Showing posts with label Quote. Show all posts
Showing posts with label Quote. Show all posts

Wednesday, February 21, 2018

Silaturahim, Pesantren Annuqayah Launching Travel Alumni

Sumenep, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Ribuan alumni Pondok Pesantren Annuqayah memadati aula Syarqawi Annuqayah, Sabtu (31/10). Pesantren yang berlokasi di Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep Madura tersebut tengah menggelar silaturrahim alumni.

Acara yang diprakarsai pengurus Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) tersebut dihadiri masyaikh Annuqayah mulai dari kiai sepuh hingga kiai muda. Para dosen dan staf Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) juga hadir.




Silaturahim, Pesantren Annuqayah Launching Travel Alumni (Sumber Gambar : Nu Online)
Silaturahim, Pesantren Annuqayah Launching Travel Alumni (Sumber Gambar : Nu Online)

Silaturahim, Pesantren Annuqayah Launching Travel Alumni

Dalam kesempatan itu, Travel IAA Investama dilaunching. Travel Annuqayah ini menerima order paket wisata, rekreasi, study tour, ziarah wali.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Travel yang dikelola para santri tersebut melayani ziarah wali 5 + Gus Dur, wali 9, dan wali 7 Pulau Wali serta carter untuk berbagai tujuan perjalanan. (Hairul Anam/Adullah Alawi)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Quote, Anti Hoax Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, February 18, 2018

Tahun Ini Jember Miliki Peraturan Baca Tulis Al-Qur’an

Jember, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Jika tidak ada halangan, tahun ini Pemerintah Kabupten Jember memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Baca Tulis Al-Qur’an. Juga peraturan Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah. 

Hal itu menyusul diajukannya dua Rancangan Perda tersebut –bersama 5 Rancangan Perda lain- pada rapat paripurna di gedung DPRD Jember, beberapa hari lalu.




Tahun Ini Jember Miliki Peraturan Baca Tulis Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Tahun Ini Jember Miliki Peraturan Baca Tulis Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Tahun Ini Jember Miliki Peraturan Baca Tulis Al-Qur’an

 

Menurut Ketua Badan Pembuat Perda DPRD Jember, Siswono, Perda tentang Baca Tulis Al-Qur’an sangat dibutuhkan oleh masyarakat Jember, khususnya dalam rangka mencetak generasi muda yang islami dan paham terhadap Al-Qur’an. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih dari itu, selama ini Jember telah melebeli diri dengan sebutan kota relijius. "Untuk itulah diperlukan Perda tersebut. Sebab apa, sebab membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan pintu masuk untuk memahami isi dan kandungan Al-Qur’an," ujarnya kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw di Jember, Jumat (18/9).

 

Sedangkan mengenai Rancangan Perda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah, menurut Siswono, dimaksudkan sebagai instrumen untuk mengentas kemiskinan di Kabupaten Jember melalui pemberdayaan zakat dan sedekah secara maksimal. 

Ia mengabaikan pendapat bahwa zakat tidak akan mempu mengurangi kemiskinan karena jumlah orang miskin jauh lebih banyak daripada orang kaya. "Itu kalau dana zakat, Infaq dan sedekah tidak dikelola dengan sungguh-sungguh. Tapi jika dikelola dengan baik dan benar serta transparan, maka tidak mustahil kemiskinan bisa dikurangi oleh pemanfaatan zakat," jelasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

 

Semua Rancangan Perda itu merupakan prakarsa DPRD Jember bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengadian pada Masyarakat Universitas Islam Jember (UIJ)Lembaga Penelitian Universitas Jember Lembaga Penelitian Universitas Jember.

 

Setelah resmi diusulkan, akan dibahas bersama oleh eksekutif dan legislatif sebelum akhirnya ditetapkan menjadi Perda. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pahlawan, Anti Hoax, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, February 11, 2018

Palestina Minta Muslimat NU Bantu Berdayakan Kaum Perempuannya

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pemerintah Palestina, melalui Menteri Hubungan Perempuan Dr Mariam Saleh meminta Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) bersedia membantu memberdayakan kaum perempuan di negaranya. Menurutnya, keterpurukan bangsa Palestina akibat pertikaian antara kelompok Hamas dan Fatah serta pendudukan Israel juga dirasakan kaum perempuannya.






Palestina Minta Muslimat NU Bantu Berdayakan Kaum Perempuannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Palestina Minta Muslimat NU Bantu Berdayakan Kaum Perempuannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Palestina Minta Muslimat NU Bantu Berdayakan Kaum Perempuannya

Permintaan bantuan itu diungkapkan Dr Mariam Saleh saat bertemu dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah pengurus teras organisasi perempuan terbesar di Indonesia itu di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (24/1)

Dalam kesempatan tersebut, Mariam yang didampingi anggota Parlemen Palestina Muna Mansur, menyatakan akan mengirimkan beberapa perempuan dari negaranya agar dilatih oleh Muslimat NU untuk meningkatkan kemampuan, terutama di bidang ekonomi. “Kalau tidak keberatan, kami akan mengirimkan 5 perempuan untuk dilatih oleh ormas ini (Muslimat NU, Red). Kalau bisa pelatihan keterampilan dan manajemen,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan kepada Mariam bahwa organisasi perempuan terbesar di Indonesia yang dipimpinnya memiliki sejumlah balai latihan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia. Balai latihan kerja tersebut, menurutnya, diperuntukkan bagi kaum perempuan sebagai upaya meningkatkan keterampilan, khususnya dalam bidang ekonomi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mariam mengungkapkan, hal yang paling dibutuhkan kaum perempuan Palestina adalah usaha pengembangan ekonomi yang mandiri. Karena, selain turut berjuang melawan pendudukan Israel, kaum perempuan di negaranya juga bertanggung jawab terhadap kehidupan ekonomi keluarga.

“Selama ini mereka (perempuan Palestina, Red) disibukkan dengan perlawanan terhadap Israel. Sehingga hampir tak punya waktu untuk mengembangkan kemampuan diri, apalagi kemampuan mengembangkan ekonomi keluarga,” jelas Mariam.

Mariam mengaku yakin bahwa Muslimat NU mampu untuk ikut membantu memberdayakan kaum perempuan negerinya. Pasalnya, ia menilai, tak mungkin organisasi sebesar Muslimat NU tak mempunyai manajemen yang baik dalam mengelola dan memberdayakan ekonomi.

Sementara, Khofifah menyambut baik atas tawaran kerja sama tersebut. Pihaknya siap membantu apapun yang dibutuhkan perempuan Palestina, termasuk membantu memberikan pelatihan keterampilan dan manajeman.

“Tentu kami tidak keberatan. Kami siap. Terserah mau dilatih apa. Kami punya pelatihan bordir. Saya kira itu bisa menghasilkan uang. Kami juga punya 131 koperasi primer An Nisa yang sudah berbadan hukum,” ungkap Khofifah yang juga mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Muslimat NU, organisasi yang menghimpun kaum ibu-ibu NU, tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain memiliki sejumlah balai latihan kerja dan badan usaha bersama koperasi, Muslimat NU juga mempunya 57 unit pelayanan kesehatan yang meliputi rumah sakit, rumah sakit bersalin, klinik, dan sebagainya.

Badan otonom di bawah NU itu juga memiliki 102 panti asuhan dan panti jompo, 10 asrama putrid, 9.800 TK/TPA, 11.800 TPQ, 3.500 majelis taklim dan 157 kelompok bimbingan ibadah haji. (rif)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pendidikan, Sunnah, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Friday, February 9, 2018

Menteri Agama Tegaskan Negara Selalu Butuh NU

Situbondo, Persatuan Habib Jawa Timur. Dalam perjalanan panjangnya, Nahdlatul Ulama (NU) senantiasa memberikan peran sangat penting bagi bangsa Indonesia. Lewat refleksi khittah yang ke 33 tahun, diharapkan sumbangsih dari organisasi sosial keagamaan tersebut kian dirasakan.

"Negara ini sangat membutuhkan kiprah NU," kata Menteri Agama RI, H Lukman Hakim Saifuddin, Kamis (12/1) sore.?




Menteri Agama Tegaskan Negara Selalu Butuh NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Menteri Agama Tegaskan Negara Selalu Butuh NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Menteri Agama Tegaskan Negara Selalu Butuh NU

Harapan tersebut disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada kegiatan Halaqoh Ulama yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo, Jawa Timur.

"Inti ajaran NU adalah moderasi tidak hanya dalam keberagamaannya, juga sikap kemasyarakatan dalam berbangsa dan bernegara," kata Lukman Hakim di hadapan undangan, termasuk Rais Aam PBNU, KH Maruf Amin.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Ajaran tersebut diimplementasikan NU dengan sikap tasamuh atau toleran, tawazun yakni sikap seimbang yang selama ini dijunjung tinggi.

"NU memiliki energi dan resource atau sumber daya manusia yang luar biasa. Sehingga sangat wajar kalau banyak harapan disematkan kepada NU," kata putra mantan Menag, KH Saifuddin Zuhri tersebut.

Persatuan Habib Jawa Timur

Selanjutnya, kelebihan umat Islam yang tentu saja di dalamnya adalah NU memiliki kearifan lokal yang selalu bermuatan agama.?

Kelebihan seperti inilah yang akhirnya membuat bangsa ini siap menghadapi berbagai perubahan. "Termasuk menghadapi revolusi teknologi komunikasi serta media sosial," jelas Lukman.

Di akhir sambutannya, Lukman berharap NU selalu menjadi lokomotif lewat ? pendekatan Islam yang promotif. "Maksudnya, Islam yang mempromosikan atau mengajak, bukan konfrontatif," katanya. Karena ajaran seperti itulah yang dibutuhkan di Indonesia dan menjadi model bagi peradaban dunia, pungkasnya.

Hadir pula pada kegiatan ini, diantaranya Ketua PWNU Jatim, KH M Hasan Mutawakkil Alallah, KH Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri), KH Afifuddin Muhajir, serta KH Raden Ahmad Azaim Ibrohimy selaku pengasuh pesantren setempat. (Ibnu Nawawi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pertandingan, Sholawat, Quote Persatuan Habib Jawa Timur

PWNU dan Gubernur Jatim Kompak Tolak Full Day School

Surabaya, Persatuan Habib Jawa Timur

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur menolak kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) terkait pelaksanaan Full Day School. Keputusan resmi PWNU Jatim itu dibacakan langsung Sekretaris PWNU Jatim, Akh Muzakki pada acara buka bersama Gubenur dan PCNU Se Jatim (18/6) di Gudung PWNU Jatim.

KH Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua PWNU Jatim mengatakan bahwa PWNU Jatim setelah menyerap aspirasi dari berbagai pesantren dan madrasah diniyah maka PWNU secara tegas menolak kebijakan full day school.?

"Realitas keberadaan lembaga pendidikan swasta itu sangat membantu pemerintah agar anak-anak muda bisa mengenyam bangku sekolah. Mengingat lembaga pendidikan yang disediakan pemerintah jumlahnya masih kurang memadai," tegas Kiai Mutawakkil




PWNU dan Gubernur Jatim Kompak Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU dan Gubernur Jatim Kompak Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU dan Gubernur Jatim Kompak Tolak Full Day School

"Kami berharap pemerintah aspiratif. Langkah yang akan ditempuh PWNU Jatim membuat surat resmi kepada pemerintah pusat dan kami berharap Pemprov Jatim juga menolak keputusan Mendikbud sebagai aspirasi mayoritas rakyat Jatim terutama mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan," tegas pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo.

Kebanyakan mereka (TPQ dan Madin) yang terdampak itu bukan orang lain. Apalagi selama ini penguatan pendidikan karakter sudah dilakukan penguatan dengan cukup baik. "Kebijakan Mendikbud itu, tidak pernah mengajak bicara tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat apalagi NU," kata Kiai Mutawakkil disambut tepuk tangan para pengurus PCNU.

H Soekarwo sebelum memberikan sambutannya langsung memberikan surat penolakan terhadap kebijakan full day school. "Sebelum PWNU Jatim menyatakan menolak, tanggal 16 Juni lalu, pemprov Jatim sudah menolak dan mengirim surat kepada Presiden," tegas Pakde Karwo?

Persatuan Habib Jawa Timur

Pakde Karwo mengaku sudah memanggil Kadiknas dan Kabiro Hukum Jatim untuk menunda dulu rencana Full Day School yang saat ini ramai dibicarakan (debatebel) di media sosial atau media-media yang lain. "Kami akan mencari rumusan yang terbaik bagi masyarakat Jatim. Karena itu tunda dulu pelaksanaan Full Day School di Jatim," terang Gubenur dua periode itu.

Persatuan Habib Jawa Timur

"Jatim itu memiliki kearifan lokal berupa Madrasah Diniyah Salafiyah dan sejak 2006 menjadi program Pemprov Jatim melalui Bosda Madin hingga sekarang. Kalau tidak ada itu maka basis moral spiritual masyarakat Jatim yang kuat akan hilang. Ini khas Jatim yang harus dipertahankan karena bisa membuat Jatim tenang dan rahmatan lil alamain bisa menjadi contoh bagi daerah yang lain," beber Pakde Karwo.

Terkait adanya beberapa kepala daerah di Jatim yang mendukung program Full Day School, Gubernur Jatim dalam waktu dekat juga akan membuat Surat Edaran kepada Bupati/Wali Kota di Jatim untuk menunda dulu pelaksanaan Full Day School di daerahnya masing-masing sebelum ada rumusan terbaik dari pemerintah.

"Kita ini negara demokrasi sehingga pemerintah harus membuka ruang publik untuk dialog. Mereka yang mendukung Full Day School dan mereka yang khawatir Madrasah Diniyah Salafiyah mati karena pemberlakuan Full Day School harus diajak dialog untuk mencari rumusan yang terbaik," pungkas Pakde Karwo.( Rof Maulana/Muslim Abdurrahman)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pesantren, Pertandingan, Quote Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, February 8, 2018

Delapan Peserta BPUN Cirebon Melenggang ke Perguruan Tinggi Negeri

Cirebon, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sebanyak 6 dari 45 peserta bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2015 kabupaten Cirebon melenggang ke perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sementara 2 peserta lainnya masuk melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).




Delapan Peserta BPUN Cirebon Melenggang ke Perguruan Tinggi Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Delapan Peserta BPUN Cirebon Melenggang ke Perguruan Tinggi Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Delapan Peserta BPUN Cirebon Melenggang ke Perguruan Tinggi Negeri

Bimbingan BPUN 2015 Cirebon diselenggarakan selama sebulan di Ma’had As-Shighor Gedongan dengan 45 orang siswa dari berbagai sekolah tingkat atas dan sederajat di Cirebon.

“Enam orang lulus lewat SBMPTN ialah Afrilia Tristara di UI, Mohamad Fatich Arif di UNJ, Anton Suseno di Unnes, Robiatul Adawiyah dan Nurlinasanti di UPI, dan Ruli Budi Apriyanto di UPN Veteran Yogya. Sedangkan 2 orang lulus lewat SPAN-PTKIN ialah Siti Maemunah dan Robiatul Hadawiyah di IAIN Cirebon,” jelas Manajer Kota BPUN Wahyono, Kamis (9/7) malam.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Wahyono mengajak rekan-rekan alumni BPUN Cirebon bersyukur karena lulus ke PTN baik melalui jalur SBMPTN maupun SPAN-PTKIN. “Teman-teman alumni BPUN lainnya yang tidak lulus, kita akan terus memotivasi dan membimbing untuk mengikuti seleksi lewat Ujian Mandiri,” katanya.

Bagian Akademik BPUN Cirebon Murjiah berharap alumni BPUN lainnya tidak patah arang. “Masih banyak jalur masuk ke PTN, salah satunya Ujian Mandiri. Tetap semangat dan sukses,” ia berharap.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Cirebon H Asdullah Anwar menyatakan kebanggaannya atas lulusnya peserta BPUN.

“Selamat dan sukses untuk peserta BPUN yang lulus SBMPTN. Yang belum lulus tetap semangat masih banyak jalan menuju sukses. Masih ada kesempatan lewat Ujian Mandiri,” ungkap Asdullah. (Ayub Al-Ansori/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Quote, Tokoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Wednesday, February 7, 2018

Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz

Rembang, Persatuan Habib Jawa Timur. Pejabat Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ahmad Mustofa Bisri, Jumat (15/8) pagi, mengawali kembali pengajian rutin di aula pesantren Raudhotut Tholibin, Leteh, Rembang. Pengajian yang digelar setiap hari Selasa dan Jumat itu mulai ramai diikuti ribuan warga Nahdlatul Ulama sekabupaten Rembang.

Menurut Wakil Ketua PCNU Rembang H Bisri Adib Hattani, pengajian itu kembali dibuka dan digelar setelah libur puasa. Sementara pada bulan Ramadhan lalu, pengajian tafsir Al-Ibriz untu sementara digantikan dengan ngaji pasan (pengajian setiap bulan Ramadhan).




Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Buka Pengajian Rutin Tafsir Al-Ibriz

"Pengajian ini memang kembali digelar dan dibuka secara langsung KH Ahmad Mustofa Bisri semenjak libur bulan puasa 1435 H, di mana aula dialihfungsikan sebagai kegiatan bulan Ramadhan dengan kajian kitab Riyadhus Sholihin,” kata pria yang lazim disapa Gus Adib.

Persatuan Habib Jawa Timur

Pengajian ini, kata Gus Adib, disiarkan langsung oleh Mataair Radio dengan frekuensi 105,1 MH.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sementara Samiran menjelaskan, dirinya sering mengikuti pengajian itu sejak tahun 2000. Hingga sekarang, ia secara istiqomah mengikuti pengajian meski banyak kesibukannya di luar itu. Menurutnya pengajian yang membacakan kitab karya simbah KH Bisri Mustofa itu selalu ramai diikuti para jamaah meski telah lama dikaji sejak pada zamannya.

"Kitab ini selalu ramai jamaah mas, sejak jaman penulisnya. Masyarakat tak pernah bosan mengikuti pengajian rutinan ini. Karena kita sudah menjadwalkannya setiap Selasa dan Jumat,” tandas Samiran, salah satu jamaah pengajian tafsir Al-Ibriz. (Ahmad Asmui/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Amalan, Jadwal Kajian, Quote Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, February 6, 2018

Teguhkan Identitas Bangsa dengan Melestarikan Tradisi

Bondowoso, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Nyai Hj Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid berkunjung ke Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur untuk ke tujuh kalinya. Istri Presiden ke-4 RI ini datang ke Bondowoso dalam rangka silaturrahim dan buka puasa bersama di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Senin (27/6).

Kegiatan yang bertema Dengan Berpuasa Kita Tingkatkan Keaarifan dan Keteguhan Iman ini dihadiri oleh Bupati Bondowoso H Amin Said Husni, Wakil Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso Hidayat, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bondowoso Agus Salam.




Teguhkan Identitas Bangsa dengan Melestarikan Tradisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Teguhkan Identitas Bangsa dengan Melestarikan Tradisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Teguhkan Identitas Bangsa dengan Melestarikan Tradisi

Shinta Nuriyah dalam taushiyahnya mengatakan setiap daerah menjaga dan melestarikan kesenian lokal, kesenian adat tradisional. Hal ini penting untuk meneguhkan identitas kebangsaan dan warisan generasi muda di masa yang akan datang.

"Saya ingin kesenian daerah hidup. Kesenian masyarakat adalah kesenian Indonesia yang sangat indah, mempunya filosofi tinggi, sehingga rakyat Indonesia tidak lupa dengan kesenian daerah masing-masing," jelas ibu 4 orang putri ini.

Ia berharap bila masyarakat makin menghidupan tradisi budaya dari daerah masing-masing, hal ini akan menjadi perisai untuk menghadapi budaya asing yang tidak sesuai dengan prinsip kebaikan budaya Indonesia.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu, Muhammad Afifi, salah satu kader muda penggerak Jaringan Gusdurian Bondowoso mengatakan, tentunya sangat gembira karena dapat bertemu langsung dengan Ibu Shinta. “Beliau memotivasi kita untuk tetap menjaga dan meneruskan perjuangan Gus Dur,” ujarnya.

Acara tersebut diikuti oleh para jamaah sholawat Masjid At-Taqwa Bondowoso serta para kader-kader muda yang tergabung dalam Komunitas Jaringan Gusdurian Kabupaten Bondowoso. Selesai taushiyah, dilanjut dengan pemberian bingkisan kepada kaum dhuafa dan dilanjutkan buka puasa bersama. (Ade Nurwahyudi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Habib, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, February 1, 2018

Laporan Tahunan IPPNU Tegal Dikritik dan Dipuji

Tegal, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah 

Laporan Tahunan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Tegal yang telah dilaksanakan baru-baru ini di Gedung PCNU Kabupaten Tegal nampaknya menjadikan pengurus harus sigap dan melakukan terobosan. Pasalnya sebagai organisasi yang terbuka IPPNU juga menerima kritikan dan pujian. 

“Kami dari PAC IPPNU Kramat, saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus cabang yang telah membuka diri dalam laporan tahunan ini, yang kedua ada beberapa hal yang kami sampaikan terkait dengan agenda PC, yang telah mengeluarkan surat pengesahan kepada ranting-ranting yang belum maksimal, tetapi ini  juga bisa terobati setelah kegiatan ini banyak ilmu yang kami dapat, untuk itu dengan segenap hati kami menerima laporan tahunan ini,“ kata salah satu pengurus PAC IPPNU Kramat dalam pandangan organisasinya.




Laporan Tahunan IPPNU Tegal  Dikritik dan Dipuji (Sumber Gambar : Nu Online)
Laporan Tahunan IPPNU Tegal Dikritik dan Dipuji (Sumber Gambar : Nu Online)

Laporan Tahunan IPPNU Tegal Dikritik dan Dipuji

Lain dengan ketua PAC IPPNU Kecamatan Dukuhwaru Evi Mastuti, dia menganggap PC IPPNU Kabupaten Tegal telah melakukan kerjanya secara maksimal di tahun terakhir “Saya terus terang saja melihat pengurus cabang selama ini bisa dibanggakan karena upaya kaderisasi dan mekanisme organisasi telah dijalankan dengan baik, meski jauh dari sempurna karena tidak ada manusia yang sempurna,“ pujinya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementra Ketua PC IPPNU Kabupaten Tegal Lutfatun Nukhla menjelaskan bahwa adanya laporan tahunan bertujuan untuk mengevaluasi selama pertengahan periode sehingga ada jalan yang dapat dipahami secara bersama. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Ini merupakan wujud keterbukaan kami menerima masukan hingga kritikan agar menjadi lebih baik ke depan, mudah-mudahan dengan ini bisa memberikan makna dan transparansi dalam menjalankan roda organisasi dan yang lebih penting adalah kaderisasi ke depan,“ katanya.

Lutfah yang asal kecamatan Kedungbanteng itu juga mengatakan kegitan laporan tahunan juga dibarengi dengan pendidikan dan latihan (Diklat) kesekretariatan yang memberi materi adalah Sekretaris Pimpinan Pusat Bidang Kaderisasi Farida Faricha dan juga materi keorganisasian dengan pemateri Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jawa Tengah Ni’matul Azizah.

Luftah menganggap perlunya diklat itu karena masih banyak PAC-PAC di Kabupaten Tegal belum tertib administrasi dan organisasi. Selain itu sebagai sarana mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta terhadap kinerja organisasi sehingga mendapatkan gambaran atau konstruksi yang jelas dalam menatapnya ke depan. 

Sementara dalam pembukaannya ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal H Ahmad Wasy’ari memandang IPPNU memilki potensi yang sangat luar biasa, sehingga perlu dikembangkan karena bagaimanapun IPPNU merupakan sayap yang tidak bisa dipisahkan dari Nahlatul Ulama.

“Ini saatnya kita mengembangkan dengan sungguh-sungguh hingga tercipta tatanan yang lebih baik dan terarah sehingga kita kedepan bisa disegani lawan ataupun kawan,“ pintanya singkat.  

Akhir dari kegiatan laporan tahunan itu adalah 11 dari 14 PAC menerima tanpa catatan apapun, 3 PAC dinyatakan belum menerima dikarenakan berhalangan hadir. PAC yang tidak hadir itu diantaranya adalah PAC Kecamatan Dukuhturi, PAC. IPPNU Kecamatan Warureja dan PAC Jatinegara. Kegiatan satu hari satu malam itu diikuti pengurus cabang dan pengurus anak cabang sejumlah 100 peserta.

Turut hadir dalam ksempatan itu Ketua PCNU Kabupaten Tegal H Ahmad Wasy’ari, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tegal Alfiyah, Pembina Cabang, Sekretris Pimpinan Pusat Farida Faricha, Ketua PW IPPNU Jawa Tengah Ni’matul Azizah.  

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Abdul Muiz  

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaNu, Quote PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 27, 2018

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Jepara,Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas dosen, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, mengundang Prof. Dr. Supriyadi Rustad. Pertemuan berlangsung di Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Sabtu (8/3).




Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)
Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu (Sumber Gambar : Nu Online)

Dikti Siap Bantu Tingkatkan Kualitas Unisnu

Menurut Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pihaknya siap membantu membesarkan Unisnu.

“Unisnu layak menjadi besar layaknya perguruan-perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia,” katanya dalam Orientasi Akademik; Pembinaan dan Peningkatan Kualitas Dosen Unisnu Jepara.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia memaparkan, pondasi pendidikan di Indonesia harus didukung dengan elemen-elemen yang saling bersinergi. Diantaranya Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dibingkai dengan standar dan peraturan perundang-undangan serta pelaksanaannya tidak lepas dari kuliaas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dosen.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Karena itu, pihaknya bersedia membantu mengirimkan dosen-dosen Unisnu untuk dikuliahkan Dikti ke luar negeri. Dikti lanjutnya juga menyediakan beasiswa S2 dan S3 untuk dosen Unisnu baik ke PT dalam maupun luar negeri.

Rektor Unisnu Jepara, Prof. Dr. H. Muhtarom, mengungkapkan kampus yang digawanginya perlu banyak berbenah dan butuh banyak bimbingan dari Dikti serta Kopertis. DYP Sugiarto, Ketua Kopertis Wilayah VI yang turut hadir mengamini komitmen Dikti yang hendak memajukan kampus NU tersebut. “Semoga harapan dari Dikti segera terwujud,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kiai, Fragmen, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Thursday, January 25, 2018

Pesantren Nurul Fauzi Tasikmalaya Juarai LSN Region Jabar III

Tasikmalaya, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Final Liga Santri Nusantara Region Jawa Barat III dimenangkan oleh Pondok Pesantren Nurul Fauzi berasal dari Kabupaten Tasikmalaya. Pesantren Nurul Fauzi menang setelah mengandaskan PP Dar El Rahmah berasal dari Ciamis lewat adu penalti dengan skor 5-4.?

Setelah pertandingan di babak pertama dan kedua berjalan seri. Pertadingan yang bertempat di Stadion Wiradadaha Tasikmalaya, Kamis (25/8) berlangsung seru.




Pesantren Nurul Fauzi Tasikmalaya Juarai LSN Region Jabar III (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Nurul Fauzi Tasikmalaya Juarai LSN Region Jabar III (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Nurul Fauzi Tasikmalaya Juarai LSN Region Jabar III

Atas kemenangan ini Pelatih PP Nurul Fauzi Asep H bersyukur bisa juara region dan berhak untuk melaju di babak 32 Besar Liga Santri Nusantara seri nasional.

"Kami akan terus berlatih untuk menghadapi tim-tim yang dari 32 regional. Karena dengan terus berlatih akan menambah kekompakan dan kerjasama tim," katanya.

Sedangkan pelatih Dar El Rahmah Lili Herli meski kalah timnya mampu melaju ke babak final regional Jabar III. "Tahun depan kami akan mempersiapkan lagi."

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut Koordinator Regional Jabar III Usep Saeful Kamal secara keseluruhan pertandingan berjalan lancar.?

"Kami menerapkan sprotiftas dan fair play kepada seluruh tim. Sesuai dengan pesan Menpora haram hukumnya ada pengaturan skor," tegasnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kajian, Quote PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saturday, January 20, 2018

Presiden Iran Disambut Sholawat Badar

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur
Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinedjad tiba di gedung PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB. Dengan pengawalan ketat presiden langsung memasuki ruang pertemuan lantai 8 dan disambut hangat oleh Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi bersama hampir semua jajaran pengurus besar NU baik Musytastar, Syuriah dan Tanfidziyah, ditambah perwakilan dari lajnah, lembaga, dan badan otonom NU, juga delegasi dari pengurus wilayah NU seluruh Indonesia.

”Sholatullah salamullah. ’ala thoha rosulillah. Sholatullah salamullah ’ala yasin habibillah,” begitu para kiai menyambut kedatangan presiden Iran. Kalimat itu disebut sebagai Sholawat Badar yang pada masa lalu digunakan oleh warga pesantren untuk membakar semangat juang melawan penjajahan. Sholawat Badar adalah Sholawat perang.

Ketua PBNU KH. Hasyim Muzadi sebelum menyampaikan sambutannya kontan menyebutkan salah potongan salah satu ayat al-Qur’an: ”Walillahi junudussamawati wal ’ardl. Wakanallahu azizan hakima” (Bahwa Pasukan langit dan bumi itu kepunyaan Allah. Allah Mahamulia dan Bijaksana: Red).

Hasyim menyatakan, kunjungan para ulama, presiden Iran dan segenap rombongan ke PBNU adalah untuk bersilaturrahmi sembari menegaskan kembali bahwa program nuklir di Iran adalah untuk kepentingan pengembangan teknologi. Kepada PBNU, sebelumnya, pihak Iran menyatakan, program nuklir Iran tidak ada kaitannya dengan penciptaan senjata berat.

”Setelah ada penjelasan seperti itu maka tidak ada lain bagi PBNU kecuali berpendapat bahwa pengembangan energi nuklir adalah hak semua negara yang berdaulat. Indonesia pun berhak mengembangkan energi nuklir. Tidak ada satu negara pun yang berhak untuk menghalangi pengembangan teknologi. PBNU memberikan dukungan moral kepada Iran,” demikian hasim membacakan sambutannya.

Hasyim menyatakan, organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak memusuhi negara manapun termasuk Amerika, Inggris, dan Australia. ”Kita tiak benci Amerika, wong banyak anggota kita yang lulusan sana. Kita hanya memusuhi kesewenang-wenangan, keserakahan dan hegemoni yang mereka paksakan,” kata Hasyim. (nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pondok Pesantren, Quote, Nahdlatul Persatuan Habib Jawa Timur




Presiden Iran Disambut Sholawat Badar (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden Iran Disambut Sholawat Badar (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden Iran Disambut Sholawat Badar