murah daripada mengirimkan dai dari daerah lain. Selain itu dakwahnya akan lebih berhasil karena mereka tahu kondisi daerahnya sendiri,” tandasnya.

Daerah-daerah yang diusulkan menjadi sasaran bagi para dai untuk dikader seperti Ambon, NTT dan Papua. Saat ini PBNU telah memiliki 60 santri binaan dari Ambon yang dititipkan di beberapa pesantren seperti Tambak Beras Jombang, At Tauhid Surabaya, Darul Ulum Peterongan dan di sebuah pesantren di Bondowoso.

Dijelaskannya bahwa pendidikan di pesantren akan membuat para dai memiliki ruhul mujahadah dan ruhul jihad daripada pendidikan di sekolah. “Lulusan pesantrenlah yang mampu dan mau berjuang dalam kondisi yang sulit yang orang lain tidak mau mendatanginya,” imbuhnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang tersebut juga meminta LDNU untuk meningkatkan jaringannya di bawah agar dakwah yang dilakukan semakin berhasil.

Pahami Kondisi Lokal

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Depag Prof. Dr. Nasaruddin Umar MA mengungkapkan bahwa dai harus memahami kondisi lokal tempatnya berdakwah. Ia menceritakan pengalaman seorang dai yang baru seminggu sudah pulang karena tak kerasan ketika dikirimkan ke Papua. Ini terjadi karena sang dai tak memahami kondisi tempatnya berdakwah.

“Mereka tak bisa membayangkan harus tidur diatas kasur jerami dan mengolesi tubuhnya dengan minyak babi agar bisa terhindar dari malaria,” tandasnya.

Namun ia mendorong para dai berdakwah di daerah-daerah terpencil tersebut karena banyak pengalaman menarik yang akan didapat. “Ini seharusnya menjadi tantangan bagi anak-anak Ansor untuk berdakwah, ada penduduk yang rumahnya berada di atas pohon dan semakin tinggi kedudukan sosialnya, maka rumahnya semakin tinggi,” tandas Katib Aam PBNU tersebut menceritakan kembali salah satu pengalaman dari peserta 1000 dai sarjana ke daerah terpencil. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, March 4, 2018

Hari Ini, Peserta Muktamar Jatman Lakukan Registrasi

Pekalongan, Persatuan Habib Jawa Timur. Meski perhelatan Muktamar XII Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (Jatman) baru akan berlangsung Senin (15/1), akan tetapi peserta dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan. Mereka hadir dengan menggunakan kendaraan pribadi, kereta api maupun pesawat melalui Bandara Ahmad Yani Semarang.

Koordinator penerima tamu muktamar, H. Ahmad Tubagus Surur kapada Persatuan Habib Jawa Timur mengatakan, hingga Sabtu malam sudah ada 25 persen delegasi baik dari Jawa maupun luar Jawa tiba di Kota Batik Pekalongan.




Hari Ini, Peserta Muktamar Jatman Lakukan Registrasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Ini, Peserta Muktamar Jatman Lakukan Registrasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Ini, Peserta Muktamar Jatman Lakukan Registrasi

Dikatakan, delegasi muktamar yang telah hadir langsung ditempatkan di pemondokan pemondokan yang tersedia. Pelayanan registrasi baru dilaksanakan hari ini di Kanzus Sholawat untuk peserta luar Jawa, dan di Carrefour Mall untuk peserta asal Jawa.

"Pembagian registrasi semata-mata untuk mempermudah pelayanan peserta yang tahun ini diperkirakan sampai 10 ribu peserta dan peninjau," ujar Tabugus Surur, Ahad (14/1).

Kiai Muhammadun, salah seorang peserta asal Propinsi Banten mengaku merasa terkesan dengan kesigapan dan pelayanan panitia untuk melayani tamu yang datang melalui jalur ketera api. "Saya sangat senang dengan pelayanan panitia, di mana di stasiun Pekalongan disediakan posko muktamar dan peserta langsung diantar ke sekretariat dan pemondokan," ujarnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Agenda pra muktamar XII Jatman hari ini adalah registrasi peserta dari pagi hingga malam. Sementara di Kabupaten Pekalongan ada pawai merah putih dengan hiburan drumband Akpol Semarang. Selanjutnya malam harinya ada taaruf peserta yang sudah hadir dan istighotsah kubro bertempat di Masjid Al Jami Kauman Pekalongan.

Sementara itu, beberapa Menteri Kabinet Kerja yang sudah konfirmasi hadir untuk mengisi ceramah adalah Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menkopolhukam. Selanjutnya juga hadir Menkumham, Kapolri dan Panglima TNI.

Sekretaris Panitia Muktamar KH Mohammad Masroni berharap peserta yang hadir dapat mematuhi petunjuk dengan tidak membawa peserta yang melebihi kuota. Pasalnya, hingga H-2 sudah ada beberapa daerah yang konfirmasi akan hadir dengan rombonngan besar. (Muiz/Ibnu Nawawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Santri, AlaNu Persatuan Habib Jawa Timur

Friday, March 2, 2018

Waktu Insya Allah Berubah

Seorang sarjana luar negeri bolak-balik ngomel, dengan gusar, "NU ini belum berubah, dari saya PMII sampai anak saya mau PMII molor terus. Bagaimana mau maju?"

"Rapat di undangan jam dua WIB, tapi jam tiga baru seorang yang datang," keluh sarjana tadi.




Waktu Insya Allah Berubah (Sumber Gambar : Nu Online)
Waktu Insya Allah Berubah (Sumber Gambar : Nu Online)

Waktu Insya Allah Berubah

"Biasa aja, Gus. Santai aja. NU sudah maju kok mesti rapatnya terlat terus," timpal Hakim, seorang sekretaris yang bikin undangan dan selalu datang di awal, dengan tenang.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Kok bisa ya Sampeyan sabar menunggu rapat begini? Bertahun-tahun terlat, tapi masih sabar dan santai," tanya sarjana tadi dengan heran.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Ya bisa, Gus, karena sudah paham. Kita maklumi sajalah. Kan jam dua begini ada yang baru datang ngajar, masih di jalan, ada yan baru istirahat karena cape baru datang dari sawah," Hakim kasih penjelasan.

Dikasih penjelasan, sarjana tadi malah protes,"Lha, terus apa maknanya di undangan dikasih jam Pukul: 14.00 WIB?"

"Lho, ternyata Sampeyan belum tahu ya, itu sangat bermakna. WIB itu keterangan: Waktu Insya Allah Berubah." Mendengar seloroh sang sekretaris, sarjana tadi mencoba tersenyum. (Hamzah Sahal)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Doa, Santri Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, March 1, 2018

UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur. Setelah melakukan penerimaan dosen, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalbar bersiap-siap membuka pendaftaran mahasiswa. Sebagai langkah awal, pihak UNU Kalbar mengadakan kunjungan sosialisasi ke Kemenag Kalbar untuk diteruskan ke madrasah-madrasah aliyah.

"Kita baru saja diterima oleh Kepala Kanwil Kemenag Syahrul Yadi. Kita mengharapkan UNU Kalbar bisa tersosialisasi lewat jaringan madrasah aliyah di bawah naungan Kemenag Kalbar," kata Rektor UNU Kalbar Dr Agung Hartoyo usai pertemuan di Kantor Kemenag Kalbar, Kamis (12/3).




UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Kalbar Mulai Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

UNU Kalbar berencana membuka pendaftaran perdana mahasiswa baru pada awal April. Menjelang pembukaan itu, pihak UNU Kalbar akan melakukan sosialisasi dulu. “Sasaran utamanya Kemenag dan Dinas Pendidikan. Karena dua lembaga itu memiliki jaringan sekolah tingkat atas atau sederajat," papar dosen FKIP Untan ini.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sementara Syahrul Yadi menyambut baik kehadiran UNU. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membantu sosialisasi UNU ke seluruh madrasah di Kalbar.

"Setelah sosialisasi ke Kemenag, kita juga berencana audiensi ke Kepala Dinas Pendidikan Kalbar. Cuma, jadwalnya belum ditentukan. Setelah itu, ke lembaga lain dan ke sekolah-sekolah tingkat atas," kata Ketua ISNU Kalbar ini.

Persatuan Habib Jawa Timur

Agung didampingi Pembantu Rektor (Purek) II Dr Andi Usman, Purek III Dr Rahmat Syahputra, Dekan Fakultas Teknik Dr Muhammad Rifat, dan Kepala Biro Administrasi Umum Keuangan dan Kemahasiswaan Rosadi Jamani.

Sementara Rosadi menambahkan, sosialisasi yang terjadwal pada 20 Maret ini akan berlangsung di SMA 2 Sungai Raya.

"Dalam waktu dekat ini, kita berusaha mencari waktu yang pas untuk kesediaan Kepala Dinas Pendidikan Kalbar menerima audiensi pengurus UNU. Mudah-mudahan Pak Kadis punya waktu untuk menerima sosialisasi pengurus UNU," harap Rosadi. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pondok Pesantren, Santri Persatuan Habib Jawa Timur

Monday, February 26, 2018

200 Pendekar Pagar Nusa Siap Mengamankan

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Dua ratus pendekar Ikatan Pencak Silat (IPS) Nahdlatul Ulama atau Pagar Nusa siap mengamankan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, 14-17 September mendatang. 

Pernyataan itu disampaikan Ketua PP Pagar Nusa Aizzuddin Abdurahman di kantor Pagar Nusa, gedung PBNU, Jakarta, Selasa (11/9).




200 Pendekar Pagar Nusa Siap Mengamankan (Sumber Gambar : Nu Online)
200 Pendekar Pagar Nusa Siap Mengamankan (Sumber Gambar : Nu Online)

200 Pendekar Pagar Nusa Siap Mengamankan

“Kami akan menurunkan 200 pendekar. Mereka adalah pasukan inti yang akan mengamankan Munas dan Konbes,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Ketua Pagar Nusa yang biasa disapa Gus Aiz ini, pasukan inti berasal dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah Jawa Barat, ditambah Ansor dan Banser. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Dan bisa dipastikan ada pasukan yang suka rela datang. Jadi, jumlahnya bisa lebih 200,” tambahnya. 

Sebenarnya, sambung Gus Aiz, 200 orang, tidak cukup untuk mengamankan acara sebesar Munas dan Konbes. “Tapi, saya mengharapkan, semoga berjalan lancar,” pungkasnya.  

 

Redaktur: Hamzah Sahal

Penulis   : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Sunnah, Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, February 17, 2018

Pengajian Lintang Songo Magetan Gelar Harlah Perdana

Magetan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Jamaah pengajian rutin Lintang Songo Kabupaten Magetan memperingati harlah perdana, di halaman gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Magetan Jln. MT. Haryono No. 9 Ahad Pahing (13/4).




Pengajian Lintang Songo Magetan Gelar Harlah Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengajian Lintang Songo Magetan Gelar Harlah Perdana (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengajian Lintang Songo Magetan Gelar Harlah Perdana

Kegiatan diawali dengan majelis shalawat yang diiringi grup hadrah Ahbabul Musthofa Magetan. Didaulat untuk tausyiah Kiai Marzuki Mustamar, pengasuh Pesantren Sabilur Rosyad Gasek Karangbesuki Sukun Malang

Wakil Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Jawa Timur tersebut menjelaskan beberapa amalan Kiai Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah yang terbit dengan judul Himpunan Putusan Madlis Tardjih Muhammadijah 1969.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut dia, amalan Kiai Dahlan memiliki banyak kesamaan dengan amaliyah NU, seperti do’a Qunut, shalat memakai “usholi”, adzan 2 kali pada shalat Jum’at, serta dzikir berjamaah.

Pada kegiatan itu panitia memberikan cinderamata berupa hadiah kepada jama’ah serta disiarkan langsung di Radio Aswaja NU Magetan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pengajian Lintang Songo rutin diselenggarakan tiap tanggal 9 bulan Hijriyah. Harla perdana digelar divisi Kiswah (Kajian Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah) Aswaja NU Center Magetan. (Ahmad Rosyidi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Santri, Sejarah, Kajian Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Wednesday, February 7, 2018

Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin

Pontianak, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Pengurus harian PCNU Pontianak menggelar kajian Aswaja di Masjid Mujahidin, Pontianak, Ahad (4/9). Mereka menghadirkan KH Marzuki Mustamar dari PWNU Jatim dan Pengasuh Pesantren Asy-Sirojiah Sampang KH Itqan. Tampak hadir Kakanwil Kemenag Kalbar Syahrul Yadi.

“Diadakannya acara ini, karena beberapa hal. Antara lain takmir Mujahidin mendorong supaya para ulama NU juga aktif dalam khotbah Jumat dalam mengembangkan da’wah Islam di Kalbar,” ujar Ketua PCNU Pontianak H Ahmad Faruki.




Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin

Sementara Syahrul Yadi berpesan bahwa tugas dan fungsi NU itu sama dengan Kementerian Agama. NU adalah kepanjangan tangan dari Kanwil dalam berdakwah. Banyak aliran Islam di Indonesia. Paham Aswaja berfungsi menetralisasi semua aliran. Paham Aswaja NU sudah menjadi kultural sejak dulu, dan mulai dikenal secara struktural beberapa tahun ini di Kalbar.

“Kita hadir di pengajian ini ntuk mengejar berkah ulama. Karena pesan Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, ‘Siapa yang mengamalkan Aswaja dan mengurus NU, saya anggap santriku dan kudoakan husnul khotimah’,” kata Kiai Itqan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara KH Marzuki Mustamarmenerangkan secara umum paham Aswaja NU. Menurutnya, sekarang ini ada beberapa paham yang suka menyesatkan kelompok lain dan membid’bahkan amalan sunah orang lain. “Aswaja punya patokan dalam amaliyah, yakni mengikuti mazhab. Itulah argumentasi paham Aswaja.? Setiap tindakan ibadahnya Aswaja NU selalu ada dalilnya.” (Red Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Hadits, PonPes, Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Semangat NU Care Bantu Pesantren Tahfidh di Bogor

Bogor, Persatuan Habib Jawa Timur

Mendung yang menggantung di langit Pondok Pesantren Annur di Jalan Cibeureum Gang Menteng, Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri Kecamata Tamansari, Bogor Jawa Barat sejak sebelum shalat Jumat (24/30) berubah jadi hujan. Selama dan beberapa saat setelah pelaksanaan shalat, hujan masih turun, hingga perlahan berubah gerimis.




Semangat NU Care Bantu Pesantren Tahfidh di Bogor (Sumber Gambar : Nu Online)
Semangat NU Care Bantu Pesantren Tahfidh di Bogor (Sumber Gambar : Nu Online)

Semangat NU Care Bantu Pesantren Tahfidh di Bogor

Suasana basah dan dingin mengantar jamaah shalat Jumat terutama penduduk sekitar meninggalkan masjid di kompleks pesantren. Keadaan menjadi hangat saat beberapa santri menabuh rebana, membawakan musik hadrah. Sementara para santri lainnya mendendangkan shalawat.

Setelah sajian musik hadrah dan shalawat, Ustadz Fathurrohman, salah satu pengajar di pesantren tersebut, mengumumkan bahwa siang itu Pondok Pesantren Annur kedatangan tamu.

Persatuan Habib Jawa Timur

Kepada para tamu, Ustadz Fathurrohman menjelaskan Pondok Pesantren Annur merupakan pesantren tahfidh Al-Qur’an. Dirintis pada tahun 2007, semula pesantren itu hanya memiliki delapan santri. Berdiri di atas lahan seluas 1, 8 hektar, Pesantren Annur dibangun atas cita-cita H Amran yang ingin mewadahi para yatim dan dhuafa untuk menghafal Al-Quran.

“Perkembangan berikutnya, dilihat dari hasil yang cukup memuaskan terbukti dengan hafalan yang baik, masyarakat mulai tertarik untuk menitipkan anak mereka menghafal Al-Quran di sini,” kata Ustadz Fathurrohman.

Persatuan Habib Jawa Timur

Saat ini ada 125 santri di Pesantren Annur. Para santri yang berada pada rentang usia SMP-SMA, berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka belajar secara gratis di pesantren tersebut, baik untuk makan, tempat tinggal, maupun biaya pendidikan. Sementara alumninya banyak yang meneruskan belajar maupun mengabdikan diri di berbagai tempat termasuk luar negeri seperti Qatar dan Turki. ?

Para tamu yakni tim NU Care LAZISNU siang itu datang ke pondok pesantren Annur untuk menyerahkan bantuan berupa beras seberat 1,5 ton.

“Setelah saya bertemu dengan dan berbicara dengan para pengasuh dan ustadz di Pesantren Annur, saya dipenuhi pikiran apa yang bisa kami (NU Care) lakukan. Adalah? tanggung jawab kita untuk saling berbagi. Kalau ada sedikit yang kami salurkan sekarang, ini adalah apresiasi dan penghormatan kepada para santri di sini,” kata Samsul.

Menurutnya, suasana menyenangkan dan melegakan di pondok pesantren sebagai tempat belajar harus selalu diciptakan. Karenanya ia berharap akan ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam waktu ke depan untuk pesantren tersebut.

“Apa yang kurang di sini dan bisa kita tambahkan untuk perbaikan, akan kita diskusikan. Semuanya untuk meningkatkan semangat dan konsentrasi para santri di sini,” harapnya. (Kendi Setiawan/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Santri, Khutbah Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, February 4, 2018

Alissa Wahid Jelaskan Fenomena Fitnah di Sosmed

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Belakangan, di media sosial seperti Facebook dan Twitter kerap muncul tuduhan atau fitnah satu orang atau kalangan kepada orang atau golongan yang lain. Tak jarang tuduhan itu mengandung penyesatan menyangkut keimanan seseorang yang belum terbukti kesesatannya.

Menurut Seknas Gusdurian, Alissa Wahid, hal itu menunjukkan gejala banyak hal. Misalnya karena betapa trust (sikap saling percaya) dalam masyarakat kita terkikis habis sehingga mudah saling menuduh dan menghasud sesamanya.




Alissa Wahid Jelaskan Fenomena Fitnah di Sosmed (Sumber Gambar : Nu Online)
Alissa Wahid Jelaskan Fenomena Fitnah di Sosmed (Sumber Gambar : Nu Online)

Alissa Wahid Jelaskan Fenomena Fitnah di Sosmed

Kedua, kata dia, gejala kesombongan yangg merajalela. “Kesombongan ini muncul dalam bentuk tak cukup ilmu, merasa berilmu, lalu sembarangan mengeluarkan fatwa agama. Ini bahaya,” katanya kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kamis (17/7).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketiga, tambah putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) gejala klaim kebenaran. Menurut Alissa, kalangan tersebut seakan-akan kebenaran hanya milik mereka, sehingga semua yang berbeda boleh dinistakan.

“Semua itu jauh sekali dari semangat prinsip-prinsip ajaran Ahlussunah wal-Jamaah (Aswaja) NU yang biasa menghormati pendapat yang berbeda dilandasi prinsip-prinsip tawasuth, tasamuh tawazzun, dan ta’adul,” tegas lulusan Fakultas Psikologi UGM tahun 1999 ini. (Abdullah Alawi)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pertandingan, Sejarah, Santri PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, February 3, 2018

Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap para pelajar, mahasiswa, dan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Yaman agar mengikuti arahan Kedutaan Besar RI (KBRI) setempat dan Tim Evakuasi WNI untuk kembali ke Tanah Air.

"Berjihadlah di Tanah Air membangun peradaban, bukan di negeri orang dengan menumpahkan darah," serunya dalam siaran pers yang diterima Persatuan Habib Jawa Timur, Ahad.




Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang

Menurut Lukman, situasi keamanan di Yaman kian tak menentu, bahkan makin mencemaskan akibat konflik bersenjata yang terus memanas. Pemerintah RI bertanggungjawab atas keselamatan jiwa setiap WNI. Kewajiban negara menyelamatkan jiwa warga negara. Karenanya, WNI yang ada di Yaman diminta lebih utamakan keselamatan diri.

Persatuan Habib Jawa Timur

WNI, lanjut Menag, tidak perlu ikut-ikutan berperang dengan niat jihad membela salah satu kelompok yang bertikai. Peperangan itu lebih karena perkara politik berebut pengaruh dan kuasa. Masih banyak medan jihad di Tanah Air yang lebih substansial yang lebih dibutuhkan bagi kemaslahatan sesama.

"Berjihad bukan di negeri orang, apalagi dengan cara kekerasan menumpahkan darah. Berjihadlah di Tanah Air dengan membangun peradaban demi wujudkan kesejahteraan bagi sesama," tuturnya lagi. (Mahbib)

Persatuan Habib Jawa Timur

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Santri Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, January 28, 2018

Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. KH Musthofa Bisri atau Gus Mus menyampaikan pengarahan pertama sebagai Pejabat Rais Aam PBNU dalam Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah di kantor PBNU Jakarta, Senin (3/3). Rapat antara lain membahas agenda Munas-Konbes NU, Mei 2014 mendatang.

Dalam arahannya, Gus Mus menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial-keagamaan, bukan organisasi politik. Menurut Gus Mus, perjalanan NU semenjak Kembali ke Khitah pada 1984 menunjukkan tidak adanya perubahan paradigma berorganisasi. NU belum serta merta menjadi organisasi sosial keagamaan seperti pada awal didirikan pada 1926.




Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus Beri Pengarahan Pertama sebagai Rais Aam

“Gus Mus mencontohkan, dulu sebelum menjadi partai, para anggota membayar ianah syahriyah (iuran bulanan). Ketika menjadi partai politik, syahriyah anggota bergeser menjadi sumbangan fraksi. Setelah kembali ke khittah mestinya dari sumbangan fraksi dikembalikan menjadi ianah syahriyah lagi,” kata Wakil Sekjen PBNU, H Sulton Fathani kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah usai mengikuti rapat.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menjelang pelaksanaan Pemilu 2014, Gus Mus juga mengimbau para pengurus NU untuk memperhatikan arahan dari Almarhum KH Sahal Mahfudh pada saat Rapat Pleno Wonosobo 2012.

Rapat Harian membahas persiapan Musyarawah Nasional dan Konferensi Besar (Munas-Konbes) NU akan diselenggarakan pada bulan Mei mendatang atau setelah pelaksanaan Pemilu 2014. Menurut Sulton, ada empat materi yang telah disiapkan yakni tentang code of conduct penyiaran agama, metode pemilihan pemimpin NU dengan ahlul halli wal aqdi, rekomendasi NU soal ketatanegaraan dan rekomendasi di bidang ekonomi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah dihadiri para pengurus PBNU lengkap antara lain, Katib Aam KH Malik Madani, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Wakil Ketua Umum PBNU KH As’ad Sa’ad Ali, serta para pengurus lainnya dari jajaran syuriyah dan tanfidziyah.

Usai mengikuti Rapat Harian di lantai 5 kantor PBNU, Gus Mus bersama Ketua Umum Said Aqil dan pengurus lainnya menyempatkan menengok ruang redaksi PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan berbincang dengan kru redaksi.

Pada hari yang sama, sebelumnya diadakan tahlilan 40 hari meninggalnya KH Sahal Mahfudh yang diikuti oleh para pengurus, petugas sekretariat, dan jamaah Masjid An-Nahdlah di lantai dasar kantor PBNU. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fragmen, Santri PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 27, 2018

PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur?



Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) memperingati Hari Kartini dengan menggelar Sekolah Kader KOPRI Nasional (SKKN) angkatan ketiga di Gedung Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat, Jalan Penganten Ali No. 71 A Ciracas Jakarta Timur, Jumat (21/04).




PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga (Sumber Gambar : Nu Online)
PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga (Sumber Gambar : Nu Online)

PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga

Ketua PB KOPRI Ai Rahmayanti mengungkapkan pengalaman perempuan harus menjadi suasana bersama yang dapat menjadi kebijakan. Ini sebabnya organisasi perempuan harus ada. "Organisasi perempuan, KOPRI, harus tetap ada," tegasnya.

Keberadaan KOPRI tidak hanya cukup melahirkan elite-elite kepemimpinan perempuan. Namun, menjadi figur yang bagus. Lebih dari itu, anggota KOPRI dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak.

"KOPRI tidak hanya berorientasi menjadi pemimpin, tapi harus cari kebermanfaatan kepada banyak orang," lanjut perempuan asal Garut itu.

Kegiatan yang dijadwalkan dari tanggal 20-23 April ini diikuti 30 peserta dari berbagai provinsi.

Persatuan Habib Jawa Timur

Masih di dalam forum yang sama, salah seorang pemateri, Nihayatul Wafiroh, mengatakan gerakan perempuan masa kini perlu mengedepankan intelektual. "Langkah awal generasi maju, kunci kalian perbanyak membaca dan menulis," ujarnya. (Robiatul Adawiyah/Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Santri, Nahdlatul, Doa Persatuan Habib Jawa Timur

Wednesday, January 24, 2018

Jelang Pemilu, Ratusan Banser Klaten Gelar Apel

Klaten, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ratusan kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Klaten memenuhi Lapangan Jombor Klaten, Ahad (23/3). Mereka menggelar apel bersama menjelang pemilu yang dihelat awal bulan mendatang.




Jelang Pemilu, Ratusan Banser Klaten Gelar Apel (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Pemilu, Ratusan Banser Klaten Gelar Apel (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Pemilu, Ratusan Banser Klaten Gelar Apel

Kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Klaten Jafar Rodhi mengatakan, ratusan anggotanya akan disebar untuk ikut mengamankan jalannya Pemilu nanti.

“Kami akan menyebar mereka ke kota dan desa guna pemantauan dan pengamanan jalannya Pemilu,” terangnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam kegiatan itu, para anggota Banser Klaten mendapatkan pengarahan dari Kapolres Klaten AKBP Nazirwan Adji Wibowo yang diwakili Kapolsek Ceper AKP Sugeng Handoko.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dijelaskan Jafar, penyelenggaraan apel Banser ini, selain dalam rangka pengamanan Pemilu, juga bertujuan untuk mengonsolidasi internal dalam rangka Konferensi Cabang (Konfercab) Ansor Klaten, yang rencananya digelar usai Pemilu. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Santri, Internasional, Ahlussunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tuesday, January 23, 2018

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Observasi Gerakan Filantropi LAZISNU Bantul

Bantul, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Tiga mahasiswa Jurusan Ekonomi Perbankan Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan kunjungan ke kantor NU Care-LAZISNU Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (23/12). Ketiganya adalah Lale Yomi Safitri Rista Dwi Cahyawati dan Yunita Ratna D.C. 

Lale Yomi Safitri yang juga Ketua Tim dalam kunjungan tersebut mengatakan kunjungan dilakukan untuk observasi terhadap lembaga berbasis filantropi dan pengaruhnya terhadap perekonomian masyarakat.




Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Observasi Gerakan Filantropi LAZISNU Bantul (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Observasi Gerakan Filantropi LAZISNU Bantul (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Observasi Gerakan Filantropi LAZISNU Bantul

“Kami melihat potensi tersebut berkaitan dengan NU Care-LAZISNU Kabupaten Bantul. Hal ini bagian dari tugas kampus UMY,” kata Yomi.

Adapun observasi dilakukan di Kecamatan Sewon yang sudah memiliki klinik hasil dari UPZIS MWCNU Sewon serta UPZIS MWCNU Piyungan yang juga sudah memiliki mobil ambulans dari hasil Kotak Infak Nahdlatul Ulama (Koin NU).

Direktur NU Care-LAZISNU Kabupaten Bantul, Rustam Nawawi mengatakan dukungannya atas kunjungan observasi tersebut.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Kami mendukung penuh dan memfasilitasi kebutuhan tim observasi yang dilakukan mahasiswa dari UMY yang ingin mengenal filantropi yang digerakkan NU Care-LAZISNU Kabupaten,” kata pria yang juga ustadz itu. 

Ia menyebutkan sebagaimana sejarah mencatat gerakan  filantropi pertama kali pada tahun 1918 yang dipelopori oleh KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Masykur  dengan menggalang 40 pengusaha. 

“Mereka kemudian membentuk organisasi bernama Nahdlatut Tujjar. Sedangkan keberadaan kami (NU Care-LAZISNU Bantul) zaman now hanya wajah baru dari gerakan filantropi yang sudah dipelopori  para pendiri NU zaman dahulu tersebut,” lanjut dia. 

Disebutkan, NU Care-LAZISNU Bantul intensif melakukan sosialisasi filantropi melalui berbagia cara baik secara langsung di masyarakat dengan pengajian di majelis taklim, pengajian remaja dan dongeng maupun cerita Islami di TPA berbagai daerah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sosialisasi juga dilakukan melalui media cetak, seperti saat memaksimalkan program GOZAK (Jemput Zakat, Infak dan Sedekah).

“Dana yang terkumpul digunakan untuk program santunan anak yatim, pengobatan, sampai pemberian hewan ternak berupa kambing, serta bakti sosial. Harapannya masyarakat dapat merasakan manfaat

filantropi yang bisa membangun kemandirian ummat,” pungkas Ustadz Rustam. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, January 21, 2018

Harmonis, Banser dan Pecalang Hindu Kawal Takbir Keliling

Jembrana, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Toleransi umat beragama di Pulau Dewata terlihat saat anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Pecalang dari umat Hindu di Desa Yeh Sumbul, Mendoyo, Jembrana, Bali sama-sama mengawal takbir keliling menyambut 1 Syawal 1437 H.

“Banser dan Pecalang satu sama lain bekerja sama dalam menjaga keharmonisan antara umat Islam dan Hindu di Bali. Salah satunya dengan bersama-sama mengawal takbir keliling ini,” kata Suryadi, Ketua Banser Desa Yeh Sumbul.




Harmonis, Banser dan Pecalang Hindu Kawal Takbir Keliling (Sumber Gambar : Nu Online)
Harmonis, Banser dan Pecalang Hindu Kawal Takbir Keliling (Sumber Gambar : Nu Online)

Harmonis, Banser dan Pecalang Hindu Kawal Takbir Keliling

Tidak hanya takbir keliling, umat Islam dan Hindu di Bali selalu bersama-sama mengawal dan menyukseskan setiap acara yang dilaksanakan masing-masing pihak. Semua ini dilakukan untuk merawat dan persatuan antarumat beragama di Bali, khususnya di Desa Yeh Sumbul.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Kami (Banser) dan Pecalang serta umat Hindu Bali selalu solid dan bekerja sama dalam merawat persatuan umat beragama. Terkait dengan takbir keliling umat Hindu di sini sangat mendukung,” imbuh Suryadi. (Deni Gunawan/Mahbib)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw







Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Makam, Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, January 20, 2018

Ini Jadwal Hari Ketiga Seri Nasional Liga Santri di Bandung

Bandung, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Putaran final atau Seri Nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 yang digelar di Bandung memasuki hari ketiga. Sebanyak 32 tim yang terbagi dalam grup A-H telah melakoni 2 pertandingan sengit pada babak penyisihan grup yang dimainkan di empat lapangan, yakni lapangan Siliwangi, Brigif Pusdikif, dan Lodaya.

Direktur Region LSN Harianto Oghie mengapresiasi kepada seluruh tim karena telah menjalani 2 pertandingan yang dimainkan selama 2 hari berturut-turut dengan tertib dan kondusif. Ia juga menilai pertandingan di babak penyisihan grup sudah mulai terlihat para kandidat juara Liga Santri Nusantara 2017.




Ini Jadwal Hari Ketiga Seri Nasional Liga Santri di Bandung (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Jadwal Hari Ketiga Seri Nasional Liga Santri di Bandung (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Jadwal Hari Ketiga Seri Nasional Liga Santri di Bandung

“Stamina para santri-santri patut diacungi jempol. Bayangkan mereka kuat memainkan 2 pertandingan selama 2 hari tanpa jeda. Saya berharap para pemain dan official tim tetap menjaga stamina dan kekompakannya sampai babak final nanti,” ujar Harianto di Media Center, Selasa malam (24/10).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selanjutnya seluruh tim akan kembali beradu strategi untuk merebutkan tiket lolos ke fase 16 besar. Berikut pertandingan hari ketiga pada 25 Oktober 2017:

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Waktu 07.30-08.50:

Babussalam FC Rohul vs Al Madaniyah di Siliwangi

DDI Kaballangan vs Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) di Brigif

Minhajussalam Subulussalam vs Darul Hikmah Cirebon di Pusdikif

Al Kahfi Kebumen vs Nurul Khaeraat Lil Muhibbin di Lodaya

Waktu 09.00-10.20:

Assalam Bangkalan vs Al Ikhlas Kab. Muna di Siliwangi

Alkhairaat Bintauna FC vs Nurul Iman Bantul di Brigif

Nurul Jadid Paiton vs Al-Anshor Maluku Tengah Pusdikif

AIAI Babel vs Manbaul Hikmah United di Lodaya

Waktu 10.30-11.50:

Darul Huda Ponorogo vs Hamzan Wadi di Siliwangi

Nurul Fauzi Tasikmalaya vs Walisongo Sragen di Brigif

Mambaul Maarif Denanyar vs Al-Ijtihad Danger di Pusdikif

Asshiddiqiyah Jakarta Barat vs Al-Mujtahid Pontianak di Lodaya

Waktu 13.30-14.50:

Alhusaeni Kab. Bandung vs Al Huda Cianjur di Siliwangi

Nurul Ilmi Sijunjung vs Darul Arafah Deli Serdang di Brigif

Nurul Iman Muaro Jambi vs Arraisiyah Tangsel di Pusdiktif

Birul Walidain vs Al Huda Lampung Selatan di Lodaya

Sementara itu pada hari ketiga juga akan ada 1 pertandingan tunda antara Darul Hikmah Cirebon vs Al Kahfi Kebumen di lapangan Football Plus pada pukul 20.00-21.20. Pertandingan kedua tim yang berlangsung pada Senin (23/10) ini ditunda sebab pada menit-menit awal hujan mengguyur deras. (M. Zidni Nafi’/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri, Halaqoh, Pondok Pesantren Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw