Showing posts with label Nahdlatul. Show all posts
Showing posts with label Nahdlatul. Show all posts

Sunday, March 11, 2018

GP Ansor Boyolali Napak Tilas ke Makam 15 Syuhada

Boyolali, Persatuan Habib Jawa Timur

Momentum hari lahir (harlah) ke-82 Gerakan Pemuda (GP) Ansor serta harlah ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) diperingati para kader GP Ansor di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dengan mengadakan napak tilas ke makam 15 syuhada, Ahad (24/4).




GP Ansor Boyolali Napak Tilas ke Makam 15 Syuhada (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Boyolali Napak Tilas ke Makam 15 Syuhada (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Boyolali Napak Tilas ke Makam 15 Syuhada

Ke-15 syuhada tersebut merupakan para tokoh NU dan Ansor di daerah Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, yang dibunuh PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1965 silam. Mereka dimakamkan dalam satu kompleks pemakaman di Jagir, Dragan, Musuk, Boyolali.

Ketua Ketua PC GP Ansor Boyolali Choiruddin Ahmad menerangkan, rute napak tilas dimulai dari Rumah Sakit Pandanaran Boyolali kemudian menuju ke arah Kecamatan Musuk, hingga sampai ke lokasi.

Persatuan Habib Jawa Timur

“Sengaja pada harlah kali ini, kita adakan napak tilas, untuk mengenang perjuangan para tokoh NU yang telah gugur,” terang Choiruddin.

Persatuan Habib Jawa Timur

Dalam kesempatan tersebut, para kader Ansor se-Kabupaten Boyolali ikut mendengarkan kronologi kisah perjuangan para tokoh NU dan Ansor di daerah tersebut, yang disampaikan oleh salah satu saksi sejarah yang masih hidup.

Selain kegiatan napak tilas, juga diadakan kegiatan Tahlil Akbar untuk mendoakan para tokoh NU dan Ansor.

Choiruddin berharap pada momentum harlah ke-82 ini, GP Ansor dapat lebih solid dalam menjaga NKRI dan NU. “Ansor lebih solid dalam menjaga akidah Aswaja dan menjadi benteng negara dari berbagai paham yang merongrong,” tukas dia. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Nahdlatul Persatuan Habib Jawa Timur

Tuesday, February 13, 2018

Meyegerakan Amal Kebaikan

Barang siapa dibukakan pintu kebaikan baginya, maka hendakah dia menggunakan kesempatan itu, sebab tidak diketahui kapan pintu kebaikan itu ditutup baginya.

Ø¥Ù? ÙŽÙ‘ الْحَمْدَ لِلَّهِ Ù? َحْمَدُهُ ÙˆÙŽÙ? َسْتَعِÙ? Ù’Ù? ُهُ ÙˆÙŽÙ? َسْتَغْفِرُهْ ÙˆÙŽÙ? َعُوذُ بِاللهِ مِÙ? Ù’ شُرُوْرِ Ø£ÙŽÙ? ْفُسِÙ? َا وَمِÙ? Ù’ سَÙ? ِّئَاتِ أَعْمَالِÙ? َا، Ù…ÙŽÙ? Ù’ Ù? َهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ? Ù’ Ù? ُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِÙ? ÙŽ لَهُ. وَأَشْهَدُ Ø£ÙŽÙ? Ù’ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِÙ? ْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ Ø£ÙŽÙ? ÙŽÙ‘ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى Ù? َبِÙ? ِّÙ? َا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ? Ù’ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَاÙ? ٍ إِلَى Ù? َوْمِ الْقِÙ? َامَةِ. Ù? َا Ø£ÙŽÙ? ُّهَا الÙ? َّاسُ أُوْصِÙ? ْكُمْ وَإِÙ? َّاÙ? ÙŽ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْÙ? ÙŽ. قَالَ تَعَالَى: Ù? َا Ø£ÙŽÙ? ُّهاَ الَّذِÙ? Ù’Ù? ÙŽ ءَامَÙ? ُوا اتَّقُوا اللهَ Ø­ÙŽÙ‚ÙŽÙ‘ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُÙ? ÙŽÙ‘ إِلاَّ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ? تُمْ مُّسْلِمُوْÙ? ÙŽ. قَالَ تَعَالَى: Ù? َا Ø£ÙŽÙ? ُّهَا الÙ? َّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِÙ? Ù’ خَلَقَكُمْ مِّÙ? Ù’ Ù? َفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِÙ? ْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِÙ? ْهُمَا رِجَالاً كَثِÙ? ْرًا ÙˆÙŽÙ? ِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِÙ? Ù’ تَسَآءَلُوْÙ? ÙŽ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِÙ? ÙŽÙ‘ اللهَ كَاÙ? ÙŽ عَلَÙ? ْكُمْ رَقِÙ? ْبًا. Ù? َا Ø£ÙŽÙ? ُّهَا الَّذِÙ? Ù’Ù? ÙŽ ءَامَÙ? ُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِÙ? ْدًا. Ù? ُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ ÙˆÙŽÙ? َغْفِرْ لَكُمْ ذُÙ? ُوْبَكُمْ ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ? Ù’ Ù? ُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِÙ? ْمًا.

Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah




Meyegerakan Amal Kebaikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Meyegerakan Amal Kebaikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Meyegerakan Amal Kebaikan



Ù…ÙŽÙ? Ù’ فَتَحَ لَهُ بَابٌ مِÙ? ÙŽ الخَÙ? ْرِ فَلْÙ? ÙŽÙ? تَهِزْهُ فَإِÙ? هُ لاَ Ù? َدْرِى مَتَى Ù? َغْلَقُ عَÙ? ْهُ

Barang siapa dibukakan pintu kebaikan baginya, maka hendakah dia menggunakan kesempatan itu, sebab tidak diketahui kapan pintu kebaikan itu ditutup baginya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sabda Rasulullah saw tersebut mengandung beberapa isyarat, pertama hendaklah kebaikan segera dilaksanakan. Janganlah suka menunda-nunda amal kebajikan. Kemalasan merupakan akar penyesalan. Seberapa kecilpun sebuah kebaikan pasti memiliki makna dan arti. Janganlah menyepelekan amal kebaikan karena, bisa jadi amal yang kita sepelekan itulah yang diridhai Allah swt. dan menjadi kunci keselamatan kita di akhirat nanti. Ingatlah kisah seorang pelacur berlumur dosa yang hidupnya sesak dengan maksiat, tetapi masuk surga karena memberi minum anjing. Kadang kala amal yang sepele itu mampu memanggil ridha-Nya.

Isyarat kedua dari sabda Rasulullah saw bahwasannya manusia haruslah sadar akan posisi dirinya sebgaia seorang hamba yang lemah dan tidak mampu berbuat apa. Karena sesungguhnya kebaikan yang telah kita lakukan dan maksiat yang berhasil kita hindari semuanya itu berkat pertolongan Allah Yang Maha Kuasa. Kita sebagai seorang hamba tidak ada yang tahu kapan Allah swt menutup pintu kebaikan bagi kita, sehingga tidak ada kesempatan berbuat baik lagi bagi badan ini. Entah karena tutup usia atau karena lemah fisik yang tak terkira. Inilah sebenarnya hakikat dari makna la Haula wa la Quwwata illa Billahil ‘Aliyyin Adhim. Bahwa tidak ada kemampuan yang dapat menghindarkan kita dari maksiat dan tidak ada kekuatan yang menjadikan kita ta’at kepada-Nya kecuali hanya dari Allah swt.

Demikianlah Allah swt telah menetapkan kepada semua makhluk akan kejadian dan kelakukan mereka. Manusia tidak akan mampu melawan apa yang dikehendakinya. Oleh karenanya manusia hanya dapat memohon agar dirinya menjadi bagian dari kelompok yang beruntung.

Persatuan Habib Jawa Timur



فَرَغَ رَبُّكُمْ مِÙ? ÙŽ الْخَلْقِ وَالرِّزْقِ وَالْأَجَلِ جَفَّ الْقَلَمُ ? بِمَا هُوَ كَائِÙ? ÙŒ

Tuhanmu telah selesai menciptakan, menetapkan rizqi, dan menetapkan mati. Qalam telah kering. Dengan demikian Allah tetap mengetahui apa yang terjadi.

Jika demikian halnya maka segeralah kita bertaubat mencari kerelaan-Nya atas segala dosa yang telah kita lakukan dan janganlah pernah merasa puas dengan apa yang telah kita laksanakan sebagai amal kebajikan. Bukankah amal kebajikan itu terlaksana karena ketentuan-Nya juga?



?وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِÙ? عًا Ø£ÙŽÙ? ُّهَا الْمُؤْمِÙ? ُوÙ? ÙŽ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوÙ? ÙŽ

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung

Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Dunia adalah perladangan bagi akhirat. Tidak ada sesuatupun yang sia-sia di dunia ini, tidak maksyiat tidak juga amala ibadah. Semuanya ada dihitungannya, jika waktunya tiba nanti maksyiat akan membawa pelakunya ke pada siksaan-siksaan yang setimpal. Sedangkan amal kebaikan akan dibalas dengan pahala yang berwibawa. Itulah janji Allah yang telah menjadi ketetapan. Innallaha la yuhkliful mi’ad.

Rasulullah saw bersabda:



اَلدُّÙ? Ù’Ù? َا مَزْرَعَة الأَخِرَةِ فَمَÙ? Ù’ زَرَعَ خَÙ? ْرًا حَصَدَ غِبْطَة, ÙˆÙŽÙ…ÙŽÙ? Ù’ زَرَعَ شَرًّا حَصَدَ Ù? َدَامَة?

Dunia ini adalah perladangan akhirat, maka barang siapa menanam kebaikan, maka dia akan merasakan hasilnya dengan perasaan puas, dan barang siapa menanam keburukan, maka dia akan berbuah penyesalan.



بَارَكَ اللهُ لِÙ? Ù’ وَلَكُمْ فِÙ? Ù’ اْلقُرْآÙ? ِ اْلعَظِÙ? ْمِ ÙˆÙŽÙ? َفَعَÙ? ِÙ? ÙˆÙŽØ¥Ù? َّاكُمْ ِبمَا ِفÙ? ْهِ مِÙ? ÙŽ اْلآÙ? اَتِ وَالذكْر ِالْحَكِÙ? ْمِ وَتَقَبَّلَ مِÙ? ِّÙ? وَمِÙ? ْكُمْ تِلاَوَتَهُ Ø¥Ù? َّهُ هُوَ السَّمِÙ? ْعُ اْلعَلِÙ? ْمُ

Khutbah II



اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَاÙ? ِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِÙ? ْقِهِ وَاِمْتِÙ? َاÙ? ِهِ. وَاَشْهَدُ اَÙ? Ù’ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِÙ? ْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ?

اَÙ? ÙŽÙ‘ سَÙ? ِّدَÙ? َا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَاÙ? ِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَÙ? ِّدِÙ? َا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِÙ? ْمًا كِثÙ? ْرًااَمَّا بَعْدُ فَÙ? اَ اَÙ? ُّهَا الÙ? َّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِÙ? ْمَا اَمَرَ وَاÙ? ْتَهُوْا عَمَّا Ù? ÙŽÙ‡ÙŽÙ‰ وَاعْلَمُوْا اَÙ? ÙŽÙ‘ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِÙ? ْهِ بِÙ? َفْسِهِ وَثَـÙ? ÙŽÙ‰ بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِÙ? ÙŽÙ‘ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ Ù? ُصَلُّوْÙ? ÙŽ عَلىَ الÙ? َّبِى Ù? Ø¢ اَÙ? ُّهَا الَّذِÙ? Ù’Ù? ÙŽ آمَÙ? ُوْا صَلُّوْا عَلَÙ? ْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِÙ? ْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَÙ? ِّدِÙ? َا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَÙ? ْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَÙ? ِّدِÙ? اَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَÙ? ْبِÙ? آئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَارْضَ اللّهُمَّ عَÙ? ِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِÙ? Ù’Ù? ÙŽ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَاÙ? وَعَلِى وَعَÙ? Ù’ بَقِÙ? َّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَتَابِعِÙ? التَّابِعِÙ? Ù’Ù? ÙŽ لَهُمْ بِاِحْسَاÙ? ٍ اِلَىÙ? َوْمِ الدِّÙ? Ù’Ù? ِ وَارْضَ عَÙ? َّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ Ù? َا اَرْحَمَ الرَّاحِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِÙ? ِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاْلمُؤْمِÙ? َاتِ وَاْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْÙ? آءُ مِÙ? ْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاÙ? ْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِÙ? َّةَ وَاÙ? ْصُرْ Ù…ÙŽÙ? Ù’ Ù? َصَرَ الدِّÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاخْذُلْ Ù…ÙŽÙ? Ù’ خَذَلَ اْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ ÙˆÙŽ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّÙ? Ù’Ù? ِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى Ù? َوْمَ الدِّÙ? Ù’Ù? ِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَÙ? َّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَÙ? ÙŽ وَسُوْءَ اْلفِتْÙ? َةِ وَاْلمِحَÙ? ÙŽ مَا ظَهَرَ مِÙ? ْهَا وَمَا بَطَÙ? ÙŽ عَÙ? Ù’ بَلَدِÙ? َا اِÙ? ْدُوÙ? ِÙ? ْسِÙ? َّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَاÙ? ِ اْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ عآمَّةً Ù? َا رَبَّ اْلعَالَمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ. رَبَّÙ? َا آتِÙ? اَ فِى الدُّÙ? Ù’Ù? َا حَسَÙ? َةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَÙ? َةً وَقِÙ? َا عَذَابَ الÙ? َّارِ. رَبَّÙ? َا ظَلَمْÙ? َا اَÙ? ْفُسَÙ? َاوَاِÙ? Ù’ لَمْ تَغْفِرْ Ù„ÙŽÙ? َا وَتَرْحَمْÙ? َا Ù„ÙŽÙ? َكُوْÙ? ÙŽÙ? ÙŽÙ‘ مِÙ? ÙŽ اْلخَاسِرِÙ? Ù’Ù? ÙŽ. عِبَادَاللهِ ! اِÙ? ÙŽÙ‘ اللهَ Ù? َأْمُرُÙ? َا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَاÙ? ِ وَإِÙ? ْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ ÙˆÙŽÙ? ÙŽÙ? ْهَى عَÙ? ِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُÙ? ْكَرِ وَاْلبَغْÙ? Ù? َعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْÙ? ÙŽ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِÙ? ْمَ Ù? َذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ Ù? ِعَمِهِ Ù? َزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

Red. Ulil H. Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Nahdlatul Persatuan Habib Jawa Timur

Monday, February 12, 2018

Gus Yahya: Gus Kelik Itu Nyleneh, Tapi Banyak yang Suka

Yogyakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengucapkan belasungkawa atas wafat Gus Kelik. Menurutnya, yang kehilangan Gus Kelik itu bukan hanya keluarga Krapyak, tetapi juga PBNU. Karena, Gus Kelik adalah salah seorang yang menjaga husnuz zhan banyak orang terhadap NU. Berkat Gus Kelik itu, hingga hari ini banyak orang masih percaya terhadap NU.

Demikian disampaikan Gus dalam acara tahlil sembilan hari wafatnya Gus Kelik di halaman Pesantren Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta, Rabu (10/8) malam.




Gus Yahya: Gus Kelik Itu Nyleneh, Tapi Banyak yang Suka (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Yahya: Gus Kelik Itu Nyleneh, Tapi Banyak yang Suka (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Yahya: Gus Kelik Itu Nyleneh, Tapi Banyak yang Suka

“Ketika Gus Kelik wafat, orang-orang banyak saling berdebat sendiri-sendiri tentang persoalan, Gus Kelik itu wali atau bukan. Ada yang yakin kalau Gus Kelik itu wali. Karena berkat khoriqul adah, tidak seperti orang pada umumnya. Kalau khoriqul adah ya wali. Ada yang bantah lagi, wali kok kayak gitu?” ujar Gus Yahya.

Kalau Gus Kelik, lanjut Gus Yahya itu sudah tidak saya pikir lagi, entah wali entah tidak. Tidak saya pikir.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Hanya yang saya ingat itu, coba ingat njenengan-njenengan yang bergaul dengan Gus Kelik ketika hidup, kok tidak ada orang yang benci terhadapnya. Itu kok tidak ada. Padahal orang itu, sebaik apa pun itu, di mana-mana ada saja yang benci. Tidak ada orang senyleneh Gus Kelik, tapi banyak yang suka,” ujar Gus Yahya yang disambut gelak tawa para hadirin.

Coba yang hadir ini, lanjut Gus Yahya, bawalah mobil lalu beli bensin setengah liter di penjual eceran. Pasti njenengan dimarah-marahi sama penjualnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Lha kalau Gus Kelik ini, nggak itu. Gus Kelik bawa mobil, beli bensin setengah liter di penjual eceran, ya dikasih. Penjualnya juga tidak marah. Itu kejadian benar, di Mangkuyudan,” cerita Gus Yahya yang sekali lagi disambut tawa para hadirin.

Malahan, kata Gus Yahya, yang kelihatan dengan sangat, banyak orang yang suka terhadap Gus Kelik. Lha orang segini banyaknya yang hadir ini, kan pada suka sama Gus Kelik. Ini kelihatan dengan sangat. Maka, saya yakin bahwa Gus Kelik itu bagian dari orang-orang saleh.

“Allah itu sudah janji, kalau ada hambanya yang saleh, maka Ia akan memberikan mahabbah kepadanya. Gus Kelik itu tidak usah mencari-cari cara, otomatis orang-orang itu pada suka. Kalau yang lainnya kan pada tebar pesona semuanya. Ada yang pencitraan. Gus Kelik itu tidak pernah seperti itu. Tidak pernah berpura-pura baik dengan orang itu tidak pernah,” ungkap Gus Yahya.

Apa pernah Gus Kelik itu, lanjut Gus Yahya, membagi-bagikan buku kepada tukang becak? Tidak pernah. Nyisir rambut saja tidak pernah. Lha kayak gitu kok banyak orang yang suka. Ya entah bagaimana, kok bisa suka itu entah bagaimana.

“Kalau dipikir-pikir, sukanya sama Gus Kelik itu apanya juga tidak jelas kok. Tapi kok yang suka dengan Gus Kelik banyak,” tandas Gus Yahya. (Nur Rokhim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Islam, Lomba, Nahdlatul Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sunday, February 4, 2018

Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah

Jombang,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) yang lebih akrab disebut Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur akan melangsungkan gawe besar yakni peringatan seabad madrasah dan 191 tahun pesantrennya. Untuk menyambut itu kepanitiaan mengupayakan pusat dokumentasi atau museum.

"Kami terus berburu testimoni atau pengakuan dari para pelaku sejarah, dalam hal ini siapa saja yang mengetahui kiprah pesantren di masa awal," kata divisi dokumen, H Muhyiddin Zainul Arifin, Sabtu (26/3).




Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tambakberas Berburu Bukti Sejarah

Bersama panitia yang lain, H Muhyiddin melakukan serangkaian wawancara dan pencarian dokumen demi mengukuhkan keberadaan dan kiprah para pendahulu maupun pesantren. "Sejumlah sesepuh yang masih bisa diajak komunikasi terkait kiprah para pendahulu pesantren satu demi satu kami datangi," katanya. Demikian pula dokumen yang membenarkan usia madrasah serta sejumlah barang penting dari para pengasuh masa awal juga terus diupayakan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Bahkan ada piagam yang berhasil ditemukan panitia yang menerangkan bahwa usia madrasah ternyata lebih tua dari data yang dimiliki panitia," terang dosen di Universitas KH Abdul Wahab Chasbullah atau Unwaha Jombang ini. Demikian pula benda bersejarah yang pernah dimiliki para pendahulu pesantren turut diinventarisir, lanjutnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebagai langkah awal dan berdasarkan masukan saat koordinasi dengan anggota devisi telah disepakati untuk menggali data dari para putra dan putri pengasuh. "Para panitia sudah kami bagi agar bisa menyebar ke sejumlah dzurriyah atau keluarga pesantren," katanya. Karena dari para keluarga dalem tersebut nantinya akan muncul temuan baru atau bahkan rekomendasi siapa saja yang layak untuk dikonfirmasi terkait kiprah para pendahulu pesantren.

"Kami akan mengumpulkan sebanyak mungkin pandangan dan pengakuan hingga barang bersejarah dari berbagai kalangan sebagai upaya untuk mengungkap kiprah para sesepuh dan pendahulu," ungkapnya. Beberapa keluarga juga tidak berkeberatan berbagi koleksi foto dan benda pusaka yang nantinya akan dipamerkan. "Tidak menutup kemungkinan, foto dan dokumen serta benda bersejarah tersebut belum terpublikasi," lanjutnya.

Terhadap pihak yang tidak berkenan untuk menyerahkan benda bersejarah yang ada kaitannya dengan pesantren dan para pengasuh, divisi ini tidak akan memaksa. "Kami bisa menggunakan kamera atau scan agar bisa mendapatkan materi yang ada," jelasnya. Dan nantinya seluruh koleksi tersebut akan dipamerkan di Gedung Serba Guna KH Abdullah Said dari tanggal 27 hingga 2 Juni.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pesantren Tambakberas yang didirikan tahun 1825 oleh salah satu pasukan Pangeran Diponegoro yang membentengi Jawa yakni Abdussalam yang lebih populer dengan nama Mbah Saichah akan memperingati ulang tahun. Dan di pesantren yang mulai mengenalkan model madrasah secara klasikal tahun 1915 ini juga mengadakan sejumlah kegiatan dari mulai 26 April hingga 4 Juni mendatang. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nahdlatul, Anti Hoax, Ubudiyah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Thursday, February 1, 2018

Ansor Karangasem Bali Rajut Persaudaraan Lewat Safari Ramadhan

Karangasem, Persatuan Habib Jawa Timur. Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Karangasem, Bali mengawali agenda Safari Dakwah Ramadhan 2017 di Masjid Nurul Yaqin Kampung Islam Gelumpang, Senin (5/6). Safari ini merupakan agenda rutin tahunan, yang dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan.




Ansor Karangasem Bali Rajut Persaudaraan Lewat Safari Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Karangasem Bali Rajut Persaudaraan Lewat Safari Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Karangasem Bali Rajut Persaudaraan Lewat Safari Ramadhan

Ketua PC GP Ansor Karangasem, Hazli Hidafi mengungkap bahwa safari ramadhan 2017 ini momentum untuk merajut kembali tali persaudaraan yang akhir akhir ini sempat mengalami goncangan.

"Ansor sebagai bagian dari aktor pemersatu bangsa, memiliki tanggungjawab moral untuk terus menyuarakan semangat persatuan dan keharmonisan, salah satunya dengan bersilaturahim ke simpul simpul masyarakat pada bulan suci ini," terangnya.

Lebih lanjut, Hazli menyayangkan adanya beberapa kelompok yang mengatasnamakan Islam selalu menggunakan ayat suci dan hadis nabi justru sebagai pemicu perpecahan dan perselisihan.

"Tentu ini masalah serius, karena Islam sebagaimana yang diajarkan kiai kiai NU, tak pernah mengajarkan demikian, justru kita harus menyebarkan pemahaman keislaman yang rahmatal lil alamin," tegasnya.

Persatuan Habib Jawa Timur

Sebagaimana yang telah diagendakan, Safari Ramadhan GP Ansor Karangasem tahun ini akan dilanjutkan di Kampung Islam Jeruk Manis, Kampung Islam Nyuling, Kampung Islam Gerembeng, dan akan diahiri di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Amlapura Karangasem. (Abraham Iboy/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Nahdlatul, Bahtsul Masail, Kajian Persatuan Habib Jawa Timur

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Way Kanan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Prof Alexis C Del Rosario dari Filipina didampingi Dirjen Ketahanan Pangan Sri Suhartini dan pemerhati UKM Dr Amarhansah meninjau kegiatan usaha pengelolaan hasil singkong menjadi tiwul di Waykanan. Kunjungan ini digelar dalam rangka melihat produk hasil dari singkong selain dari tepung.

Pengelolaan singkong menjadi beras tiwul merupakan usaha yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdatul Ulama Kabupaten Waykanan.




Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Dalam kunjungan ini Ketua LPPNU Yoni Aliestiadi memberikan keterangan kepada tamunya tentang mekanisme pembuatan olahan dari singkong berupa tiwul yang merupakan makanan yang rendah karbohidrat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu juga ia mempraktikkan bagaimana cara pembuatan tiwul di depan rombongan dari Filipina dan Departemen Pertanian Dirjen Ketahanan pangan.

Prof Alexis mengatakan bahwa ia merasa senang dapat melihat secara langsung pembuatan makanan alternatif dari singkong yaitu tiwul.

Ditambahkannya bahwa kunjungannya ke Waykanan memang mencari olahan apa saja yang dapat dihasilkan dari tanaman singkong. "Di Filipina singkong hanya dijadikan bahan untuk makanan ternak," ujar Prof. Alexis C. Del Rosario.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Kami akan mengembangkan olahan yang dihasilkan dari singkong selain makanan ternak," tambahnya.

Sri Suhartini menambahkan bahwa tahun ini pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian memberikan bantuan untuk tanaman singkong kepada kelompok petani singkong.

ia mengharapkan Pemda Waykanan dapat berkoordinasi dengan lembaga yang peduli dan memperhatikan para petani singkong untuk bersama-sama memberikan masukan dan pengawasan untuk batuan ini agar sesuai sasaran.

Pengelola pabrik tiwul, Yoni Aliestiadi merasa bangga dengan kunjungan dari Kementrian Pertanian dan perwakilan dari comprehensive assessment of the permormance of the cassava supply chain and value chain and identification of interventions for competitiveness dari Filipina.

Yoni meminta Pemkab Waykanan agar lebih peduli kepada pengusaha UKM yang ada di Waykanan, untuk mengembangkan usaha kecil menengah sehingga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. (Heri Amanudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pertandingan, Nahdlatul, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, January 27, 2018

PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur?



Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) memperingati Hari Kartini dengan menggelar Sekolah Kader KOPRI Nasional (SKKN) angkatan ketiga di Gedung Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat, Jalan Penganten Ali No. 71 A Ciracas Jakarta Timur, Jumat (21/04).




PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga (Sumber Gambar : Nu Online)
PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga (Sumber Gambar : Nu Online)

PB KOPRI PMII Gelar SKKN Angkatan Ketiga

Ketua PB KOPRI Ai Rahmayanti mengungkapkan pengalaman perempuan harus menjadi suasana bersama yang dapat menjadi kebijakan. Ini sebabnya organisasi perempuan harus ada. "Organisasi perempuan, KOPRI, harus tetap ada," tegasnya.

Keberadaan KOPRI tidak hanya cukup melahirkan elite-elite kepemimpinan perempuan. Namun, menjadi figur yang bagus. Lebih dari itu, anggota KOPRI dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak.

"KOPRI tidak hanya berorientasi menjadi pemimpin, tapi harus cari kebermanfaatan kepada banyak orang," lanjut perempuan asal Garut itu.

Kegiatan yang dijadwalkan dari tanggal 20-23 April ini diikuti 30 peserta dari berbagai provinsi.

Persatuan Habib Jawa Timur

Masih di dalam forum yang sama, salah seorang pemateri, Nihayatul Wafiroh, mengatakan gerakan perempuan masa kini perlu mengedepankan intelektual. "Langkah awal generasi maju, kunci kalian perbanyak membaca dan menulis," ujarnya. (Robiatul Adawiyah/Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur

Persatuan Habib Jawa Timur Santri, Nahdlatul, Doa Persatuan Habib Jawa Timur

Thursday, January 25, 2018

Syekh H. Ali Imran Hasan Wafat, Sumbar Kehilangan Ulama Kharismatik

Padangpariaman, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw?

Innalillahi wainnailaihi raji’un. Sumatera Barat berduka. Ulama kharismatik dan pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Nagari Pakandangan, Kecamatan VI Lingkung Kabupaten Padangpariaman, Provinsi Sumatera Barat Syekh H. Ali Imran Hasan wafat pukul 04.00 WIB Rabu (12/4) dini hari. Ia wafat di kediamannya yang berada di komplek Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan. Kabar duka ini cepat menyebar melalui media sosial dan pesan singkat hingga kawasan Pesantren Nurul Yaqin terlihat dipadati masyarakat yang datang berbagai daerah.?

Sebelumnya, Syekh Ali Imran sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Siti Rahman Padang. Di rumah dirawat selama satu minggu karena kesulitan bernapas. Pada Minggu (9/4) kemarin Syekh Ali Imran dibawa pulang. ? ?




Syekh H. Ali Imran Hasan Wafat, Sumbar Kehilangan Ulama Kharismatik (Sumber Gambar : Nu Online)
Syekh H. Ali Imran Hasan Wafat, Sumbar Kehilangan Ulama Kharismatik (Sumber Gambar : Nu Online)

Syekh H. Ali Imran Hasan Wafat, Sumbar Kehilangan Ulama Kharismatik

Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat Rahmat Tuanku Sulaiman kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw menyebutkan, sebagai murid kami sangat berduka atas kepergian Buya Syekh Ali Imran untuk selamanya. Ini berarti masyarakat Sumatera Barat sudah kehilangan lagi seorang ulama yang alim, kharismatik dan memiliki keilmuan keislaman yang mendalami.

“Sesuai dengan pesan beliau, bagaimana Nurul Yaqin terus berkembang dan tetap bertahan hingga hari kiamat datang. Nurul Yaqin harus terus berkibar. Baik sebagai paham maupun sebagai kelembagaan. Sebagai paham, bagaimana pemahaman keagamaan Islam yang diwariskan beliau dapat diamalkan oleh para murid-muridnya dan masyarakat. Sedangkan secara kelembagaan Nurul Yaqin terus berkembang,” kata Rahmat Tuanku Sulaiman.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ali Imran lahir pada subuh 30 Juni 1926 di Tanjung Aur, Pakandangan, Padangpariaman. Ayahnya Pakiah Hasan Tuanku Bagindo dan ibunya Siti Marin. Jika dirunut silsilah nenek moyang, darah ulama memang sudah dimilikinya. Syeikh Muhammad Amin bin Abdullah lebih dikenal dengan sebutan Syekh Mato Aie di Pakandangan yang terkenal di wilayah Padang Pariaman, adalah kakek buyut Syekh H. Ali Imran Hasan.

Dari perkawinan dengan Azar Mainis, Syekh Ali Imran dikarunia lima orang anak. Yakni Almuhdi Karim, Darussalam, Asyaidul Akram, Muzi Latunil Isma dan Imma Latukhaira. Dari kelima anaknya, kini dikarunia 17 cucu.

Syekh Ali Imran pulang ke Pakandangan tahun 1960 dari belajar agama di Malalo. Kemudian mendirikan pondok pesantren Nurul Yaqin. Sebelum mendirikan pesantren, Syekh Ali Imran sudah berguru pada 17 ulama yang mengajari berbagai ilmu. Gurunya dimulai dari ayahnya sendiri, Syekh Hasan bin Muhammad Rahim yang bergelar Tuanku Bagindo (lahir 1897 M dan wafat 1980).

Kemudian Ali Imran berguru pula kepada Syekh Muhammad Aminullah bin Abdullah yang dikenal dengan Buya Mato Aia. Syekh Muhammad lahir 1776 dan wafat 1926 M. Guru lainnya Tuanku Pakandangan, Tuanku Sutan Pakandangan, Tuanku Andah Pakandangan, Syekh Muhammad Yatim Tuanku Sutan Ampalu Tinggi Tandikek Mudiak Padang, Syekh Muhammad Yasin Tuanku Qadhi Koto Tujuh Malin Bandaro (lahir 1227 H, wafat 1367 H), Muhammad Zein Tuanku Hitam yang bertempat tinggal di Surau Ampaleh Ringan-Ringan, Syekh Zakaria Tuanku Labai Sati Padang Laweh Malalo (wafat 1973 M atau 10 Ramadhan 1393 H),

Ia juga berguru kepada Syekh Syahidan Syarbaini Mungo Padang Manggateh Payakumbuh, Syekh Ibrahim Harun Tiakar Payo Basuang Payakumbuh, Syekh Tuanku Shalih karamat yang bermaqam di Pasar Panjang Sungai Sarik, wafat 14 Rajab 1394 H atau 1974 M. Syekh Dura Tuanku Angin, bermaqam di Padang Magek Batu Sangkar wafat Selasa pukul 10.00 WIB pagi 4 Zulkaedah 1402 H, Syekh H. Abu Bakar Sampan VII Koto Pariaman, Syekh H. Ibrahim Ampalu Tinggi, Syekh Muhammad Yunus Tuanku Sasak Pasaman, Syekh Tuanku Sidi Talua Sampan Pariaman.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pondok Pesantren Nurul Yaqin hingga kini terus berkembang. Saat ini jumlah santri sudah mencapai hampir 1.000-an orang. Selain menempati bangunan awal yang berada di kawasan kediaman Syekh Ali Imran, kini memiliki bangunan rusunawa yang mampu menampung hampir 400- an santri laki-laki. Selain itu juga sedang dibangun ruangan belajar yang masih berada di kawasan rusunawa. Pesantren Nurul Yaqin juga sudah memiliki 12 cabang yang tersebar di berbagai daerah di Sumatera Barat. (Armaidi tanjung/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Aswaja Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tuesday, January 23, 2018

Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak

Demak, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sistem pendidikan pesantren berusaha mencetak anak yang pandai dan cerdas. Selain itu, mengarahkan pola hidup anak dalam rangka menjalani hidupnya di masa mendatang.




Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendidikan Pesantren Arahkan Pola Hidup Anak

“Menentukan pendidikan anak sangat vital termasuk pendidikan yang berlandaskan agama. Cerdas kalau tidak dasari agama maka anak manusia akan mengandalkan logika akal itu rentan dengan aqidahnya,” kata KH Buchori Masruri saat memperingati 1000 hari wafatnya Ibu Nyai Hj Mujahadah Musyafak, pengasuh Pesantren Nurul hikmah Merbotan Bintoro Demak, Selasa malam 10/3.

Mantan ketua PWNU Jateng tersebut mengapresiasi perjuangan almarhumah yang peduli pada pendidikan anak lewat dunia pesantren. Menurutnya pesantren memiliki karakter, watak dan tradisi tersendiri yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dikatakannya, pesantren memiliki keunikan sendiri dalam aspek-aspek kehidupannya pola kepemimpinan pondok pesantren yang mandiri. Kitab-kitab rujukan umum yang selalu digunakan dari berbagai abad dalam bentuk kitab kuning dan sistem nilai yang digunakan adalah bagian dari masyarakat luas dan dianggap mampu mengajarkan pendidikan dan tidak mudah kena dengan budaya negatif

“Jangan menyesal memasukkan anak ke pesantren karena di sini anak akan menerima pendidikan dengan sistim kehidupan berdasarkan agama, mereka disiapkan untuk masa depan maka anak tidak akan ketinggalan jaman,” jelas kiai Buchori. (A.Shiddiq Sugiarto/Anam)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah PonPes, Nahdlatul, Pahlawan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Monday, January 22, 2018

Dilantik, IKA PMII Komitmen Bangun Pamekasan Lebih Bersahabat

Pamekasan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) resmi dilantik di Hotel Front One, Jalan Jokotole, Ahad (25/12). Acara ini dihadiri Anggota DPR RI Kholilurrahman dan Baddrut Tamam dari DPRD Jawa Timur.

Acara yang dilantik langsung oleh Pengurus Besar IKA PMII Jakarta tersebut mengusung tema IKA PMII Membangun Pamekasan Lebih Bersahabat.




Dilantik, IKA PMII Komitmen Bangun Pamekasan Lebih Bersahabat (Sumber Gambar : Nu Online)
Dilantik, IKA PMII Komitmen Bangun Pamekasan Lebih Bersahabat (Sumber Gambar : Nu Online)

Dilantik, IKA PMII Komitmen Bangun Pamekasan Lebih Bersahabat

Dalam sambutannya, Ketua IKA PMII Pamekasan Dr Atiqullah menegaskan, organisasi yang dipimpinnya ke depan akan lebih fokus memperkuat komunikasi dan kebersamaan alumni.

"Organisasi ini tidak lagi menggali potensi, tapi memanfaatkan potensi. Pendistribusian alumni ke depan kita lebih maksimalkan," tegas Dosen STAIN Pamekasan tersebut.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Usai dilantik, pihaknya nanti akan melangsungkan pertemuan sebagai tindak lanjut dari pelantikan. Yaitu, pengembangan IKA PMII berlandaskan departemen yang ada.

Dalam kesempatan itu, Atiqullah mengetengahkan pemahaman bahwa IKA PMII tidak bisa dilepaskan dari 3 elemen.

"Ketiganya berupa PMII, NU, dan pesantren," tukasnya. (Hairul Anam/Fathoni)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Humor Islam Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saturday, January 20, 2018

Presiden Iran Disambut Sholawat Badar

Jakarta, Persatuan Habib Jawa Timur
Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinedjad tiba di gedung PBNU, Jl. Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB. Dengan pengawalan ketat presiden langsung memasuki ruang pertemuan lantai 8 dan disambut hangat oleh Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi bersama hampir semua jajaran pengurus besar NU baik Musytastar, Syuriah dan Tanfidziyah, ditambah perwakilan dari lajnah, lembaga, dan badan otonom NU, juga delegasi dari pengurus wilayah NU seluruh Indonesia.

”Sholatullah salamullah. ’ala thoha rosulillah. Sholatullah salamullah ’ala yasin habibillah,” begitu para kiai menyambut kedatangan presiden Iran. Kalimat itu disebut sebagai Sholawat Badar yang pada masa lalu digunakan oleh warga pesantren untuk membakar semangat juang melawan penjajahan. Sholawat Badar adalah Sholawat perang.

Ketua PBNU KH. Hasyim Muzadi sebelum menyampaikan sambutannya kontan menyebutkan salah potongan salah satu ayat al-Qur’an: ”Walillahi junudussamawati wal ’ardl. Wakanallahu azizan hakima” (Bahwa Pasukan langit dan bumi itu kepunyaan Allah. Allah Mahamulia dan Bijaksana: Red).

Hasyim menyatakan, kunjungan para ulama, presiden Iran dan segenap rombongan ke PBNU adalah untuk bersilaturrahmi sembari menegaskan kembali bahwa program nuklir di Iran adalah untuk kepentingan pengembangan teknologi. Kepada PBNU, sebelumnya, pihak Iran menyatakan, program nuklir Iran tidak ada kaitannya dengan penciptaan senjata berat.

”Setelah ada penjelasan seperti itu maka tidak ada lain bagi PBNU kecuali berpendapat bahwa pengembangan energi nuklir adalah hak semua negara yang berdaulat. Indonesia pun berhak mengembangkan energi nuklir. Tidak ada satu negara pun yang berhak untuk menghalangi pengembangan teknologi. PBNU memberikan dukungan moral kepada Iran,” demikian hasim membacakan sambutannya.

Hasyim menyatakan, organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak memusuhi negara manapun termasuk Amerika, Inggris, dan Australia. ”Kita tiak benci Amerika, wong banyak anggota kita yang lulusan sana. Kita hanya memusuhi kesewenang-wenangan, keserakahan dan hegemoni yang mereka paksakan,” kata Hasyim. (nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Pondok Pesantren, Quote, Nahdlatul Persatuan Habib Jawa Timur




Presiden Iran Disambut Sholawat Badar (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden Iran Disambut Sholawat Badar (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden Iran Disambut Sholawat Badar

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Puluhan pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadakan silaturahim lebaran kepada pembina dan tokoh NU wilayah setempat, Ahad malam (3/8). Saat di kediaman pembina Ansor KH. Hamdan Suyuti Desa Loram, mereka diimbau turut serta menjaga aset-aset NU.




Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sowan Pembina, GP Ansor Jati Diimbau Jaga Aset NU

Dalam pesannya KH Hamdan mengatakan, Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan memiliki banyak aset yang harus diselamatkan, seperti masjid, mushala dan beberapa tanah yang diwakafkan untuk kemaslahatan.

“Aset tersebut harus dijaga, jangan sampai hilang. Jika bisa dibuatkan sertifikat NU,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

KH Hamdan mengakui kelemahan NU dan badan otonom terlihat pada pengarsipan dokumentasi maupun administrasi. Oleh karena itu harus segera dilakukan pembenahan sehingga aset NU bisa aman dan terdata dengan baik.

“Termasuk makam-makam harus segera dibuatkan sertifikat dan diberi nama makam Islam,” harap mantan Ketua PC GP Ansor Kudus era tahun 90-an ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara menurut penuturan Sekretaris PAC GP Ansor Jati Eko Budi Setiawan, kunjungan ke sejumlah tokoh NU ini banyak memperoleh manfaat berupa masukan saran, dan informasi untuk kemajuan organisasi.

Dikatakan, ragam persoalan yang terjadi di masyarakat seperti ISIS maupun prilaku umat menjadi topik perbincangan yang hangat. “Yang jelas? silaturahim ini penuh makna demi kemajuan organisasi NU maupun Ansor sendiri,” imbuhnya.

Ia menerangkan, momentum idul fitri ini mampu mempererat silaturahim dan memperkuat? komponen organisasi untuk selalu berperan aktif di masyarakat. “Dalam berorganisasi sering kali ada perbedaan, tetapi kita harus tetap jaga komitmen demi keutuhan generasi muda NU,” tutur Eko. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah, Nahdlatul, Anti Hoax Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Monday, January 15, 2018

Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal

Pakistan, Persatuan Habib Jawa Timur. Indonesia dan Pakistan adalah dua negara dengan total populasi penduduk muslim mencapai 350 juta jiwa. Kedua negara memiliki peluang menjadi pemain utama dalam industri halal dunia.?

Peningkatan perdagangan industri halal Indonesia-Pakistan akan menciptakan keseimbangan perdagangan bilateral kedua negara yang saat ini secara signifikan masih didominasi oleh ekspor Indonesia ke Pakistan.?




Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal (Sumber Gambar : Nu Online)
Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal (Sumber Gambar : Nu Online)

Indonesia-Pakistan Tingkatkan Kerja Sama di Bidang Industri Halal

"Keseimbangan perdagangan sangat penting untuk suatu kerjasama perdagangan yang sustainable," kata Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri saat berkunjung ke Punjab Halal Development Authority (PHDA) di Lahore, Jumat (27/5).

PHDA adalah lembaga khusus yang bergerak di bidang formalisasi sektor halal di Pakistan seperti; sertifikasi halal, proyeksi bisnis halal, capacity building, dan pengatur standar kehalalan suatu produk. PHDA dipimpin oleh pakar bisnis dan hukum syariah, Khalil-u-Rehman Khan. ? ?

Dubes Iwan dan Khalil u-Rehman membicarakan upaya peningkatan perdagangan bilateral kedua negara khususnya di sektor industri halal. Indonesia memiliki permintaan daging halal yang selalu meningkat jumlahnya tiap tahun.?

Persatuan Habib Jawa Timur

Menanggapi hal itu, PHDA menyampaikan potensi Pakistan sebagai eksportir daging halal bagi Indonesia. Dubes RI menyambut baik penawaran itu dan menekankan pentingnya dilakukan pertemuan PHDA dengan badan otorisasi halal (LPPOM MUI), Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan lembaga terkait di Indonesia. Rencananya delegasi PHDA akan berkunjung ke Indonesia pada Oktober 2016 bertepatan dengan Trade Expo Indonesia.

Disamping produk daging halal, PHDA juga menyampaikan perkembangan ekspor Jeruk Kinnow (Mandarin Pakistan) ke Indonesia. PHDA sangat berharap KBRI dapat terus memfasilitasi kelancaran perdagangan Jeruk Kinnow di Indonesia, agar terwujud suatu kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan.

Dubes RI dan PHDA menyadari pentingnya mewujudkan potensi produk halal RI-Pakistan di pasar global seraya menyadari tantangan yang harus dihadapi bersama. Kerja sama antara lembaga terkait di Indonesia dengan PHDA Pakistan akan memberikan keuntungan bagi Indonesia dan Pakistan dalam mengembangkan kapasitas di sektor industri halal. (Muladi/Zunus)

Persatuan Habib Jawa Timur

Dari Nu Online: nu.or.id

Persatuan Habib Jawa Timur Nahdlatul, Fragmen, Makam Persatuan Habib Jawa Timur