Showing posts with label Jadwal Kajian. Show all posts
Showing posts with label Jadwal Kajian. Show all posts

Thursday, March 8, 2018

43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh

Pati, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Lembaga Perguruan Tinggi NU (LPTNU) menyeleksi sebanyak 43 peserta dari berbagai penjuru wilayah Indonesia tahap kedua beasiswa S2 dan S3 di Kajen, Margoyoso, Pati, Selasa (3/3). Para peserta harus mengikuti ujian lisan yang meliputi Bahasa Arab, baca kitab, pengetahuan Aswaja, dan baca tulis Al-Quran.

Seleksi yang berlangsung pada Senin hingga Selasa ini (2-3/3) ini, diselenggarakan LPTNU yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA), dan perpustakaan Mutamakkin. Seleksi berjalan tertib dan lancar.




43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh (Sumber Gambar : Nu Online)
43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh (Sumber Gambar : Nu Online)

43 Peserta Ikut Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Kampus di Riyadh

“Ujian tahap kedua ini merupakan yang kedua kalinya diadakan LPTNU. Penempatan ujian di Kajen di gedung LPBA dan perpustakaan Mutamakkin memberikan makna tersendiri. Karena selain tabarruk dengan para kiai di Kajen, peserta bisa bersilaturahmi dengan mereka,” kata Kholis Fuad.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti ujian tahap ketiga yang akan diselenggarakan di Jakarta pada pertengahan Maret. Peserta akan diuji langsung oleh pihak dari universitas Imam Ibnu Su’ud Riyadh, Arab Saudi dan juga Menteri Agama Lukman Hakim. (Siswanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, February 25, 2018

Soal Kuliah, Santri Tak Kalah dari Lulusan Sekolah

Padangpariaman, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Prestasi santri yang belajar di pondok pesantren tidak kalah dibanding dengan murid di sekolah lain. Santri tamatan pondok pesantren dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi ke mana saja. Bahkan, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) saat ini memberikan apresiasi kepada santri yang hafal Al-Qur’an, melalui program rekrutmen mahasiswa baru tanpa tes. Itu artinya santri mendapat apresiasi atas prestasinya.




Soal Kuliah, Santri Tak Kalah dari Lulusan Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
Soal Kuliah, Santri Tak Kalah dari Lulusan Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)

Soal Kuliah, Santri Tak Kalah dari Lulusan Sekolah

Mantan Menteri Agama RI Prof Said Agil Husin Al Munawar mengungkapkan hal itu di hadapan ratusan santri, majelis guru dan ulama di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Sabtu (1/10) malam.

Said hadir sebagai pembicara utama dalam halaqah nasional bertemakan, “Mengkaji tentang Hisab dan Rukyat”, yang dihadiri Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur dan Ketua Yayasan Pembangunan Islam El Imraniyah (PYII) Ringan-Ringan Idarussalam Tuanku Sutan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Said, santri tak boleh lupa dengan gurunya, serta wajib menghormati gurunya agar ilmu yang diperoleh berkah. “Setiap akan tidur wirid membaca al-Fatihah kepada guru yang sudah memberikan ilmunya. Termasuk kepada orang tua tentunya. Dengan membaca dan mengirimkan Al Fatihah kepada guru, berarti santri sudah menjalin hubungan rohani dengan gurunya. Sekalipun sang guru sudah wafat,” kata Said yang mengaku memiliki koleksi kitab (buku) satu rumah ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dikatakan, keikhlasan menjadi ciri dari guru yang mengajar di pondok pesantren, sanad kitabnya pun jelas, sehingga ilmunya berkah. Ia juga mengingatkan santri agar tidak mudah puas dalam belajar. Justru, katanya, semakin banyak ilmu yang kita ketahui, semakin terasa kita ini banyak yang tidak diketahui.

“Ilmu agama Islam itu amat luas. Ada ilmu Al-Qur’an, tafsir, hadist, kalam, dan lain-lainnya yang satu sama lain saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Semua ilmu itu menjadi satu rangkaian yang patut menjadi perhatian setiap santri yang mendalami agama Islam,” tutur Said.

“Untuk mendalami pemikiran ulama terdahulu dari kitab yang berjilid-jilid, pondok pesantren harus memiliki perpustakaan yang memadai, sehingga santri dapat merujuk hadist-hadist dan pemikiran ulama kepada kitab yang ada di perpustakaan. Ketika menjabat Menteri Agama RI, beberapa pesantren di Indonesia saya bantu perpustakaannya hingga Rp300 juta. Pesantren Nurul Yaqin juga harus memiliki perpustakaan,” kata Said Aqil Husein yang juga mantan pengurus PBNU ini.

Ketua Yayasan PYII Ringan-Ringan? Idarussalam Tuanku Sutan mengatakan, keluarga besar Pesantren Nurul Yaqin memang merasakan hausnya akan ilmu. Untuk itu, berbagai tokoh nasional terus didatangkan ke sini agar santri dan majelis guru mendapatkan ilmu? agama dan perkembangan terkini. Sebelumnya sudah datang mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Ketua Umum PBNU Prof. KH Said Aqil Siraj. (Armaidi Tanjung/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pertandingan, Jadwal Kajian, Tokoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 16, 2018

Gandeng Asyifa Husada, Kopri Pamekasan Gelar Sunatan Massal

Pamekasan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Pengurus Cabang Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) Kabupaten Pamekasan menggelar sunatan massal, Senin (30/1). Mereka bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Asyifa Husada.

Ketua Kopri Pamekasan Nidiyatus Solehah menegaskan, kegiatan ini dimaksudkan ingin berbagi pada kepentingan masyarakat khususnya bagi anak-anak yatim piatu dan yang kurang mampu. Karenanya, aksi sunatan massal berlangsung gratis.




Gandeng Asyifa Husada, Kopri Pamekasan Gelar Sunatan Massal (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Asyifa Husada, Kopri Pamekasan Gelar Sunatan Massal (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Asyifa Husada, Kopri Pamekasan Gelar Sunatan Massal

"Ini sebagai perwujudan dari komitmen kami untuk bertindak nyata melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Dea, panggilan akrab Nidiyatus Solehah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dokter yang dihadirkan dalam sunatan massal adalah mereka yang telah berpengalaman di bidangnya. Untuk teknologi sunat mereka menggunakan teknik terbaru.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Yakni, teknik yang dapat meminimalisasi rasa sakit yang dirasakan oleh peserta sunat. Bahkan mungkin peserta tidak akan merasakan rasa sakit sedikitpun. Teknik tersebut juga mempercepat tingkat kesembuhan luka bekas sunat," tukasnya. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sholawat, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, February 10, 2018

Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya

Tasikmalaya, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tasikmalaya menggelar peringatan Hari Ibu, 20-23 Desember 2016, di di Gedung Dakwah Indonesia Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Acara yang dihadiri perwakilan Bakesbangpol dan Dinas Pendidikan setempat ini diawali dengan beberapa penampilan kreasi seni dari IPPNU. Paduan suara dikumandangkan para anggota Pimpinan Komisariat IPPNU Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) pada acara pembukaan.




Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Aneka Lomba Sambut Hari Ibu Pelajar NU Tasikmalaya

Menurut Siti Saidah, ketua pelaksana kegiatan, acara berlangsung selama empat hari dan diisi dengan berbagai lomba, antara lain Pembacaan Teks Pancasila dan Lomba Mewarnai Tingkat TK, RA, serta Lomba Karaoke Lagu Ibu untuk SMA/Sederajat. Total peserta lomba saat ini sudah mencapai 114 orang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Acara ini bukan serta merta untuk memperingati Hari Ibu saja, akan tetapi untuk menciptakan sebuah rasa yang tertanam kepada seluruh pelajar untuk selalu mencintai ibu kita di mana pun kita berada,” ujar Siti.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

H. Tedy perwakilan dari Dinas Pendidikan mengapresiasi kegiatan tersebut, apalagi dalam lomba peringatan Hari Ibu ini ada lomba Pembacaan Teks Pancasila tingkat TK/RA/Sederajat.

“Kepada IPPNU untuk mengikutsertakan lomba ini kepada pelajar SD dan SMP, sehingga Lomba ini lengkap dari tingkatan TK sampai SMA,” ucap Tedy.

Ia berharap, IPPNU terdepan dalam kepeduliannya terhadap para pelajar yang ada di Indonesia, dan menjadi kekuatan yang besar untuk mewujudkan Kota Tasik sebagai Kota Pendidikan.

Selain itu, hadir juga Wakil Ketua PC NU Kota Tasikmalaya, Ketua Fatayat NU, Ketua IPNU Kota Tasikmalaya dan para pengurus PAC, PR dan PK IPPNU serta mantan-mantan ketua PC IPPNU Kota Tasikmalaya. (Agum Gumilar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Jadwal Kajian, Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 9, 2018

IPNU Bandung Barat Resmi Dilantik

Bandung Barat, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengurus PP IPNU melantik pengurus IPNU Bandung Barat di pesantren Miftahul Hasanah Al-Mursi asuhan KH Ade Komarudin, kecamatan Cililin, Sabtu (25/10) pagi. Tampak hadir dalam pelantikan ini Rais Syuriyah KH AA Maulana, Ketua Fatayat Bandung Barat Teh Iis, pengurus IPNU Jabar Irfan Mujahid, IPPNU, GP Ansor, organisasi siswa intera sekolah (OSIS) dan pengurus pesantren, organisasi kepemudaan sekabupaten Bandung Barat.




IPNU Bandung Barat Resmi Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Bandung Barat Resmi Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Bandung Barat Resmi Dilantik

Ketua IPNU Bandung Barat Restu Faturahman mengatakan, program unggulannya ialah kaderisasi dan menciptakan soliditas kader terhadap organisasi.

“Kami menargetkan program unggulan untuk bisa membentuk pimpinan anak cabang IPNU sekabupaten Bandung Barat,” ujar Restu.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

KH Maulana menyatakan dukungannya atas pelantikan IPNU Bandung Barat setelah konferensi Juni lalu. “Saya harap IPNU bergerak lebih progresif dalam kaderisasi karena 25 tahun ke depan yang memegang NU ialah IPNU, IPPNU, GP Ansor dan Fatayat.” (Aris PA/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

LPOI: Sampai Kapan Pun Sekolah Lima Hari Ditolak

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur?



Sebanyak 14 organisasi massa (ormas) Islam menolak kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sekolah Lima Hari. Penolakan ormas-ormas yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Islam (LPOI) tersebut disampaikan pada konferensi pers di gedung PBNU, Jakarta, Jumat (7/7).?




LPOI: Sampai Kapan Pun Sekolah Lima Hari Ditolak (Sumber Gambar : Nu Online)
LPOI: Sampai Kapan Pun Sekolah Lima Hari Ditolak (Sumber Gambar : Nu Online)

LPOI: Sampai Kapan Pun Sekolah Lima Hari Ditolak

Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siroj mengatakan, ormas-ormas Islam mengapresiasi langkah pemerintah yang membatalkan Permendikbud yang akan menggantinya dengan Perpres.

“Namun kami menunggu bukti nya Permen itu telah dibatalkan karena nyatanya Mendikbud masih bersikeras menjalankan Permen yang dibatalkan itu,” katanya.?

Madrasah yang ada di desa-desa ada sekitar 76 ribu lebih telah menjadi bagian dari masyarakat Islam.?

Persatuan Habib Jawa Timur

“Sampai kapan pun, tidak dialog, tidak diskusi, tidak ada tawar-menawar, kami, NU, LPOI juga meminta (kebijakan) itu dibatalkan.”

Sekjen LPOI H. Luthfi At-Tamimi mengatakan, kebijakan tersbut mengancam keberadaan pendidikan di madrasah dan pesantren.?

“Mereka tidak membubarkan pesantren, tapi mereka membuat acara sampai jam lima supaya pesantren tidak laku,” katanya. (Abdullah Alawi) ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Jadwal Kajian, IMNU, Nusantara Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, February 8, 2018

Konferwil PWNU Jawa Barat Dilaksanakan Bulan Ini

Sumedang, Persatuan Habib Jawa Timur?

Konferensi Wilayah (Konferwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Barat dipastikan akan diselenggarakan pada tanggal 10-11 Oktober 2016 di di Pondok Pesantren Fauzan Sukaresmi, Garut. Surat undangan dan jadwal acara telah PCNU Kabupaten Sumedang.




Konferwil PWNU Jawa Barat Dilaksanakan Bulan Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Konferwil PWNU Jawa Barat Dilaksanakan Bulan Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Konferwil PWNU Jawa Barat Dilaksanakan Bulan Ini

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang Kabupaten Sumedang Jujun Juhanda mengapresiasi pelaksanaan Konferwil ke-17 tersebut.

"PCNU Sumedang sangat mengapresiasi dan akan mendukung penuh kegiatan Konferwil PWNU Jawa Barat ini. Ini Konferwil yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga NU Jawa Barat," katanya Sabtu, (8/10).

Jujun menambahkan, PCNU Sumedang siap mengirimkan peserta dan penggembira dalam Konferwil tersebut. Banser Sumedang akan dikirimkan satu hari menjelang hari H untuk membantu pengamanan dalam berjalannya Konferwil.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Semoga Konferwil bertema "Meneguhkan khidmat jamiyyah untuk umat dan bangsa" ini berjalan lancar dan penuh khidmat serta dapat terpilih ketua dan rais PWNU Jawa Barat yang kompeten dan kapabel,” tutup Jujun.

Berdasarkan surat undangan, Konferwil akan dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj. (Ayi Abdul Kohar/Abdullah Alawi)?

Persatuan Habib Jawa Timur

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Kajian Sunnah, Jadwal Kajian, Daerah Persatuan Habib Jawa Timur

Wednesday, February 7, 2018

Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz

Rembang, Persatuan Habib Jawa Timur. Pejabat Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ahmad Mustofa Bisri, Jumat (15/8) pagi, mengawali kembali pengajian rutin di aula pesantren Raudhotut Tholibin, Leteh, Rembang. Pengajian yang digelar setiap hari Selasa dan Jumat itu mulai ramai diikuti ribuan warga Nahdlatul Ulama sekabupaten Rembang.

Menurut Wakil Ketua PCNU Rembang H Bisri Adib Hattani, pengajian itu kembali dibuka dan digelar setelah libur puasa. Sementara pada bulan Ramadhan lalu, pengajian tafsir Al-Ibriz untu sementara digantikan dengan ngaji pasan (pengajian setiap bulan Ramadhan).




Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz

"Pengajian ini memang kembali digelar dan dibuka secara langsung KH Ahmad Mustofa Bisri semenjak libur bulan puasa 1435 H, di mana aula dialihfungsikan sebagai kegiatan bulan Ramadhan dengan kajian kitab Riyadhus Sholihin,” kata pria yang lazim disapa Gus Adib.

Persatuan Habib Jawa Timur

Pengajian ini, kata Gus Adib, disiarkan langsung oleh Mataair Radio dengan frekuensi 105,1 MH.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sementara Samiran menjelaskan, dirinya sering mengikuti pengajian itu sejak tahun 2000. Hingga sekarang, ia secara istiqomah mengikuti pengajian meski banyak kesibukannya di luar itu. Menurutnya pengajian yang membacakan kitab karya simbah KH Bisri Mustofa itu selalu ramai diikuti para jamaah meski telah lama dikaji sejak pada zamannya.

"Kitab ini selalu ramai jamaah mas, sejak jaman penulisnya. Masyarakat tak pernah bosan mengikuti pengajian rutinan ini. Karena kita sudah menjadwalkannya setiap Selasa dan Jumat,” tandas Samiran, salah satu jamaah pengajian tafsir Al-Ibriz. (Ahmad Asmui/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Amalan, Jadwal Kajian, Quote Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, February 6, 2018

Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program "Puasa Sang Dhuafa"

Bandar Lampung, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Provinsi Lampung adakan program unggulan di bulan Ramadhan 1438 H. Program bertajuk "Puasa Sang Dhuafa" ini bekerja sama dengan media online duajurai.co dan akun media sosial berpengaruh @lampuung (Lampung Geh!).

Menurut Didi Wahyudi, direktur manajemen NU Care-LAZISNU Lampung, tahun ini pihaknya gencar sosialisasi program, terlebih di bulan ini memasuki usia 1 tahun LAZISNU Provinsi Lampung. “ Menjadi momentum spesial untuk mengangkat nama NU yang berkiprah di dunia perzakatan Provinsi Lampung,” ujar Didi, Selasa (6/6).?




Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program Puasa Sang Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program Puasa Sang Dhuafa (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program "Puasa Sang Dhuafa"

"Puasa Sang Dhuafa" ini mirip program “orang pinggiran” yang tayang di salah satu tv nasional. Hanya saja formatnya berupa tulisan reportase yang dimuat di laman www.duajurai.co dan akun instagram @lampuung (Lampung Geh). Setiap mustahik (penerima zakat) yang menjadi narasumber mendapatkan santunan.

Prioritas mustahik dari prgram ini adalah para lansia yang masih jualan demi menyambung hidup tanpa mengemis, di samping ia tetap menjaga puasanya selama Ramadhan. (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian, IMNU, Nusantara PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kiai Dikeroyok Lima Orang, Hingga Kini Pelaku Masih Buron

Cianjur,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Para pelaku penganiayaan terhadap kiai di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sampai saat ini masih bisa menghirup udara bebas. Polisi masih belum mampu meringkusnya. Salah seorang yang diduga pelaku pun, kini dibebaskan dengan alasan tidak cukup bukti.




Kiai Dikeroyok Lima Orang, Hingga Kini Pelaku Masih Buron (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Dikeroyok Lima Orang, Hingga Kini Pelaku Masih Buron (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Dikeroyok Lima Orang, Hingga Kini Pelaku Masih Buron

Sebagaimana diketahui, seorang kiai di Cianjur atas nama Hasyim Asari bin KH Opan Sopyan, pengasuh Pondok Pesantren Al-Muin, Cibangban, Warungkondang dikeroyok empat orang pada Senin (28/6) atau tiga hari puasa Ramadhan. Ia adalah kiai yang hafiz Al-Qur’an 30 juz kelahiran 1987.

Menurut kuasa hukum korban, Elis Rahayu, berdasarkan laporan korban, pelaku berjumlah lima orang. Mereka melakukan pengeroyokan dengan cara memukuli secara bersama-sama menggunakan kepalan tangan ke bagian muka dan kepala korban. Seorang pelaku memukul menggunakan sebuah batu ke kepala bagian belakang korban.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek di bagian alis sebelah kanan, luka sobek di kepala bagian belakang, luka sobek di bagian bibir dan luka memar di pipi sebelah kanan. ?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Hingga hari ini korban masih dalam perawatan. Ia masih sakit fisik, psikis dan mental akibat kejadian itu,” katanya kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PCNU Kabupaten Cianjur, Senin (12/6). ?

Elis menceritakan kronologi pengeroyokan itu. Mulanya Hasyim menegur seorang anak yang membakar mercon di yang dilemparkan ke rumah Hasyim.

“Anak itu tidak dipukul. Hanya memberi tahu dan menanyakan kenapa anak itu melakukan itu,” cerita aktivis Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur itu.?

Lalu, anak itu menangis sambil berlari. Kemudian anak itu melaporkan bahwa ia dicekik korban kepada orang tuanya. Mendengar laporang itu, orang tua tidak menerima. Ia mendatangi korban hingga terjadi perkelahian.

Si orang tua kemudian mundur dari perkelahian itu. Namun, tidak sampai di situ. Ia menghubungi saudara-saudaranya untuk kembali mendatangi korban. Terjadilah pengeroyokan lima lawan satu.? ?

Dari kejadian tersebut, menurut Elis, kasus itu bisa dijerat dengan pengeroyokan berencana di muka umum.

Dan yang palinng memilukuan, lanjut jebolan Jurusan Ahwalus Syakhsiyah Fakultas Syariah dan Hukum Univeristas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung 2002, setelah korban dikeroyok, dipaksa pelaku untuk meminta maaf.

“Saat ini kasus tersebut telah dialihkan dari Polsek Warungkondang ke Polres Cianjur,” pungkas perempuan yang pernah menjadi aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu. (Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Thursday, February 1, 2018

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Way Kanan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Prof Alexis C Del Rosario dari Filipina didampingi Dirjen Ketahanan Pangan Sri Suhartini dan pemerhati UKM Dr Amarhansah meninjau kegiatan usaha pengelolaan hasil singkong menjadi tiwul di Waykanan. Kunjungan ini digelar dalam rangka melihat produk hasil dari singkong selain dari tepung.

Pengelolaan singkong menjadi beras tiwul merupakan usaha yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdatul Ulama Kabupaten Waykanan.




Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Dalam kunjungan ini Ketua LPPNU Yoni Aliestiadi memberikan keterangan kepada tamunya tentang mekanisme pembuatan olahan dari singkong berupa tiwul yang merupakan makanan yang rendah karbohidrat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu juga ia mempraktikkan bagaimana cara pembuatan tiwul di depan rombongan dari Filipina dan Departemen Pertanian Dirjen Ketahanan pangan.

Prof Alexis mengatakan bahwa ia merasa senang dapat melihat secara langsung pembuatan makanan alternatif dari singkong yaitu tiwul.

Ditambahkannya bahwa kunjungannya ke Waykanan memang mencari olahan apa saja yang dapat dihasilkan dari tanaman singkong. "Di Filipina singkong hanya dijadikan bahan untuk makanan ternak," ujar Prof. Alexis C. Del Rosario.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Kami akan mengembangkan olahan yang dihasilkan dari singkong selain makanan ternak," tambahnya.

Sri Suhartini menambahkan bahwa tahun ini pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian memberikan bantuan untuk tanaman singkong kepada kelompok petani singkong.

ia mengharapkan Pemda Waykanan dapat berkoordinasi dengan lembaga yang peduli dan memperhatikan para petani singkong untuk bersama-sama memberikan masukan dan pengawasan untuk batuan ini agar sesuai sasaran.

Pengelola pabrik tiwul, Yoni Aliestiadi merasa bangga dengan kunjungan dari Kementrian Pertanian dan perwakilan dari comprehensive assessment of the permormance of the cassava supply chain and value chain and identification of interventions for competitiveness dari Filipina.

Yoni meminta Pemkab Waykanan agar lebih peduli kepada pengusaha UKM yang ada di Waykanan, untuk mengembangkan usaha kecil menengah sehingga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. (Heri Amanudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pertandingan, Nahdlatul, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tuesday, January 30, 2018

Yang Bangun Masjid Warga NU, Kok yang Menguasai Pihak Lain?

Demak, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah H Muhlisin Bisyri mengimbau Nahdliyin agar selalu meramaikan masjid dan sering menggelar berbagai kegiatan keagamaan di masjid. Jangan sampai masjid sepi dari umat.




Yang Bangun Masjid Warga NU, Kok yang Menguasai Pihak Lain? (Sumber Gambar : Nu Online)
Yang Bangun Masjid Warga NU, Kok yang Menguasai Pihak Lain? (Sumber Gambar : Nu Online)

Yang Bangun Masjid Warga NU, Kok yang Menguasai Pihak Lain?

Hal itu ia tegaskan saat hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nahdlatul Ulama, di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Ahad (18/9).

"Masjid hari ini problemnya yang membikin orang NU, tapi kadang orang NU sendiri jadi pangling (lupa) dengan masjidnya. Sebab setelah masjid didirikan, kemudian diisi dan dikuasai orang lain yang beda paham. Ini sangat banyak," katanya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Wali Sembilan Semarang itu mencontohkan, di daerah Pucanggading Mranggen Demak, misalnya, terdapat kasus pihak notaris tidak bersedia menyerahkan sertifikat tanah masjid karena ada persoalan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Karena kalau diserahkan ke satu pihak, pihak lain tidak terima, ini jadi rebutan. Padahal yang jelas-jelas kerja keras membangun adalah warga Nahdliyin," tegasnya.

Maka, berhubung saat ini proses pembangunan masjid NU ini masih dalam awal pembangunan, maka seluruh pengurus NU beserta badan otonomnya, serta warga setempat, harus bahu-membahu gotong-royong agar niatan mendirikan tempat ibadah ini segera tuntas.

"Setelah jadi, saya harap nanti dirawat bersama-sama. Biasanya NU yang membangun, tapi yang menempati pihak lain. Ini tidak boleh terjadi, meskipun masjid NU dengan masjid lainnya tidak ada bedanya, sama-sama untuk ibadah," ungkapnya.

Muhlisin juga menegaskan, ke depan masjid ini harus benar-benar mensyiarkan ubudiyah nahdliyin. Tidak ada toleransi pada pihak lain yang akan masuk dan mendominasi tata cara beribadah dan lainnya.

"Shalat tarawih harus tetap 20 rakaat, harus ada tongkat untuk khotbah, adzan Jumat harus dua kali, ada doa qunut ketika jamaah salat Subuh. Ini mutlak dan tidak bisa ditawar dan harga mati. Tidak ada kata toleransi," jelasnya.

Dalam acara peletakan batu pertama ini, juga dihadiri Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Saadah (Ida), dan Syuriyah PCNU Demak KH Ahmad Zaeni Mawardi yang juga Mustasyar NU Ranting Desa Kebonbatur.

Adapun masjid NU ini akan berdiri di atas tanah wakaf seluas 410 meter persegi dari total lahan seluas 625 meter persegi. Selain didirikan masjid, di komplek ini juga akan dibangun secretariat kantor NU Ranting Kebonbatur beserta seluruh badan otonomnya. Juga akan didirikan poliklinik NU.

Letak kompleks ini cukup strategis, karena berada di perbatasan antara perkampungan dengan komplek Perumnas. Sehingga ke depan, komplek ini akan menjadi saksi proses akulturasi budaya antara warga setempat dengan warga pendatang dari berbagai daerah di Indonesia yang bermukim di sekitarnya.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid dan gedung NU tersebut, Munaji Effendi menambahkan, estimasi anggaran pembangunan masjid dan gedung NU ini mencapai Rp 1.863.620.409. Saat ini dana yang terkumpul dari infaq masyarakat mencapai sekitar Rp 10 juta.

"Kebanyakan warga ada yang menyumbangkan material berupa pasir, batu-bata, besi, semen, batu, dan sebagainya. Jadi, pembangunan ini kita lakukan dengan gotong-royong," ungkapnya.

Pihaknya menargetkan, pembangunannya akan selesai dalam waktu dua tahun terhitung mulai 2016. "Tapi kalau pendanaannya tersendat, ya tidak tahu selesainya kapan. Maka kami juga berharap pada para dermawan yang diberi rizki berlebih oleh Allah, untuk bisa andil dalam pembangunan masjid ini," tuturnya. (Huda/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kajian Islam, Jadwal Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Monday, January 29, 2018

Karya Kiai Ihsan Jampes Sudah Dicetak Ulang

Kediri, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kitab “Manahijul Imadad” karya ulama besar Indonesia Kiai Ihsan Jampes, Kediri, telah dicetak ulang oleh pihak keluarga. Kitab setebal 1050 halaman yang terdiri dari dua jilid itu diterbitkan pertama kali pada Juni 2005 lalu.

Naskah “Manahijul Imadad” sebenarnya sudah siap terbit saat Kiai Ihsan meninggal tahun 1952 dalam usia 52 tahun. Namun naskah itu berada di Perpustakaan Kairo dan pihak perpustakaan tidak berkenan menyerahkannya untuk diterbitkan.

“Naskah yang diterbitkan itu adalah salinan naskah dari salah seorang murid Syeikh Ihsan yang tinggal di Semarang. Setelah diterbitkan, naskah aslinya baru diberikan oleh pihak Perpustakaan Kairo,” kata salah seorang cucu Kiai Ihsan yang mengkoordinir penerbitan, KH. Bushro Abdul Mughni, kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rabu (27/9) malam.




Karya Kiai Ihsan Jampes Sudah Dicetak Ulang (Sumber Gambar : Nu Online)
Karya Kiai Ihsan Jampes Sudah Dicetak Ulang (Sumber Gambar : Nu Online)

Karya Kiai Ihsan Jampes Sudah Dicetak Ulang

Menurut Gus Bus, panggilan akrab KH. Bushro Abdul Mughni, naskah Kiai Ihsan sedianya diterbitkan oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat menjabat sebagai Ketua Umum PBNU dan Presiden RI. Namun karena ada kendala teknis kitab baru diterbitkan tahun lalu oleh fihak keluarga sendiri.

Kitab “Manahijul Imadad” diterbitkan pertama kali hanya sebanyak 1000 eksemplar oleh penerbit lokal Al-Hasan Kediri dengan dana keluarga, dan dicetak ulang pada bulan Agustus lalu dengan beberapa revisi. “Ada beberapa kesalahan tulis, misalnya kurang huruf atau kurang titik,” kata Gus Bus.

Sebagian kitab dibawa ke Cirebon, tempat tinggal putri Kiai Ihsan, Nyai Chafshoh, dan disebar ke berbagai pesantren di sana. Sebagian lagi diboyong ke beberapa pesantren di Kediri sendiri seperti Lirboyo dan Ploso.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sepi Peminat

Sementara itu Pesantren Jampes sendiri semakin sepi peminat. Berbeda dengan pesantren Lirboyo dan Ploso Kediri atau beberapa pesantren di Jombang yang mempunyai ribuan santri, tahun ini hanya ada 160 santri di Pesantren Jampes. “Padahal tahun lalu ada sekitar 200 santri,” kata Abdul Mu’in, seorang santri senior kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dikatakan, sejak awal Kiai Ihsan Jampes tidak terlalu aktif bergelut dalam organisasi keagamaan apapun, apalagi terjun di dunia politik praktis. Meski digandrungi oleh kalangan pesantren Kiai Ihsan tidak pernah aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sekalipun. Kiai yang kitabnya menjadi rujukan wajib di beberapa universitas di Mesir dan Eropa ini hanya mengabdikan dirinya di bidang keilmuan. (nam/bin)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Meme Islam, Jadwal Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 27, 2018

Perpustakaan Muttamakin Gelar Pameran Buku

Pati, Persatuan Habib Jawa Timur. Para pengurus perpustakaan Mutamakkin di desa Kajen kecamatan Margoyoso kabupaten Pati menyambut haul Syekh Ahmad Mutamakkin dan tahun baru hijriyah. Mereka menggelar festival buku murah di gedung Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA) desa Kajen, Ahad (18/10).

Kegiatan yang sudah berjalan sejak Rabu 14 Oktober ini berjalan baik dengan rangkain bedah buku, pemutaran film dokumenter serta memberikan wahana belajar dan  membaca bagi para pelajar baik SD, SMP, SMA, Santri, Mahasiswa maupun masyarakat luas.




Perpustakaan Muttamakin Gelar Pameran Buku (Sumber Gambar : Nu Online)
Perpustakaan Muttamakin Gelar Pameran Buku (Sumber Gambar : Nu Online)

Perpustakaan Muttamakin Gelar Pameran Buku

Pameran buku murah yang berlangsung di Desa Kajen ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena pada perlehatan tahun ini setidaknya ada 32.000 item buku yang dipamerkan.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Setiap item rata-rata ada sekitar 5 ekslempar buku. Jadi secara keseluruhan ada sekitar 32.000 ekslempar buku yang dipamerkan,” kata ketua panitia pameran Farid Abbad.

Semua buku yang dipamerkan pun bervariasi mulai dari buku-buku mewarnai dan buku gambar, buku fiksi, buku non fiksi, kamus bahasa Arab, Inggris, buku ilmu pengetahuan, buku pelajaran, buku motivasi, dan jenis buku lainnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Harganya pun terjangkau mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp 100 ribuan. Kami pun memberikan diskon bagi para pengunjung yang membeli buku, mulai dari 10% sampai 50% sesuai harga asli yang diberikan oleh Perpustakaan Muttamakin,” tambahnya.

Ia menegaskan, selama menggelar pameran buku murah pihaknya juga melakukan kegiatan gerakan ayo membaca dengan harapan menambah wawasan pengetahuan serta memberikan manfaat  yang positif bagi pengujung baik lokal maupun luar daerah.

Pameran ini rencananya akan berlangsung sampai 3 November 2015 mendatang.

Perpustakaan yang terbentuk belum genap satu tahun ini sudah bisa memberikan manfaat oleh khalayak umum akan program kegiatan dan aksi yang digencarkan oleh segenap pengurus Perpustakaan Muttamakin.

Ke depan Perpustakaan Muttamakin diharapkan semakin lebih berkembang dan selalu hadir dalam menyelenggarakan even kegiatan dan memberikan manfaat bagi masyarakatan pada umumnya. (Siswanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Jadwal Kajian Persatuan Habib Jawa Timur

Friday, January 26, 2018

Kiai Subekhan: Pembiaran Maksiat Datangkan Musibah

Brebes, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengasuh Pondok Pesanteren Assalafiyah Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, KH Subekhan Makmun, menegaskan, bila ada pembiaran terhadap kemaksiatan maka akan ditimpakan bencana.

Hal itu terjadi, kata dia, ketika para pemimpin daerah atau pemimpin umat sudah acuh tak acuh terhadap kemaksiatan yang terjadi di daerah tersebut.




Kiai Subekhan: Pembiaran Maksiat Datangkan Musibah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Subekhan: Pembiaran Maksiat Datangkan Musibah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Subekhan: Pembiaran Maksiat Datangkan Musibah

Kiai Subekhan menyampaikan hal tersebut saat mengisi mauidlotul khasanah dalam Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Bupati Brebes, Kamis (30/1) malam.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurutnya, azab akan ditimpakan kepada pelaku kemaksiatan secara pribadi-pribadi. Allah tidak akan menimpakan azab kepada orang yang tidak berdosa. Tetapi ketika kemaksiatan sudah menjamur, membudaya dan tidak ada tindakan preventif maupun kuratif dari pemerintah setempat maka azab akan ditimpakan pula kepada orang-orang yang tidak berdosa.

“Apalagi kalau pemerintah setempat menyetujui atau memberi ijin beroperasinya tempat-tempat yang mengundang maksiat, maka azab akan ditimpakan kepada orang yang tidak berdosa juga,” ucapnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Diibaratkan, lanjutnya, ketika ada seekor semut menggigit orang maka ketika orang tersebut mengetahui semut bersembunyi ke sarangnya, maka sarang tersebut dibakarnya. “Akibatnya, semut-semut lain yang tidak nakal, ikut terbakar,” katanya.

Untuk itu, kata kiai, Pemerintah Kabupaten harus terus memfasilitasi berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan Iman dan Takwa kepada Allah SWT. “Biarlah Brebes penuh dengan jalan yang berlobang, tetapi jangan sampai ada “lubang-lubang” yang berjalan. Jangan sampai ada lokalisasi di Brebes,” tandas kiai.

Kiai mengajak kepada seluruh pengunjung untuk bersyukur karena Kabupaten Brebes terhindar dari marabahaya. Wujud dari rasa syukur, setiap saat harus menghindarkan diri dari perbuatan maksiat dan dzolim. “Agar nikmat tidak lepas, maka harus diikat dengan syukur,” terangnya.

Peringatan Nabi Muhammad SAW yang mengambil tema memetik hikmah, merajut ukhuwah dan menuju masa depan cerah di hadiri ribuan pengunjung. Selain mauidlotul khasanah juga digelar, semaan Quran oleh 30 orang Hafidz dan Istighosah yang dipimpin pengasuh Pesanteren Darussalam Jatibarang Kidul, Kec Jatibarang Brebes KH Syeh Sholeh Basalamah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengajak kepada seluruh warga Brebes untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Termasuk meneladani pemimpin umat Nabi Muhammad SAW. Dia menjelaskan, kalau Kabupaten Brebes dalam tahun 2014 menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Jateng dan Musyawarah Jamiatul Ahlit Thoriqoh Muktabaroh An Nahdliyah (JATMAN) tingkat Jateng.

Kegiatan keagamaan, kata Bupati, menjadi agenda yang tidak terputus bagi Pemkab Brebes. “Semoga dengan ikhtiar peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT, akan membawa Brebes menjadi daerah yang baldatul toyibatun warobun ghofur, rakyat sejahtera dalam lindungan Allah SWT,” pungkas Bupati. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Doa, Hikmah, Jadwal Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Thursday, January 25, 2018

Komentar Hari Santri dari Kota Solo

Solo, Persatuan Habib Jawa Timur. Hari Santri Nasional (HSN) diperingati pada, Sabtu (22/10), di berbagai wilayah se-Indonesia, termasuk di Kota Solo, Jawa Tengah. Di Kota Bengawan, peringatan HSN bahkan sudah dihelat sejak sepekan sebelumnya, dengan menggelar acara kirab dan lain sebagainya.




Komentar Hari Santri dari Kota Solo (Sumber Gambar : Nu Online)
Komentar Hari Santri dari Kota Solo (Sumber Gambar : Nu Online)

Komentar Hari Santri dari Kota Solo

Bagi para tokoh NU di Solo, HSN tidak hanya sekedar peringatan seremonial belaka, akan tetapi lebih dari itu, menjadi momentum untuk mengukuhkan kembali komitmen dari kalangan santri kepada bangsa.

“Hari Santri ini, kita jadikan momentum untuk mengukuhkan kembali komitmen keindonesiaan,” tutur Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan, KH M Dian Nafi’, saat ditemui di Pesantren Al-Muayyad.

Senada dengan Kiai Dian, Ketua PCNU Kabupaten Sukoharjo, M Nagib Sutarno, Resolusi Jihad yang pernah digelorakan Hadratussyaikh, hendaknya menjadi semangat untuk semakin membangkitkan ghirah kaum santri untuk berjuang.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Santri untuk bangsa dan umat. Kita perkuat kembali peran santri di berbagai bidang,” tukas dia.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Surakarta, M Anwar, berharap lembaga pesantren, khususnya di Wilayah Soloraya, dapat semakin berkembang dan lebih diperhatikan.

Anwar juga berharap Peringatan HSN dapat sinergi dengan agenda pemerintah pusat maupun daerah.

“Acara Peringatan HSN dapat diagendakan pula tiap tahunnya, kalau di Solo, kebetulan sudah ada agenda setiap Hari Santri, yang diadakan kegiatan sholawat bersama Pemkot di Balaikota,” kata Anwar. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Lomba, Berita, Jadwal Kajian Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, January 21, 2018

Futsal Sarungan Awali Semarak Konferensi Pelajar NU Gebog

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Ratusan remaja memadati lapangan futsal dukuh Kauman desa Besito kecamatan Gebog, Kudus, Jumat (11/12) pagi. Remaja putra dan putri itu menyaksikan perlombaan futsal di mana pemainnya menggunakan sarung. Pertandingan melibatkan para pengurus Pimpinan Ranting IPNU di bawah Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Gebog.




Futsal Sarungan Awali Semarak Konferensi Pelajar NU Gebog (Sumber Gambar : Nu Online)
Futsal Sarungan Awali Semarak Konferensi Pelajar NU Gebog (Sumber Gambar : Nu Online)

Futsal Sarungan Awali Semarak Konferensi Pelajar NU Gebog

Penampilan pemain yang bersarung memicu gelak tawa dan sorak semangat para pendukung baik anggota IPNU maupun IPPNU dari masing-masing ranting. Terdapat sembilan kelompok dari sembilan PR IPNU sekecamatan Gebog.

Menurut Sekretaris PAC IPNU Gebog Mahfudz Shiddiq, perlombaan ini merupakan hal yang inovatif dan mempererat persahabatan. "Ini kegiatan yang kami rasa sangat inovatif dan dapat mempererat jalinan keakraban antarsesama pengurus ranting IPNU se-Gebog. Terbukti keramaiannya luar biasa. Setiap ranting membawa pendukung yang tak sedikit jumlahnya. Bahkan ada juga mereka yang membawa tim marcing band," ungkap Mahfudz usai perlombaan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Permaian berdurasi 2 x10 menit dengan sistem gugur yang akhirnya ini dimenangkan oleh tim dari PR IPNU Klumpit sebagai juara I. Kemudian disusul juara II oleh tim PR IPNU Besito, dan juara III diraih PR IPNU Getassrabi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lomba futsal ini adalah yang pertama dari segenap rangkaian acara memeriahkan Konferensi bersama MWCNU, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU kecamatan Gebog. "Alhamdulillah, rangkaian konferensi anak cabang IPNU-IPPNU kecamatan Gebog berjalan lancar. Ini yang pertama, lomba futsal bersarung pengurus IPNU se-Gebog. Agenda ini kami kemas dalam satu istilah bertajuk Bulan Prestasi Pelajar dan Santri," terang Ketua IPNU Gebog Muhammad Noor Aris.

Aris berharap semangat di bidang olahraga di kalangan aktivis IPNU semakin berkembang. "Harapan besar kami dengan mengadakan futsal bersarung ini, semoga sportifitas para atlet IPNU se-Gebog senantiasa terjaga dan semakin bisa dikembangkan hingga menjadi atlet-atlet internasional," kata Aris.

Adapun konferensi rencananya akan diselenggarakan pada 27 Desember 2015 di MA-MTs NU Nurussalam, Gebog. (Istahiyyah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaNu, Internasional, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw