Showing posts with label Kiai. Show all posts
Showing posts with label Kiai. Show all posts

Wednesday, February 28, 2018

NU Mimika Manfaatkan Ramadhan dengan Gelar Safari

Mimika, Persatuan Habib Jawa Timur. Memasuki malam 16 Ramadhan tahun ini, kegiatan Buka Bersama dan Safari Ramadhan PCNU Mimika diselenggarakan di Mushalla Ikhlasul Amal Kampung Semeru SP6 Naeba Muktipura, Distrik Iwaka, Mimika.

Wakil Ketua PCNU, Sugiarso dan Ketua JQH Ust Hasyim Asyari dan Tim Safari Ramadhan PCNU Mimika lainnya mengawali kegiatan dengan berkunjung di rumah Ketua Takmir, Hasyim Asyari.?




NU Mimika Manfaatkan Ramadhan dengan Gelar Safari (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Mimika Manfaatkan Ramadhan dengan Gelar Safari (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Mimika Manfaatkan Ramadhan dengan Gelar Safari

"Hari ini dua Hasyim Asyari bertemu semoga bisa meneladani pendiri NU, KH Hasyim Asyari. Tafaulan nama semoga barokah untuk NU," urai Sugiarso. Berbagai hal masalah ke-NU-an dibicarakan menunggu waktu Magrib. Akhirnya diusulkan untuk melakukan kegiatan NU yang rutin

"Bekerja itu tidak perlu terlalu ngoyo di ladang atau di pasar. Kita ini kurang keseimbangan dengan doa sehingga hidup kita ini begini begini saja," tegas Ketua Takmir, Hasyim Asyari.

"Karena itu kita mulai rutinan istigotsah tiap malam Ahad legi. Ini usaha kita untuk meminta agar urusan kita dan keaswajaan kita semakin mudah," lanjutnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Selanjutnya pada acara ceramah tarawih di Mushalla Ikhlasul Amal Kampung Sugiarso mengingatkan jamaah agar tidak sibuk mencari nafkah hingga lupa mendidik anak anak

"Jangan kita terpengaruh opini orang sekolah ini favorit karena mahal ada ini-itu, namun kita tak ? meneliti pahamnya serta orang orangnya. Yang paling aman bersekolah di Al Maarif karena ini milik NU," terang Sugiarso.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sementara itu, ust Hasyim Asyari mengingatkan jangan sampai anak melawan orang tua. "Kita sedekah buka bersama dan ngaji ini dibilang haram, bahaya. Anak tidak mau diajak tahlilan, bahaya.”

Dijelaskannya, sekarang dunia digenggaman. HP ini isinya lengkap. Ngaji yang keras tinggal klik saja. “Mari kita berjamaah dalam NU agar selamat dunia akhirat karena NU ini didirikan ulama warid yang sanadnya sambung ke Rasulullah Saw," urai ust Hasyim. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Kiai, Nasional, RMI NU Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, February 18, 2018

Masyarakat Ikut Nikmati Munas-Konbes NU

Cirebon, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw 

Perhelatan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama sungguh membuktikan NU milik rakyat. 

Meski forumnya sangat ilmiah, dan delegasi yang datang adalah orang-orang terpilih tingkat wilayah (provinsi), gawe besar NU yang diselnggarakan di Pondok Pesantren Kempak, Palimanan, Cirebon ini dinikmati masyarakat. Tak hanya warga sekitar desa Kempek, melainkan dari berbagai daerah.




Masyarakat Ikut Nikmati Munas-Konbes NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Masyarakat Ikut Nikmati Munas-Konbes NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Masyarakat Ikut Nikmati Munas-Konbes NU

Terbukti puluhan bus, ratusan mobil dan kendaraan roda dua berplat nomor  macam-macam. Terlihat berasal tak hanya dari Jawa Barat, bahkan. Melainkan juga dari Banten, DKI dan Jawa Tengah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mereka bukanlah penggembira yang menonton forum tertinggi kedua setelah muktamar tersebut. Melainkan menikmati aneka hiburan dan stand pameran yang digelar di persawahan kering di sebelah barat pondok Kempek.

Ada panggung besar di tengah sawah yang baru saja dipanen padinya. Setiap sore hingga malam hari sejak tanggal 14 menampilkan atraksi seni maupun alunan musik hadroh.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Artis-artis ibukota pun didatangkan, khususnya yang berjilbab. Juga penampilan grup sholawat lokal dan kolaborasi kesenian Jawa serta atraksi Pencak Silat NU Pagar Nusa. Ada juga tarian model keraton dan drama singkat yang dilakonkan siswa sekolah. Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) menjadi organizer pentas ini.

Ribuan orang tumpel blek di sawah bertanah keras di musim kemarau ini. Tanpa alas duduk, mereka menikmati bermacam-macam tontonan teresbut. Ribuan pula yang lalu lalang mengelilingi berpuluh stand pameran aneka produk dan jasa.

Di sawah kering pula, puluhan tratak didirikan, yang diisi perusahaan, organisasi, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, dan bakul-bakul makanan untuk menarik minat pengunjung.

Tentu saja, ratusan pedagang dan tukang parkir adakan memanfaatkan keramaian orang tersebut. Mereka berjualan di sepanjang jalan yang dilewati pengunjung, dan banyak pula yang berjualan di antara pepohonan atau di tengah semak-semak sekitar komplek Ponpes Kempek yang diterangi lampu neon.

Mulai yang jualan es sampai mainan anak, yang memamerkan karya kerajinan hingga tukang pijat, dari pelukis kaligrafi sampai tukang sulap, semua mendapat berkah Munas-Konbes NU.

Stand pameran resmi yang disediakan panitia tak pernah sepi dari pengunjung. Di stand berpendingin udara dan beralas karpet ini, digelar aneka produk dan jasa. Ada badan penanggulangan bencana, ada beberapa SMK dan lembaga sekolah swasta, ada stand Lajnah Falakiyah dengan mobil observasi langit dan bintang.  Ada pula stand energi surya untuk listrik rumah tangga.

Kurang lebih tiga jam reporter Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw berkeliling di setiap lokasi, terlihat tak ada dagangan yang tak laku. Tak ada pameran yang tak ramai dikunjungi. Tak ada jasa yang tak terpakai. Bahkan penjual kitab kelas berat macam Tafsir Al-Jailani yang harga satu paketnya Rp 600 ribu, dikerubung juga oleh masyarakat. Dan laku!.

“Suasana pasar malam bernar-benar terasa. Persis seperti haul waliyullah di berbagai tempat. Jika dikatakan bahwa Islam adalah rahmat bagi semesta, ulama adalah pembawa berkah bagi umatnya, hal itu terbukti di acara Munas & Konbes ini,” kata Arif, angota Banser yang menjaga parkir mobil.

Arif mengaku, keluarganya datang ramai-ramai di tempat tersebut. Selain ingin mencium tangan para kyai dan meminta doa ulama, juga untuk menonton pameran di  arena Munas.

Penulis: Ichwan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Syariah, Kiai, Pendidikan Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, February 15, 2018

Ketua PBNU Sampaikan Ceramah di Pelantikan PCNU Trenggalek

Trenggalek, Persatuan Habib Jawa Timur. Pengurus Caban Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek periode 2016-2021 resmi dilantik kemarin (1/9). Bertempat di Gedung NU Trenggalek, duet KH M. Fatchulloh Sholeh sebagai Ketua Tanfidziyah dan KH Mashum sebagai Rais Syuriah bersama segenap Pengurus Harian dikukuhkan oleh Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah.

Disamping prosesi pelantikan, yang menarik ribuan hadirin dalam acara tersebut adalah pengajian yang disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Dalam ceramahnya, Kyai Said mengingatkan akan bahaya terorisme dan ajaran wahabi yang menjadi cikal bakal ideologi teroris.




Ketua PBNU Sampaikan Ceramah di Pelantikan PCNU Trenggalek (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua PBNU Sampaikan Ceramah di Pelantikan PCNU Trenggalek (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua PBNU Sampaikan Ceramah di Pelantikan PCNU Trenggalek

Menurut dia, kiai-kiai NU mengajarkan kepada masyarakat tentang etika sosial. Namun ada kelompok lain yang mengaku ahli agama, tapi pada kenyataannya mengajarkan cara merakit bom. "Karena itu, tanggung jawab kita warga NU, menyebarkan Islam yang toleran, Islam Ahlussunnah wal Jamaah."

Persatuan Habib Jawa Timur

Selain Kiai Said dan Kiai Mutawakkil, tampak hadir pula Bupati Trenggalek beserta wakilnya, Ketua DPRD Trenggalek, Ketua MUI Trenggalek, Wakapolres Trenggalek, Kasdim Trenggalek, dan segenap jajaran birokrat.

Persatuan Habib Jawa Timur

Acara pelantikan yang berlangsung malam hari itu dimeriahkan dengan gema shalawat oleh Rijalul Ansor dan Kanzus Shalawat. Kegiatan tersebut disiarkan live di TV 9. (Abid/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Khutbah, Kiai, Anti Hoax Persatuan Habib Jawa Timur

Wednesday, February 14, 2018

Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur

Rembang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Memperingati milad ke-70, Yayasan Riyadlotut Thalabah Sedan, Rembang, Jawa Tengah mengadakan pengajian akbar dan riyadl bershalawat, Selasa (16/1) malam. Kegiatan yang diselenggarakan di lapangan Madrasah Riyadlotut Thalabah tersebut dihadiri ribuan jamaah dan mendatangkan pembicara KH Abdul Ghofur.

Banyak hal yang disampaikan saat mauidhah berlangsung. Salah satunya adalah tiga amalan yang bisa memperlancar rezeki. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Jawa Temur ini, syarat utama agar bisa kaya adalah bejo atau beruntung.




Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur

“Pak kiai, bagaimana cara agar bisa kaya seperti panjenengan?” ucapnya dengan nada bertanya.

“Syaratnya adalah bejo,” jawabnya atas pertanyaan yang dilontarkan sendiri. Syarat agar bejo adalah tidak sial atau apes, imbuhnya dibarengi tawa hadirin.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Agar seseorang tidak sial, maka bisa mengamalkan zikir Subhanallahi wabihamdihi. “Zikir ini dibaca selepas Shalat Ashar sebanyak seratus kali," terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut, agar bisa mendapatkan keberuntungan atau bejo, juga dilanjut dengan mengamalkan zikir Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim. Zikir tersebut hendaknya dibaca seratus kali secara rutin usai Shalat Maghrib.

Ada satu lagi zikir yang menurut kiai keturunan Sunan Drajat tersebut yakni Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim, Astaghfirullah. Zikir dibaca sebelum melaksanakan Shalat Subuh sebanyak seratus kali. “Boleh juga dilaksanakan selepas Shalat Subuh, tapi yang utama itu sebelum melaksanakan Shalat Subuh,” jelasnya. (Hanan/Ibnu Nawawi) 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah IMNU, Kiai, Syariah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Wednesday, February 7, 2018

Mensos Khofifah Minta ABG Slamet Lanjutkan Pendidikan

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur. Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mendorong ABG Slamet (16), pelaku pernikahan dini yang menikah dengan Nenek Rohayah (71) untuk meneruskan pendidikannya.




Mensos Khofifah Minta ABG Slamet Lanjutkan Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Mensos Khofifah Minta ABG Slamet Lanjutkan Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Mensos Khofifah Minta ABG Slamet Lanjutkan Pendidikan

“Saya mendapatkan informasi baik dari Pak Urip, kakak dari Nenek Rohayah, maupun dari surat yang ditandatangani Ananda Slamet, mereka mengatakan menikah di bawah tangan, atau secara siri. Lalu masyarakat di desa mereka telah meminta KUA untuk menerbitkan surat nikah. Tapi Ananda Slamet ini usianya masih anak-anak. Jadi saya meminta Slamet mengikuti kejar paket dan mau sekolah,” papar Khofifah menjawab pertanyaan para wartawan di sela-sela Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (16/7) siang.

?

Khofifah menilai perkawinan usia dini bukan fenomena baru. “Saya rasa ini satu hal yang kita semua prihatin, bukan karena perbedaan usia. Tapi salah satu yang menikah itu masih usia anak,” terang Khofifah.

Persatuan Habib Jawa Timur

Menurutnya berdasarkan UU Perkawinan Nomor 1 tahun 1974 saja, ? ditetapkan pernikahan dapat dilakukan oleh laki-laki pada usia minimal 19 tahun.

“Sedangkan Ananda Slamet masih usia 16 tahun. Jadi Kemensos pada saat menerima informasi itu dari sosmed, langsung mengirim tiga orang Saktipeksos (Satuan Bakti Pekerja Sosial). Saya meminta mereka secara khusus bertemu Slamet dan Nenek ? Rohayah, apa yang sebetulnya terjadi di antara mereka. Saya juga meminta kepada Saktipeksos membawa Ananda Slamet dan Nenek Rohayah ke Puskesma terdekat, untuk diperiksa secara medik kesehatan mereka masing-masing,” lanjut Khofifah.

Terkait dengan permukiman Slamet dan Rohayah, Khofifah meminta Saktipeksos untuk melakukan asesmen agar mereka mendapatkan rumah tinggal layak huni.

“Betapa pun keduanya adalah warga bangsa yang rumah mereka berlantai tanah. Saya meminta untuk dilakukan asesmen kepada keluarga ini untuk mendapatkan rumah tinggal layak huni sebagai perlindungan sosial kepada mereka. Kita akan intervensi itu. Tapi khusus Ananda Slamet, kami mendorongnya mengikuti kejar paket dan melanjutkan sekolah. ? Ananda Slamet kan drop out kelas dua SD,” tandas Khofifah. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Tegal, Kiai Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, February 6, 2018

Ma’arif NU Bersyukur Sekolahnya Dominasi UN Tertinggi

Surabaya, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Nahdlatul Ulama patut berbangga lantaran dari hasil pengumuman Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat Madrasah Aliyah, ternyata didominasi madrasah dari kalangan lembaga pendidikan Ma’arif.?

Perasaan bangga itu disampaikan oleh Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, Akhmad Muzakki, PhD.?




Ma’arif NU Bersyukur Sekolahnya Dominasi UN Tertinggi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif NU Bersyukur Sekolahnya Dominasi UN Tertinggi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif NU Bersyukur Sekolahnya Dominasi UN Tertinggi

“Tahun ini kita layak bersyukur lantaran sejumlah siswa berprestasi adalah dari lembaga pendidikan di bawah LP Ma’arif,” katanya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Untuk tingkat Madrasah Aliyah Program IPA, ada nama Alif Kholifah dari MA Mathali’ul Anwar Lamongan dengan nilai UN 57.00. Demikian juga Teguh Ari Wibowo dari MA Abu Dzarrin Bojonegoro dengan total nilai 56.85.

Untuk program keagamaan tercatat Novi Octavia dari MA Tarbiyatut Thalabah Lamongan (55.35), kemudian Himatul Mukaromah dari MA MA Tarbiyatut Thalabah Lamongan (55.30).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sedangkan dari program SMK terdapat nama Ardi Pranata dari SMK NU I Karanggeneng Lamongan yang mengumpulkan nilai UN 38.20

Melihat hasil sangat istimewa ini, Muzakki menandaskan PW LP Ma’arif NU Jatim patut berbangga.?

“Hasil ini merupakan proses kerja keras para pendidik dalam mengelola kualitas pendidikan sesuai standar nasional pendidikan,” tandas dosen pasca sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya ini kepada NU Online (27/5).

“Hasil ini menggambarkan bahwa tingkat pendidikan warga NU menunjukkan kualitas yang lebih baik,” katanya. “Apalagi ? fakta telah menunjukkan dimana jumlah madrasah dan sekolah ? di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jatim mendominasi peringkat tertinggi, tidak terpaut jauh dengan sekolah negeri maupun ? madrasah negeri,” lanjutnya.

Dalam pandangannya, prestasi yang diperoleh madrasah maupun sekolah di atas membuktikan bahwa lembaga pendidikan di bawah LP Maarif telah mampu menunjukkan kualitas yang berdaya saing tinggi pada satu sisi dan disertifikasi kualitas pada sisi yang lain.?

Ada sejumlah pesan penting dari torehan ini yakni pertama bahwa tidak hanya di program keagamaan, Ma’arif berprestasi melalui madrasah-madrasahnya, melainkan juga program umum, baik melalui wadah SMA maupun SMK.

“Kedua, meskipun berstatus swasta, tapi sekolah maupun madrasah di lingkungan Maarif mampu menunjukkan hasil yang tidak kalah baik dibandingkan sekolah negeri walaupun fasilitas pendukung harus diupayakan sendiri tanpa menggantungkan dari anggaran pemerintah atau negara,” kata Muzakki.

Salah seorang komisioner Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini berharap agar prestasi yang diraih tersebut dapat melecut semua madrasah serta sekolah di lingkungan Ma’arif NU.?

“Kita berharap raihan ini kian membuat saling gayung bersambut dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan NU,” pungkasnya. ?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kiai, Tegal, Hikmah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Monday, February 5, 2018

30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian

Surabaya, Persatuan Habib Jawa Timur. Sebanyak 30 santri perwakilan 30 pesantren di Jawa Timur mengikuti pendidikan Hak Asasi Manusia dan Perdamaian serta Respon atas Fenomena Terorisme di Hotel Novotel Surabaya, Senin-Jumat (5-8/1). Mereka berasal dari pesantren di Surabaya, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Sidoarjo, Pasuruan, dan Jombang dengan komposisi 12 perempuan dan 18 laki-laki. Peserta umumnya berusia antara 17-22 tahun dengan tingkat pendidikan antara kelas 3 SLTA hingga tingkat 2 perguruan tinggi.




30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)
30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian (Sumber Gambar : Nu Online)

30 Pesantren di Jatim Ikuti Pendidikan Hak Asasi dan Perdamaian

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman para santri tentang perdamaian dalam Islam, HAM, dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menyelesaikan konflik secara damai dalam perspektif Islam dan HAM. Pendidikan ini juga akan dilanjutkan dengan kunjungan dan dialog perwakilan 2 pengungsi konflik Syiah Sampang di kantor Center for Marginalized Communities Studies (CIMARs) Surabaya.

Kunjungan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang praktik terbaik bina damai dan penanganan konflik dengan harapan dapat membekali mereka dalam upaya pembangunan perdamaian dan penanganan konflik di Jawa Timur.

Koordinator Program Pesantren for Peace (PfP) Idris Hemay menegaskan, program ini dilatarbelakangi oleh aksi kekerasan dan teror atas nama agama yang terus marak terjadi. Belum lama ini misalnya masyarakat dunia dikejutkan dengan aksi kekerasan yang terjadi di Paris yang mengakibatkan setidaknya 120 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Salah satu tersangka pelaku terorisme di Paris adalah Frederick C Jean Salvi alias Ali, yang menurut berbagai sumber diketahui kerap mendatangi berbagai pesantren di Bandung Jawa Barat. Salah satunya pesantren di Cileunyi Bandung," terangnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Dalam rangka berkontribusi aktif dalam upaya mengurangi dan mencegah aksi kekerasan dan terorisme, pihaknya dari Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) dengan dukungan Uni Eropa mengembangkan dan menjalankan sebuah program penting bertajuk "Pesantren for Peace (PfP)".

Program ini dijalankan dengan melibatkan banyak pondok pesantren di 5 wilayah di Jawa, salah satunya di Jawa Timur. Program ini diadakan untuk mendorong dan mendukung peran pesantren sebagai lokomotif moderasi Islam di Indonesia dalam rangka menegakkan dan memajukan HAM, demokrasi, toleransi agama dan pencegahan serta penyelesaian konflik secara damai.

Menurut Idris, hasil penelitian yang dilakukan PfP beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa pesantren di Jawa Timur masih belum memaksimalkan perannya dalam membangun perdamaian dan mencegah aksi kekerasan. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa akar penyebab konflik dan kekerasan yang terjadi di Jawa Timur sangat beragam mulai dari aspek teologis hingga persoalan ekonomi, politik, dan sosial budaya.

"Hal ini dipicu oleh hadirnya kebijakan yang tidak adil, sikap diskriminatif dan intoleran, rendahnya rasa kebersamaan, menguatnya identitas keagamaan, dan kentalnya prasangka (prejudice) di antara kelompok masyarakat baik di kalangan antaragama maupun intra agama itu sendiri," ujar pria kelahiran Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan ini. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Kiai, Habib Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, February 4, 2018

Hujan Gol di Hari Ketiga LSN Region Kalimantan III

Pontianak, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Hari ketiga berlangsungnya Liga Santri Nusantara (LSN) Region Kalimantan III mempertemukan antara Pondok Pesantren Matlaul Anwar dan Pondok Pesantren Nahdlatul Atfal di Lapangan Sepakbola Keboen Sajoek, Pontianak, Rabu (24/8).

Pada pertandingan partai pertama di hari ketiga ini, Matlaul Anwar menggunakan kostum biru kuning, sedangkan Nahdlatul Atfal menggunakan kostum merah-merah.




Hujan Gol di Hari Ketiga LSN Region Kalimantan III (Sumber Gambar : Nu Online)
Hujan Gol di Hari Ketiga LSN Region Kalimantan III (Sumber Gambar : Nu Online)

Hujan Gol di Hari Ketiga LSN Region Kalimantan III

Sejak kick off dimulai, Nahdlatul Atfal lansung mengancam. Tapi kiper dari Matlaul Anwar bisa menghalaunya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Akibat serangan bertubi-tubi dilakukan oleh Nahdlatul Atfal, di menit ke-6 gawang Matlaul Anwar bisa dibobol melalui aksi individu sang penyerang Abdul Hadi yang bernomor punggung 10.

Setelah kebobolan di menit ke-6, Matlaul Anwar seakan kehilangan semangat bermain. Pada menit ke-8, pemain lawan kembali berhasil mencetak gol melalui playmaker, Amin Muhaimin.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gol berikutnya tercipta menit ke-19 melalui penyerang Abdul Hadi yang mencetak gol keduanya.

Berselang lima menit kemudian gelandang bertahan, Ahmad Zubad menutup kemenangan di babak pertama dengan akor 4-0.

Babak kedua tempo permainan kedua tim lebih meburun dan setelah 12 menit berjalan pertandingan babak kedua, Nahdlatul Atfal berhasil mengubah papan akor menjadi 5-0 berkat golpemain pengganti, Satiji.

Berikutnya Abdul mencetakan hat-trick di menit 52 dan menggenapkan kemenangan timnya menjadi 6-0. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kiai, Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Thursday, February 1, 2018

GP Ansor Ziarahi Makam Pendiri Muhammadiyah

Yogyakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) akan menggelar Kongres XV pada 25-28 November 2015 di Yogyakarta. Kongres merupakan forum tertinggi dalam organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama ini.

Kongres GP Ansor akan digelar di Pesantren Sunan Pandanaran, Jl Kaliurang Km 12,5, Sardonoharjo, Sleman, Yogyakarta. Kongres akan diikuti oleh sekitar 3.000 utusan dari unsur pimpinan pusat, pimpinan wilayah, dan pimpinan cabang se-Indonesia.




GP Ansor Ziarahi Makam Pendiri Muhammadiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Ziarahi Makam Pendiri Muhammadiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Ziarahi Makam Pendiri Muhammadiyah

Sebelum Kongres digelar, panitia juga menggelar sejumlah kegiatan di antaranya pada hari ini Senin (23/11) dilaksanakan Ziarah ke makam sejumlah tokoh dan alim ulama di Yogyakarta.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ziarah yang diikuti oleh Kader GP Ansor, khususnya Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) yakni ke makam KH Moenawir, KH Ali Maksum.

GP Ansor juga akan menziarahi makam pendiri dan tokoh Muhammadiyah yakni KH Ahmad Dahlan di Karangkajen dan Ki Bagus Hadikusumo di Kuncen. “Ini adalah bagian dari tradisi GP Ansor dan NU untuk selalu menghormati dan menghargai para pendahulu kita yang telah banyak berjasa,” kata Alfa Isnaeni, Ketua Satuan Koordinasi Nasional BANSER di sela-sela acara Ziarah, Senin (23/11/2015).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Setelah itu kemudian ziarah ke makam KH Nur Iman Mlangi. Terakhir ke makam KH Mufid Masud, pendiri Pesantren Sunan Pandanaran.

Alfa menambahkan, melalui ziarah ini kader-kader Ansor dan Banser berharap dapat barokah, mengambil hikmah sejarah? dan inspirasi dari perjuangan mereka untuk umat, bangsa, negara dan agama.

“Kami berharap Kongres XV GP Ansor di Yogyakarta nanti berjalan sukses, mampu menghasilkan gagasan-gagasan baru untuk bangsa Indonesia, dan ummat,” kata Alfa.

Kongres XV GP Ansor

Kongres adalah forum tertinggi untuk pengambilan keputusan. Kongres XV GP Ansor akan membahas dan menetapkan sejumlah keputusan-keputusan penting terkait dengan arah dan kebijakan organisasi, masalah kebangsaan, dan keummatan.

Kongres XV juga akan melaksanakan regenerasi kepengurusan Pimpinan Pusat GP Ansor dalam periode 5 tahun mendatang. Kongres XV GP Ansor mengambil tema “Menjaga Keutuhan Bangsa, memperkuat Kedaulatan Negara, Meluhurkan Nilai Kemanusiaan.”

Kongres XVGP Ansor juga dirangkai dengan kegiatan Silaturahmi Akbar, Apel BANSER, Pameran dan Bazaar, Dialog Sosok Inspiratif dan Sukses, Khalaqoh Kiai Muda,? Batsul Massail, hingga Pentas Seni dan Budaya.

GP Ansor

Gerakan Pemuda Ansor (disingkat GP Ansor) adalah sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan. GP Ansor hingga saat ini telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus Banser (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat. (Faktkhul Maskur/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sunnah, Kiai, Berita PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 27, 2018

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Jepara,Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas dosen, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, mengundang Prof. Dr. Supriyadi Rustad. Pertemuan berlangsung di Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Sabtu (8/3).




Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)
Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Menurut Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pihaknya siap membantu membesarkan Unisnu.

“Unisnu layak menjadi besar layaknya perguruan-perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia,” katanya dalam Orientasi Akademik; Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Dosen Unisnu Jepara.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia memaparkan, pondasi pendidikan di Indonesia harus didukung dengan elemen-elemen yang saling bersinergi. Diantaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dibingkai dengan standar dan peraturan perundang-undangan serta pelaksanaannya tidak lepas dari kuliaas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dosen.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Karena itu, pihaknya bersedia membantu mengirimkan dosen-dosen Unisnu untuk dikuliahkan Dikti ke luar negeri. Dikti lanjutnya juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 untuk dosen Unisnu baik ke PT dalam maupun luar negeri.

Rektor Unisnu Jepara, Prof. Dr. H. Muhtarom, mengungkapkan kampus yang digawanginya perlu banyak berbenah dan butuh banyak bimbingan dari Dikti serta Kopertis. DYP Sugiarto, Ketua Kopertis Wilayah VI yang turut hadir mengamini komitmen Dikti yang hendak memajukan kampus NU tersebut. “Semoga harapan dari Dikti segera terwujud,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kiai, Fragmen, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tuesday, January 23, 2018

Kisah Pembela Israel yang Akhirnya Jadi Pengkritik

Kairo, Persatuan Habib Jawa Timur. Seorang Belanda yang melawan Nazi dan membela hak orang-orang Yahudi untuk membentuk negara Israel telah berubah menjadi kritikus pada empat dekade kemudian setelah serangan udara Israel meratakan rumah di Jalur Gaza, menewaskan enam anggota keluarganya dari hubungan pernikahan. 

"Adikku kehilangan suaminya, yang dieksekusi di bukit pasir atas keterlibatannya dalam perlawanan," Henk Zanoli, 91, dalam sebuah suratnya kepada duta besar Israel yang dikutip oleh The New York Times. 




Kisah Pembela Israel yang Akhirnya Jadi Pengkritik (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Pembela Israel yang Akhirnya Jadi Pengkritik (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Pembela Israel yang Akhirnya Jadi Pengkritik

"Saudara saya kehilangan tunangan Yahudi yang dideportasi, yang tidak pernah kembali." 

Persatuan Habib Jawa Timur

Zanoli melanjutkan, "Dengan latar belakang ini, sangat mengejutkan dan tragis bahwa hari ini, empat generasi pada keluarga kami dihadapkan dengan pembunuhan saudara kami di Gaza. Pembunuhan yang dilakukan oleh negara Israel. "

Cerita Zanoli dengan orang-orang Yahudi dan Israel dapat ditelusuri pada 1943 ketika ia melakukan tindakan berbahaya untuk menyelundupkan seorang anak Yahudi dari Amsterdam ke desa Eemnes untuk menyelamatkan hidupnya dari Holocaust. 

Persatuan Habib Jawa Timur

Cucu perempuannya, seorang diplomat Belanda, menikah dengan seorang ekonom Palestina, Ismail Ziadah, yang kehilangan tiga saudara, adik ipar, keponakan dan istri pertama ayahnya dalam serangan itu. 

Zanoli berubah selama beberapa dekade dari pendukung menjadi seorang pengkritik negara Israel. 

Tidak hanya Zanoli, kasusnya mencerminkan pergeseran yang lebih besar di Eropa, di mana kesedihan atas peristiwa Holocaust menyebabkan banyak orang mendukung berdirinya negara Israel pada tahun 1948. 

Gairah ini telah berubah setelah pendudukan Israel di jalur Gaza dan Tepi Barat pada tahun 1967 dengan sejumlah serangan udara Israel yang menewaskan ribuan warga sipil Palestina selama beberapa dekade terakhir. 

"Saya mengembalikan medali saya karena saya tidak setuju dengan apa yang negara Israel lakukan untuk keluarga saya dan Palestina secara keseluruhan," kata Zanoli dalam sebuah wawancara pada Jum’at di apartemennya. Ia menambahkan bahwa keputusannya adalah pernyataan "hanya terhadap negara Israel, bukan orang-orang Israel." 

"Yahudi adalah teman-teman kita," kata Zanoli, seorang pensiunan pengacara yang menggunakan skuter bermotor tetapi tetap terlihat sehat, seperti yang muncul dalam arsip foto yang sudah menguning di tahun 1940-an, yang merupakan arsip peringatan Yad Vashem Holocaust di Yerusalem. 

Zanoli mengatakan ia belum pernah secara terbuka mengkritik Israel "Sampai saya mendengar bahwa keluarga saya adalah korban." 

Dari korban menjadi agresor 

Di Gaza, besan Zanoli yang kehilangan enam anggota keluarganya, memuji sikapnya sebagai respon yang pas atas untuk kerugian mereka. 

Hassan al-Zeyada, seorang konselor trauma psikologis, mengagumi Zanoli dan keluarganya atas perjuangan mereka dalam Perang Dunia II untuk melawan "diskriminasi dan penindasan secara umum terhadap orang-orang Yahudi pada khususnya." 

"Bagi mereka," ia menambahkan, "itu sesuatu yang menyakitkan bahwa orang-orang yang membela dan berjuang, berubah menjadi agresor." 

Dia melepaskan tanda kehormatan "dengan sedih," tulisnya, karena menjaga kehormatan dari pemerintah Israel akan "penghinaan ke memori ibunya yang pemberani" dan keluarga Gazanya. 

Dia menambahkan bahwa keluarganya telah "sangat mendukung orang-orang Yahudi" dalam pencarian mereka untuk "rumah nasional," tapi secara perlahan percaya bahwa "proyek Zionis" memiliki "unsur rasis di dalam cita-citanya untuk membangun negara khusus untuk orang Yahudi."

Dia mengacu pada perpindahan warga Palestina, termasuk anggota keluarga Ziadah, selama perang atas berdirinya Israel sebagai "pembersihan etnis" dan mengatakan Israel "terus menekan" dan menduduki wilayah Palestina. 

Israel telah meluncurkan serangan udara tanpa henti terhadap Gaza sejak 8 Juli di mana lebih dari 1.945 orang telah tewas dan ribuan lainnya terluka. 

Para pejabat kesehatan di Gaza mengatakan lebih dari 1.900 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, telah tewas dan hampir 10.000 lainnya terluka sejak Israel melancarkan perang di jalur tersebut. 

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sekitar 80% kematian di Gaza adalah warga sipil, termasuk puluhan anak-anak dan perempuan. 

Skala besar pemusnah massal di Gaza telah menghancurkan sekitar 5.510 rumah dan merusak sekitar 31.000, memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka yang terperangkap dalam serangan udara Israel. 

Pasukan pendudukan Israel memulai invasi darat mengepung Gaza, rumah bagi dua juta warga sipil, pada Kamis 17 Juli. (onislam.net/mukafi niam)

Foto: Henk Zanoli, kedua dari kanan

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Berita, Kiai Persatuan Habib Jawa Timur

Monday, January 22, 2018

Saudi Izinkan Perempuan Kendarai Sepeda Motor dan Truk

Riyadh, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Arab Saudi pada Sabtu (16/12) pagi mengumumkan bahwa perempuan akan diizinkan mengemudikan truk dan sepeda motor. Demikian dilaporkan media pemerintah setempat.

Menurut Departemen Umum Lalu Lintas Arab Saudi, perempuan bisa mengendarai truk jika kondisi yang dipersyaratkan telah terpenuhi. Hal yang sama juga berlaku untuk sepeda motor.




Saudi Izinkan Perempuan Kendarai Sepeda Motor dan Truk (Sumber Gambar : Nu Online)
Saudi Izinkan Perempuan Kendarai Sepeda Motor dan Truk (Sumber Gambar : Nu Online)

Saudi Izinkan Perempuan Kendarai Sepeda Motor dan Truk

Seperti disampaikan kantor berita Anadolu, departemen tersebut menegaskan, tidak akan ada diskriminasi terhadap mobil wanita dengan menerapkan plat atau nomor khusus.

Pada 26 September lalu, Raja Salam bin Abdul Aziz mengeluarkan dekret langka selama pemerintahan Arab Saudi dengan memperbolehkan perempuan menyetir. Keputusan tersebut secara resmi berlaku pada Juni 2018. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi Awad bin Saleh Al-Awad menilai, izin menyetir mobil bagi wanita merupakan keputusan bersejarah yang selaras dengan visi yang menghendaki kaum perempuan mendapat posisi yang tepat dan terlibat dalam pembangunan.

Arab Saudi merupakan satu-satunya negara di dunia yang tidak menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi perempuan. Dengan dekret Raja Salman itu, para perempuan negeri kaya minyak ini akan leluasa mengendarai mobil pada pertengahan tahun 2018. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kiai, Makam, Pondok Pesantren Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, January 19, 2018

Dubes RI untuk Saudi Tolak Honor Haji

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur



Pernyataan mengejutkan dilontarkan Dubes LBBP RI untuk Arab Saudi dan OKI, Agus Maftuh Abegebriel dalam Rapat Evaluasi Haji 2017 di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Senin (6/11). Maftuh menyebutkan karena urusan haji merupakan salah satu misi dan visi utama sebagai Duta Besar maka selama dua tahun musim haji (2016 dan 2017) Dubes menolak honor sebagai petugas haji. 




Dubes RI untuk Saudi Tolak Honor Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes RI untuk Saudi Tolak Honor Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes RI untuk Saudi Tolak Honor Haji

“Bagi seorang santri, tak etis kalau saya terima honor harian hanya untuk sebuah pekerjaan yang sudah menjadi kewajiban saya. Saya berpegangan dengan taqdimul adab alal amri (mendahulukan etika ketimbang formalitas), dan tidak semua yang boleh itu otomatis patut,” tegas Maftuh dalam Raker yang dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Tampil dengan membawa perangkat WPS (Wireless Presentation System) atau presentasi nirkabel, Dubes Maftuh menampilkan di dua layar besar copy dari surat-surat penting yang diterima dari beberapa menteri dan juga para gubernur Arab Saudi. Slinan surat merupakan balasan dan respons dari Arab Saudi kepada Dubes RI atas kerja sama yang harmonis dan kompak dari pemerintah Indonesia terkait suksesnya penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2017 ini. 

Sehari setelah selesainya semua rangkaian ibadah haji 2017, Dubes RI mengirimkan ucapan terimakasih atas semua fasilitas dan kemudahan dari Kerajaan Arab Saudi kepada seluruh jamaah haji Indonesia. 

KBRI Riyadh mengirimkan 12 Surat untuk semua Menteri terkait, dan dua Gubernur Mekkah Madinah serta tentu saja ke level tertinggi Khadimul Haramain as-Syarifain Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman.  

Persatuan Habib Jawa Timur

Di antara surat apresiasi yang sempat ditampilkan adalah Surat dari Mendagri Arab Saudi Abdul Aziz bin Saud bin Nayif bin Abdul Aziz, dan Menteri Haji dan Umroh yang masih berdarah Indonesia M Saleh bin Taher Benten yang secara khusus mengapresiasi kedisiplinan yang tinggi dari jamaah haji Indonesia.

Dubes juga menampilkan visual tentang alur kuota haji yang merupakan kebijakan tunggal Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Alur kuota Haji berasal dari Raja kemudian dimatangkan di Diwan Malaki (Royal Court, Kantor Pusat Kerajaan, semacam Setneg) baru turun ke Menteri Negara Urusan Luar Negeri, dan terakhir turun ke Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Penambahan kuota istimewa 10 ribu jamaah pada musim haji tahun 2017 merupakan realisasi dari komunikasi Presiden Jokowi dengan Raja Salman, dan juga dengan Prince Mohammed bin Salman dilanjutkan dengan pertemuan Menlu Retno Marsudi dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri, Nizar Madani. 

Persatuan Habib Jawa Timur

Disebut kuota istimewa karena hanya Indonesia yang mendapatkan tambahan tersebut.

“Untuk kuota tahun 2018, saya menunggu arahan dari Bapak Presiden karena hal ini merupakan ranah beliau sebagai level tertinggi diplomasi dan kami di KBRI siap menindaklanjuti arahan Bpk Presiden untuk penambahan kuota,” tandas Maftuh Abegebriel yang juga alumni Pesantren Futuhiyyah Mranggen ini. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur AlaSantri, Tokoh, Kiai Persatuan Habib Jawa Timur

Monday, January 15, 2018

Kementarian PPPA Temukan Ribuan Anak Terjadi Kelompok Gay

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur



Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak menemukan ribuan anak telah terjaring dalam kelompok berorientasi seksual menyimpang gay.

"Data di Kementerian kami belum ada, tetapi yang saya dapat dari media sosial dan grup percakapan itu ada 3.000-an anak-anak yang sekarang masuk jaringan gay ini," kata Menteri PPA Yohana Yembise di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Kamis.




Kementarian PPPA Temukan Ribuan Anak Terjadi Kelompok Gay (Sumber Gambar : Nu Online)
Kementarian PPPA Temukan Ribuan Anak Terjadi Kelompok Gay (Sumber Gambar : Nu Online)

Kementarian PPPA Temukan Ribuan Anak Terjadi Kelompok Gay

Dia mengatakan angka temuan tersebut perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah, khususnya Kementerian PPPA, sehingga pihaknya akan menggelar rapat koordinasi untuk mengatasi hal itu.

"Itu merupakan hal emergensi yang perlu ditangani secepatnya, khusus untuk anak-anak yang terjaring ini. Oleh karena itu pekan depan kami, bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan duduk bersama membicarakan hal ini," katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan penyimpangan orientasi seks warga tidak perlu diatur oleh Pemerintah melalui pembentukan undang-undang.

Persatuan Habib Jawa Timur

Menurut Wapres, hal itu merupakan urusan pribadi masing-masing warga negara dan tidak perlu dikhawatirkan sepanjang kelompok tersebut tidak melakukan kampanye kepada orang lain untuk bergabung.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Negara dalam hal itu tidak perlu mencampuri urusan internal orang, selama itu urusan pribadi. Yang dilarang itu kalau ada ajakan hey kalian-kalian, mari semua sama-sama (menjadi) lesbian dan gay, itu salah," kata Kalla, Kamis.

Perilaku seksual yang menyimpang memang merupakan urusan pribadi masing-masing orang, namun hal itu tidak perlu diutarakan kepada publik apalagi mengajak orang lain untuk ikut mendukung berbagai kegiatan terkait kelompok LGBT.

"Kita ini di Indonesia tetap berdasarkan kepada moral, budaya dan keagamaan," ujarnya. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Kiai, Sejarah, Olahraga Persatuan Habib Jawa Timur

Sunday, January 14, 2018

Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU

Ponorogo, Persatuan Habib Jawa Timur. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Ponorogo, Jawa Timur, menggelar lomba Paduan Suara lagu mars IPNU-IPPNU yang diikuti oleh Pimpinan Anak Cabang, Pengurus Ranting dan Pengurus Komisariat se-Ponorogo. Acara ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Harlah IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62.




Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU

Lomba paduan suara digelar Ahad (12/3) pagi mulai pukul 08.00 bertempat di aula MI Maarif Ngrupit, Jenangan, Ponorogo. Sebanyak 17 grup paduan suara turut berpartisipasi dalam lomba ini.

Lagu mars yang dilombakan adalah mars IPNU yang diciptakan Moh. Shomury W, dan mars IPNU ciptaan Mahbub Junaidi serta Mochtar Embut. Peserta lomba juga membawakan satu lagu daerah dengan judul bebas.

Sementara, aspek penilaian pada lomba ini meliputi aspek intonasi, suara dan keseriusan partitur.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Ketua IPPNU Ponorogo Iffatul Wahidah mengatakan lomba paduan suara ini digelar sebagai salah satu wadah untuk memperkuat tali silaturrahim di semua tingkat pimpinan.?

Dia berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi belaka, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran bersama.

"Karena lagu mars ini juga bagian dari komponen organisasi yang wajib dikuasai semua kader IPNU-IPPNU. Maka kegiatan ini kita adakan ? sebagai wadah kompetisi untk belajar dan peningkatan kualitas kader dalam berorganisasi khususnya dalam hal bidang suara," jelas Iffa kepada Persatuan Habib Jawa Timur.

Sementara itu, dewan juri lomba memutuskan beberapa grup tampil sebagai juara dalam lomba paduan suara memperingati hari lahir (Harlah) IPNU-IPPNU Ponorogo.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Berikut ini nama-nama grup yang tampil sebagai juara dan berhak mendapatkan Hadiah dari IPNU-IPPNU:

Juara I: PAC IPNU-IPPNU Mlarak?

Juara II: PAC IPNU-IPPNU Kauman?

Juara II: PAC IPNU-IPPNU Sukorejo?

Juara Harapan I: PAC IPNU-IPPNU Babadan

Juara Harapan II: PAC IPNU-IPPNU Sukorejo

(Zaenal Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Kiai Persatuan Habib Jawa Timur